Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.120


__ADS_3

"bang Reza...kita... pulang..."kata Kalisa


Brug...


tiba tiba Kalisa pingsan,.dan dengan cepat Reza memeluk istrinya agar tidak jatuh,tapi terlambat karena jarak mereka berdua jauh.


Rencana Kalisa mengajak Reza untuk pulang karena sudah sore,tapi tiba tiba Kalisa pingsan di rumah orang tua nya.


Melihat Kalisa pingsan, semua orang di rumah jadi heboh. Dengan cepat Kalisa menggendong Kalisa seperti bridal style, membawa ke dalam kamar.


Bu Ros juga tak kalah kaget melihat anaknya pingsan."Kalisa kamu kenapa?"kata Bu Ros histeris.


Aldo yang juga ikut kaget tapi tidak dia perlihatkan."ma... jangan histeris seperti itu, Aldo ambil air putih hangat"kata Aldo.


"ya...mama mau ambil minyak kayu putih"kata Bu Ros.


"di kamar Kalisa juga ada,kan salsa setiap hari pakai"kata Aldo mengingatkan.


"astaghfirullah hal'azim...mama kok jadi lupa semua"jawab Bu Ros dan masuk ke dalam kamar Kalisa.


Di dalam kamar Reza sudah membaringkan tubuh istri nya,lalu membuka kancing baju biar longgar, sehingga membuat Kalisa nyaman.


Bu Ros yang masuk ke dalam langsung mengambil minyak kayu putih dan di letakkan ke hidung agar Kalisa sadar.


"di mana ini..."kata Kalisa terbangun karena mencium aroma minyak kayu putih di hidung nya.


"ada di kamar sayang... bagaimana perasaan kamu sekarang?"tanya Bu Ros


"pusing ma... semua berkunang-kunang, seperti terbalik"kata Kalisa.


Bu Ros mengerutkan keningnya."seperti kena vertigo saja kamu!"kata Bu Ros.


"enggak tau ma..."jawab Kalisa


"ya sudah...kita ke dokter saja untuk memastikan keadaan kamu"kata Reza dari belakang.


Kalisa yang sebenarnya tidak suka ke rumah sakit."enggak perlu sebentar juga sembuh "kata Kalisa.


"sudah sering kamu seperti ini?"tanya Bu Ros.


"enggak pernah ma... baru ini aja kok."jawab Kalisa


Aldo masuk ke dalam kamar membawakan segelas air putih hangat."coba minum ini saja,biar cepat pulih kamu Kalisa"kata Aldo.


"terima kasih bang"kata Kalisa yang di bantu Reza untuk duduk karena mau minum.


"hoek...hoek...hoek..."


Suara salsa menangis semakin dekat dan pak Dharma masuk ke dalam kamar.


"lho...kok pada di kamar?ada apa?"tanya pak Dharma.


"Kalisa tiba tiba pingsan tadi"jawab Bu Ros.


"oh... pantesan Salsa tiba tiba menangis, seperti ada ikatan batin,mamanya lagi pingsan "kata pak Dharma menjelaskan.

__ADS_1


Reza yang tidak enak hati karena pak Dharma menggendong anaknya, sementara dia istirahat di kamar dan sudah dua hari dia tidak masuk kantor setelah jam istirahat.


"salsa sama saya saja ayah"kata Reza pada pak Dharma.


"sekarang sama papa ya...salsa, kakek sudah enggak kuat"kata pak Dharma sambil menyerahkan sang cucu kepada menantunya.


Pak Dharma mendekati putri nya yang baru pingsan."kamu kenapa sayang...kita ke dokter ya..."kata pak Dharma pada anaknya.


"baru ini kok Kalisa seperti ini, sebentar lagi juga sudah sembuh"jawab Kalisa.


"ya sudah... kalau setelah magrib kamu belum bisa berdiri, kita periksa ke dokter"kata pak Dharma.


Kalisa yang sebenarnya tidak bisa menolak permintaan dari ayahnya,jadi syarat dari pak Dharma harus di setujui, kalau tidak bisa runyam masalah nya.


"iya ayah...Kalisa janji, kalau tidak ada perubahan kita ke dokter"jawab Kalisa


"baiklah ayah keluar dulu, semua kita keluar biar Kalisa sama mama saja"kata pak Dharma


Mendengar perintah dari pak Dharma,maka Aldo dan Reza mengikuti perintah dari ayahnya. Jadi tinggal Bu Ros dan Kalisa di dalam kamar.


"Kalisa...mama tanya sekali lagi, sudah berapa lama kamu seperti ini?"tanya Bu Ros menyelidiki anaknya.


"baru kali ini lho mama..."jawab Kalisa.


"oh...mama kirain karena takut ayah dan yang lain khawatir jadi kamu berbohong"kata Bu Ros.


"mama... ngapain juga berbohong, enggak ada gunanya"kata Kalisa.


Bu Ros yang masih curiga dengan keadaan anaknya, karena tiba tiba pingsan.


Mendengar pertanyaan mamanya membuat Kalisa baru sadar, kalau dia memang belum datang bulan.


"biasanya jadwalnya dua minggu yang lalu, mungkin karena Kalisa strees ma..."jawab Kalisa.


"sudah telat dua minggu?kamu pasti hamil, kamu kan seorang bidan,masa enggak bisa merasakan."kata Bu Ros


Kalisa hanya terdiam, memang dia sudah menyadari kalau sudah telat dua minggu.


Mungkin karena stress dengan keadaan tempat kerja yang baru, jadi siklus mentruasi jadi terlambat, jadi banyak kemungkinan yang terjadi.


"bukan enggak menyadari ma...bisa saja karena Kalisa strees dengan lingkungan baru "kata Kalisa.


"ya sudah...kamu coba beli testpack kehamilan hari ini, besok pagi baru coba di test."kata Bu Ros.


Sebenarnya Kalisa sudah tau cara pemakaian testpack kehamilan karena itu biasa dilakukan,tapi dari pada jadi rame dan menghormati Bu Ros sebagai mamanya,maka dia pun mengalah, berpura tidak tau cara pemakaian nya


"ya ma... nanti minta tolong bang Reza saja, pas kami pulang ke rumah"kata Kalisa menjelaskan.


"malam ini kalian menginap di sini saja,mama khawatir dengan keadaan kamu. Kasian juga salsa "kata Bu Ros.


"baik ma... nanti Kalisa omongkan dengan bang Reza"kata Kalisa


"ya sudah...tapi menurut mama ,mana mungkin Reza mau pulang dengan keadaan kamu seperti ini"kata Bu Ros.


Suara azan terdengar berkumandang di mesjid,jadi Bu Ros pun keluar kamar.

__ADS_1


"sudah azan mama mau magrib dulu biar bisa gantian dengan Reza"kata Bu Ros sambil keluar dari kamar.


Ternyata Reza juga mau masuk ke dalam kamar, sehingga pas di depan pintu mereka hampir tabrakan.


"Reza...mama dulu yang magrib, setelah itu biar mama yang pegang Salsa. Baby sitter nya tadi izin pulang setengah hari"kata Bu Ros


"baik ma...jadi baby sitter nya Salsa itu jam berapa pulang setiap hari?"tanya Reza


"biasanya setelah kalian ambil salsa baru pulang "kata Bu Ros.


"oh... seperti itu ya ma..."


"iya... besok mama mau cari baby sitter baru yang bisa menginap,tapi mama tanya dulu yang biasa kerja di sini.


"terserah mama saja"kata Reza pada mama mertua nya yang sudah ke kamar pribadi nya.


Di dalam kamar Reza melihat Kalisa sudah tertidur, tidak enak membangunkan tapi suara azan berkumandang. Kata orang tua dulu tidak boleh tidur di saat azan magrib.


"Kalisa ..kamu masih pusing?"tanya Reza


"sedikit aja kok bang"jawab Kalisa.


"jangan tidur dulu lagi azan, jadi malam ini kita menginap di sini saja ya .."kata Reza.


"terserah abang saja, tapi aqu minta tolong belikan sesuatu di apotik"kata Kalisa.


"habis magrib abang belikan,mau beli apa?"tanya Reza.


"di apotik belikan aqu testpack kehamilan ya bang"kata Kalisa.


"apa...!"


Bagaimana reaksi Reza mendengar Kalisa minta belikan testpack kehamilan?


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like ..like...


add favorit...


komentar yang membangun...


bunga mawar yang bermekaran


secangkir kopi hangat


serta


vote... vote... vote...


Terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏🤣


__ADS_2