Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.141


__ADS_3

Pertemuan antara Aldo dan Aisyah di kantor pemasaran rumah milik pak Dharma, membuat Aldo senang sekali. Dia menjelaskan secara detail di mana letak rumah nya , kelebihan dan kekurangan semuanya.


"Itu semua perumahan yang tersedia jadi Aisyah mau yang mana? atau kita boleh langsung ke lokasi perumahan."kata Aldo menawarkan diri.


"baiklah kalau begitu kita ke lokasi ini..."Aisyah menunjukkan brosur yang dia mau lihat.


Aisyah berpikir sejenak karena adiknya mau cepat sementara dia masih mau mensurvei.


"bagaimana ya...adik ku mau cepat, dia mau rumah sendiri."kata Aisyah mengatakan


"banyak kali yang harus di lihat?"kata Aisyah.


Aldo yang memang mau pendekatan pada Aisyah pun tak menyia-nyiakan kesempatan emas."enggak apa...pelan saja melihat nya, hari ini kita ke perumahan satu besok bisa ke yang lainnya."kata Aldo


Aisyah yang sedikit berpikir karena adiknya mau cepat pindah rumah."bagaimana ya...adik ku minta cepat nih..."kata Aisyah.


Aldo memberikan masukan untuk Aisyah,mana tau di terima."bagaimana kalau sekarang Kita ke lokasi yang di suka saja?"kata Aldo.


"Boleh juga...ya Sudah...aku lihat brosur yang kira kira cocok di hati tapi di survei terlebih dahulu.


"oke... Aisyah bawa kendaraan atau bagaimana?"tanya Aldo.


"tadi saya kebetulan bawa mobil, jadi bisa kamu bawa?"menyerahkan kunci pada Aisyah.


"enggak takut saya yang bawa?"tanya Aldo


"mana mungkin kamu macam macam dengan costumer, bisa jelek perusahaan ini. Tapi saya yakin dengan kamu kok."kata Aisyah.


Aldo tertegun dengan perkataan dan alasan yang Aisyah berikan."masuk akal juga alasan yang di ungkapkan Aisyah."kata Aldo dalam hati.


Mereka pun mau keluar dari kantor tapi tiba tiba seorang karyawan mendekati nya.


"pak Aldo...di panggil ke atas."kata karyawan.


Menarik nafas panjang karena dia mau keluar bersama Aisyah."pak Dharma yang minta?"tanya Aldo.


"iya pak..."jawab karyawan.


"aduh bagaimana ini?"kata Aldo dalam hati sambil melihat jam di tangan.


Tiba tiba Reza datang lewat dan dia mendapatkan ide."sebentar ya Aisyah" kata aldo.


Maka di bawa nya ipar nya itu ke sebelah untuk menyelesaikan masalah."Reza...kamu tolong ke ruangan ayah, abang lagi menawarkan rumah ke teman."kata Aldo.


Reza melihat ke arah Aisyah yang lagi menunggu."teman atau lagi pendekatan?"tanya Reza sambil menggoda abang iparnya itu.


"ck... mungkin dia duanya."jawab Aldo.


"oh... begitu? bagaimana ya...?"Reza sengaja menggoda Aldo.

__ADS_1


"is... tolong ya..."Aldo seperti memohon.


Reza yang memang sengaja menggoda dan kasian melihat Aldo yang seperti memohon.


"baiklah...tapi..."kata Reza...


"tapi apa..."


"tapi... hati hati di jalan dan semoga bang Aldo sukses ya..."kata Reza


"Alhamdulillah... terima kasih ya..."kata Aldo sambil berjalan


Aldo senang mendengar jawaban yang dia tunggu dari tadi, Reza mau menghadap pak Dharma. Aldo juga tau kalau hari ini ada meeting dengan sebuah perusahaan, karena ada sebuah kerja sama yang akan di sepakati.


Bukannya tidak mau ikut meeting tapi karena Aldo yang dari kemarin penasaran dengan Aisyah dan hari ini mereka bertemu lagi, seperti mendapatkan durian runtuh.


Aisyah yang lagi duduk menunggu Aldo,maka dia membuka HP Android yang ada di tangan nya."Yuk...kita berangkat."kata Aldo


"oh...iya... enggak apa-apa? pasti di panggil bos."kata Aisyah.


"enggak... tadi itu rekan kerja yang lain di panggil, jadi mungkin salah informasi, yang baru masuk itu yang di panggil."kata Aldo menunjuk Reza sambil mencari alasan yang tepat.


"oh...seperti itu...kalau begitu mari kita jalan."kata Aisyah.


Mereka pun jalan bersama mencari keberadaan mobil Aisyah."itu mobil nya"menunjukkan ke arah mobil yang lagi parkir.


Masuk ke dalam mobil membuat Aldo sedikit gugup karena takut membawa mobil semahal ini, mobil yang di kantor pak Dharma yang sama type saja di letakkan di kantor. Untuk sehari hari dia memakai mobil yang biasa.


Membawa mobil keren dan mahal membuat Aldo sedikit deg degan."Bismillah..."tak sengaja Aldo ucapkan takut terjadi sesuatu membuat mobil lecet.


Aisyah merasa Aldo gugup bertanya takut terjadi yang tidak di inginkan."Kamu enggak apa apa?"tanya Aisyah.


"insha Allah bisa... aku takut saja... karena tidak biasa membawa mobil semewah ini."kata Aldo jujur.


Aisyah merasa lucu dan suka dengan kejujuran Aldo yang apa adanya."ini hanya mobil biasa..juga bukan punya ku...tapi orang tua yang punya."jawab Aisyah.


"oh... seperti itu...jadi ini mau beli rumah untuk siapa?"tanya Aldo.


"untuk adik perempuan ku...dia sudah menikah...dan membutuhkan rumah...kata Aisyah.


"oh...jadi kamu di langkahi adik perempuan mu?"kata Aldo.


"iya...itu terjadi karena dia hamil duluan, terlalu cinta dengan temannya itu."kata Aisyah.


Aldo tidak mau memperpanjang cerita adik Aisyah tapi menceritakan dia sendiri.


"ternyata kita sama ya..."kata Aldo


"sama apa maksud nya?"

__ADS_1


"sama sama di langkahi adik...adik ku juga sudah menikah."kata Aldo.


"oh...ya..."kata Aisyah seperti tak percaya.


"tapi kalau laki laki di langkahi itu biasa saja...tapi kalau perempuan? aduh... pasti banyak cerita orang yang tidak enak."kata Aisyah.


"jadi kamu merasa..."tanya Aldo...


"tidak...aku enjoy saja...lagian adik ku menikah karena kecelakaan dan itu salah dia sendiri... terlalu bucin dengan suaminya itu."kata Aisyah.


Aldo mendengarkan penjelasan dari Aisyah,dan masuk akal juga... kenapa di permasalahkan?.


"kalau kamu enjoy...ya enggak masalah sih..."kata Aldo.


"masih jauh? tapi sepertinya kita mau sampai ini."kata Aisyah sambil melihat alamat yang ada di brosur.


"iya...ini sudah sampai...tapi enggak salah mau ambil type 36?"tanya Aldo penasaran.


Aisyah melihat ke arah Aldo, karena apa yang di katakan ada benarnya juga."sebenarnya aku mau ambil empat rumah, dengan jarak berdekatan ya..."kata Aisyah.


"oh... seperti itu..."kata Aldo.


"ya... ambil empat tapi satu saja dulu, itu pesan dari papi... kalau tau dapat besar pasti kesenangan. Padahal dapat suami yang juga muda, kerjaan juga enggak jelas. Adikku sendiri juga masih honor di puskesmas."kata Aisyah.


"empat sekalian sudah ready...apa lagi satu..


"kata Aldo.


Mobil yang di bawa pun berhenti karena mereka sudah sampai di perumahan yang di tuju.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...


terima kasih


🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2