
Setelah semua selesai ternyata ada yang memanggil nya
"Kalisa...kamu lagi ngapain?"
Kaisa yang lagi serius mengerjakan pekerjaannya memasukkan pakaian Salsa ke dalam lemari, terkejut ada yang memanggil dari belakang
"astaghfirullah hal'azim...bang Reza, ngagetin aqu aja"kata Kalisa yang memanggil ternyata suaminya.
"kamu yang terlalu serius, dari tadi di panggil tapi enggak di jawab"kata Reza.
"masa sih bang?"tanya Kalisa yang enggak percaya.
Reza mendekati istrinya yang lagi duduk di bawah memasukkan pakaian,
"tinggalkan aja dulu, sudah di tunggu sama ayah dan mama mama"kata Reza.
oh...ya sudah, keluar kita."kata Kalisa.
"bentar lagi aja, pasti nanggung masukan baju salsa"kata Reza menggoda istrinya.
"nanti aja di lanjutkan,ayo keluar"kata Kalisa yang berdiri mau keluar kamar tapi di tahan oleh Reza dan Kalisa pun tertahan untuk berdiri.
"aduh bang, sudah di tunggu tuh...kita keluar"kata Kalisa dengan wajah marah dan membuat Reza yang mengalah.
"oke...oke...kita keluar"akhirnya Reza mengalah.
Mereka berdua pun keluar dari kamar salsa, dan ternyata sudah di tunggu untuk makan."Reza...Kalisa mari sini makan siang"ajak Bu Ani.
Kalisa mendekati Bu Ros untuk mengambil Salsa agar mamanya makan duluan.
"mama makan aja dulu biar salsa sama qu"kata Kalisa.
Bu Ros menyerahkan salsa pada Kalisa"sama mama dulu ya...Oma mau makan dulu"kata Bu Ros pada salsa yang masih bayi dan menyerahkan pada Kalisa.
Setelah acara makan siang Bu Ros dan pak Dharma pamit untuk pulang karena melihat Kalisa yang mau membereskan semua barang bawaan jadi mereka pamit lebih cepat pamit pulang ke rumah.
Di dalam kamar Kalisa yang meletakkan salsa yang baru tertidur di anak, Bu Ros juga ada di sana karena berpamitan untuk pulang ke rumah.
"Kalisa...mama dan ayah pulang dulu, jaga diri baik baik. kamu jadi ingat kalau Reza adalah suaminya."nasehat Bu Ros pada anaknya.
"ya mama"jawab Kalisa sambil memeluk mamanya, dalam hati sebenarnya sedih karena harus berpisah lagi dengan orang tua nya.
"kamu jangan sedih... kalau kangen tinggal ke rumah saja, enggak terlalu jauh kan?"kata Bu Ros menenangkan anaknya, padahal dalam hati dia juga sedih harus berpisah dengan Kalisa lagi, apa lagi anak perempuan nya tinggal Kalisa seorang.
"jangan sedih ya...tak terasa kami sudah jadi istri orang, seperti nya baru aja kemaren kamu lahir, sekolah dan kerja"kata Bu Ros.
Mendengar perkataan mamanya membuat Kalisa sedih dan menetes juga air mata.
__ADS_1
"jangan sedih...mama tau kalau kamu masih belajar untuk menerima Reza sebagai suami,tapi mama percaya dengan dia. Dia itu orang baik, belajar lah untuk mencintai nya",pesan Bu Ros lagi.
"iya ma.."jawab Kalisa sambil mengangguk.
"ya sudah kita keluar karena ayah sudah menunggu di luar.
Pak Dharma dan Reza yang lagi duduk berdua di ruang tamu,
"Reza...ayah titip Kalisa dengan mu,jaga dia baik baik."pesan pak Dharma.
"iya... ayah..."jawab Reza.
"perlakukan dia dengan baik, ayah yakin kalau kamu bisa jadi suami yang baik untuk kalisa. Dan belajar lah untuk mencintai nya, karena kalian masih banyak belajar untuk mengenal satu dan lainnya"kata pak Dharma lagi.
Bu Ros dan Kalisa ke ruang tamu juga mereka duduk bergabung dengan mereka.
"Kalisa duduk sebentar, ayah mau bicara dengan kalian berdua"perintah pak Dharma pada pasangan pengantin baru itu.
Bu Ros duduk dekat pak Dharma sementara Kalisa duduk di sebelah Reza tentu nya.
"Reza... Kalisa... sekarang kalian berdua sudah menikah, ayah dan mama do'akan semoga kalian jadi keluarga sakinah mawadah warahmah"kata pak Dharma.
"a...min..."jawab Reza dan Kalisa bersamaan.
"Alhamdulillah...ayah senang mendengar jawaban Kalian berdua kompak.
"ayah titip Kalisa...dia sekarang istri mu jaga dan perlakukan dia dengan baik, kalau ada kesalahpahaman itu hal biasa tapi cepat di selesaikan dengan kepala dingin jangan sampai berlarut-larut karena akan menambah masalah yang baru"nasehat pak Dharma.
"iya ayah...insha Allah Reza akan amanah"jawab Reza.
"kamu juga Kalisa...layani suami mu dengan baik, sekarang kamu sudah jadi istri jadi keperluan Reza harus di perhatikan"pesan pak Dharma pada putrinya.
"iya... ayah"jawab Kalisa.
Karena merasa sudah semua di sampaikan hal yang penting maka pak Dharma dan Bu Ros pun pamit untuk pulang.
"kami pamit dulu... weekend kalian nginap di rumah kami ya...bawa cucu kami"pesan Bu Ros.
"iya...mama insha Allah kami ke sana"jawab Kalisa.
"jangan iya aja, kalau enggak datang kami yang nginap di sini. ya kan ayah..."kata Bu Ros
pak Dharma tidak menjawab tapi hanya mengangguk dia takut berjanji karena dia takut berjanji pada istrinya.
Kereta semua sudah pesan sudah di sampaikan jadi mereka pun berpamitan."sudah sore... jadi kami pamit dulu ya..."kata pak Dharma.
"cepat kali ayah, malam aja pulang nya"kata Kalisa.
__ADS_1
"sudah sore...lagian kalian mau berberes kan?"kata Bu Ros yang melihat tadi Kalisa sudah merapikan baju salsa ke lemari.
"ya... sudah sekarang aja kami pamitan"kata pak Dharma.
Reza pun menyalim tangan ayah mertua"ayah... titip Kalisa dengan kamu"pak Dharma membisikkan pada Reza yang hanya mengangguk dan menjawab pelan"iya ayah"
setelah itu Kalisa menyalim tangan pak Reza sementara pada Bu Ros sudah dia Salim.
"jadi istri yang baik ya nak"kata pak Dharma pada anaknya.
"iya ayah, terima kasih sudah mengingatkan"jawab Kalisa.
Bu Ani yang dari tadi di kamar keluar karena dapat telepon dari putrinya dan bergabung"besan sudah mau pulang?"tanya Bu Ani.
"iya besan sudah sore"jawab Bu Ros
"maaf tadi di tinggal karena adiknya Reza telpon nanyain kapan pulang? kebingungan dia dengan bayi nya"kata Bu Ani.
"sudah berapa bulan?"tanya Bu Ros.
"beda satu bulan dengan salsa,makanya waktu kejadian Reza kemarin saya tidak bisa lama nungguin"kata Bu Ani menjelaskan panjang lebar.
"enggak apa apa sudah berlalu itu Bu"jawab pak Dharma.
"ya sudah kami pamit dulu"kata Bu Ros yang menyalami besannya tersebut.
mereka pun mengantarkan sampai depan rumah, dan setelah itu Bu Ani kembali ke dalam kamar tamu sementara Kalisa ke kamar Salsa untuk melihat putrinya.
Reza yang menutup pintu rumah mencari keberadaan Kalisa yang ternyata di kamar salsa."lho... ternyata kamu di sini Kalisa?"tanya Reza.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit
Komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏