
Mengantri untuk membayar membuat Kalisa bosan"bang aqu menunggu di luar aja, kalau sudah dekat aqu akan mendekati jalur ini"kata Kalisa.
"ya sudah... nanti kita makan dulu baru pulang ke rumah"Reza mengingatkan.
Akhirnya sampai juga giliran Reza untuk membayar di kasir, belanjaan perlengkapan Salsa satu bulan ternyata banyak juga, sehingga membawa troly belanjaan hampir saja Reza tidak kelihatan karena tumpukan belanja.
Kalisa melihat Reza kesusahan ,jadi di ambil nya satu troly yang kecil saja."bang letakkan sebagian saja di sini"kata Kalisa.
"oh...ya terima kasih"jawab Reza memindahkan belanjaan sebagian ke troly yang di bawa Kalisa.
"Kita ke mobil dulu untuk meletakkan semua belanjaan ini"kata Reza.
Kalisa mengerutkan keningnya karena merasa bingung"setelah di letakkan di mobil, emangnya mau kemana?"tanya Kalisa sambil jalan beriringan membawa troly masing masing dengan Reza.
"kamu mau nya kemana? makan ? aaattaaauuu??" kata Reza seperti berpikir sesuatu padahal hanya memancing Kalisa dia mau kemana.
Kalisa merasa bingung,kenapa lama sekali atau-nya.karena penasaran akhirnya dia utarakan di hati nya"aaattaaauuu apa? kok panjang seperti kereta apa?"tanya Kalisa
"aqu juga enggak tau apa? kita ke parkiran aja setelah itu mungkin akan dapat ide"kata Reza.
Mereka pun jalan ke bawah meletakkan barang belanjaan.
Setelah menyusun semua belanjaan di mobil,Reza dan Kalisa kembali ke atas untuk makan."mau kemana kita bang?"tanya Kalisa.
"kita makan dulu aja"kata Reza.
"boleh...tapi di mana?"tanya Kalisa
Reza berpikir sejenak sambil berjalan bersama Kalisa ke atas naik eskalator."makanan cepat saji atau masakan Indonesia atau seafood saja"kata Reza dalam hati.
"kamu mau makan apa Kalisa?"tanya Reza
Kalisa mau menjawab tapi sambil berpikir"mmmmhhhhh apa ya? makanan cepat saji? kemarin baru aja makan. oh....itu bang di seafood saja"kata Kalisa menunjuk sebuah restoran seafood.
"boleh juga"kata Reza.
mereka pun berjalan menuju restoran tersebut.
Mereka memasuki restoran tersebut yang di sambut oleh pelayan restoran"malam bapak/ibu...mau untuk berapa orang?"tanya pelayan.
"untuk dua orang aja"jawab Reza.
Ternyata tempat makan seafood sudah penuh dan sudah pada di pesan.
__ADS_1
"mari saya antar kebetulan semua sudah penuh"kata pelayan.
"oke"
Kalisa dan Reza mengikuti jalan pelayan yang mau menunjukkan tempat, setelah di tunjukkan."Astaghfirullah hal'azim..kenapa begini tempat nya"kata Kalisa karena tempat nya berada di pojok restoran dan yang duduk adalah para anak muda yang lagi pacaran.
"hanya tempat ini yang tersisa mba,kan cocok sama suaminya"kata pelayan.
Reza mendengar omongan pelayan pura pura enggak melihat reaksi Kalisa dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal"bagaimana ini, mana perut sudah lapar lagi"kata Reza dalam hati.
"bagaimana Kalisa?"tanya Reza
"bagaimana ya... ya sudah lah, di sini aja"kata Kalisa sambil duduk di tempat di sediakan.
"aduh...mana kecil lagi mejanya, jadi duduk sama bang Reza dekat sekali"kata Kalisa dalam hati.
mereka pun duduk dan memesan makan dan minum."ini buku menunya"kata pelayan memberikan pada Reza dan Kalisa.
Ke duanya melihat menu masing masing lalu ke dua nya pesan"seafood tumpah"kata Reza dan Kalisa bersamaan sambil melihat pelayan.
"Bapak dan ibu sepertinya sehati..."kata pelayan
sontak saja Reza dan Kalisa saling pandang karena memesan menu yang sama, akhirnya Reza yang punya inisiatif memesan dari pada si pelayan ngomong nya ngelantur."berarti pesanan kita sama ya..."kata reza
"iya bang...minumnya jeruk hangat pakai sedikit gula aja"kata Kalisa.
Reza pun memesan makanan mereka berdua"pesan seafood tumpah Medan untuk dua orang, nasi dua porsi dan jeruk hangat dua dengan sedikit gula"kata Reza.
"baik pak segera pesanan akan datang"kata pelayan sambil mencatat pesanan dan pergi meninggalkan mereka berdua.
Sambil menunggu pesanan Reza dan Kalisa melihat di sekeliling mereka"bang sudah pernah ke sini"tanya Kalisa
"mmmmhhhhh seperti nya pernah tapi sudah lama juga"jawab Reza
".kalau aqu baru ini"kata Kalisa.
"oh....iya...aqu ingat, pernah ke sini sama almarhumah Dewi. itu pun waktu kita.... seperti nya masih pacaran"kata Reza
"Deg..."hati Kalisa kok seperti tidak suka mendengar jawaban dari Reza.
"oh..."kata Kalisa singkat
"kanapa aqu jadi enggak suka mendengar jawabannya?"kata Kalisa dalam hati.
__ADS_1
"iya... waktu itu kami ke sini pulang dari meeting yang lama dari makan dulu sama klien, eh... ternyata kami lapar lagi"kata Reza mengingat kenangan bersama istri tercinta.
"wah... pasti lama dong meeting nya"kata Kalisa.
"seperti itu lah"kata Reza dan mau bertanya tapi ternyata pesanan sudah datang
"Pesanan sudah siap bapak dan ibu"kata pelayan yang tadi.
meja di kosongkan lalu di letakkan dua plastik, setelah itu seafood pesanan mereka pun diletakkan seperti di tumpahkan dari mangkok. Jadi makannya langsung di meja makan.
Masakan seafood tumpah yang menggoda, di masakan tersebut ada kerang besarta kulit, udang di masak tepung Krispy ada cumi, kepiting di masak bersama dengan saos Padang dan tak lupa ada potongan jagung, wortel,nenas dan juga rempah rempah lainnya. Tentu sangat menggugah selera.
"Mari kita makan"kata Kalisa yang sebelumnya sudah cuci tangan dan baca doa serta Reza juga melakukan hal yang sama.
Mereka makan bersama dengan meja yang sama"wih... banyak sekali ini...apa bisa kita habiskan?"tanya Kalisa
"ya harus habis, nasi nya kan sedikit jadi bisa kita habiskan ini"jawab Reza.
"nih... kepiting besar sekali...abang mau?biar di bagi dua"kata Kalisa.
"oh... boleh, enak itu. ni juga ada udang Krispy banyak untuk mu ini"kata Reza memberikan udang Krispy yang lezat di tambah saos Padang yang lezat tentu nya.
Reza dan Kalisa makan berdua di restoran seafood, malam ini sepertinya mereka sudah mulai akrab dan mulai tidak terjadi kecanggungan di antara mereka berdua. Reza sebenarnya sudah mulai membuka diri karena pesan dari almarhumah istrinya Dewi walaupun kepergiannya belum sampai 40 hari, tapi ini hanya sebuah pendekatan saja.
Sementara Kalisa juga sudah bisa menerima kehadiran Reza, dia sudah mulai melupakan Rendi. Apa lagi setiap hari dia sibuk dengan Salsa sehingga dia sudah tidak memikirkan rasa sakit hatinya pada Rendi.
Mereka makan bersama dengan lahap, Reza maupun Kalisa makan seperti biasa tidak seperti orang yang menjaga image diri masing masing.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
__ADS_1
Terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏