Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.67


__ADS_3

-1 H sebelum keberangkatan menuju Bali di rumah Reza sudah siap siap kepak barang yang mau di bawa. Mulai dari undangan,tiket, baju selama di sana. Tak lupa koper Kalisa juga Reza yang paking.


"bang... jangan ada yang ketinggalan perlengkapan qu ya...."pesan Kalisa pada suaminya.


"iya...ini abang lagi merapikan punya kamu"jawab Reza.


Sementara Kalisa memeriksa baju salsa dan perlengkapan lainnya. Kalau seorang ibu memang lebih mementingkan punya anak dari pada untuk dirinya sendiri.


Semua sudah di catat Kalisa apa saja yang harus di siapkan untuk anaknya selama bersama nenek dan kakeknya. Dari susu, popok sekali pakai, perlengkapan mandi, pakaian dan selimut nya. Tak lupa pernak pernik unik punya salsa juga di masukkan.


Koper perlengkapan salsa sudah di buat satu tempat."itu punya Salsa semua?"tanya Reza.


"iya bang, kenapa...???"tanya Kalisa.


"seperti orang yang mau pindahan saja"kata Reza.


"memang mau pindahan tapi selama satu minggu saja"jawab Kalisa.


Reza pun mengeluarkan koper yang mau di bawa mereka"lho... koper kita satu aja?"tanya Kalisa pada Reza.


"setelah abang pikir sebaiknya satu aja karena kalau dua kebanyakan"jawab Reza.


"ya... terserah lah tapi jangan ada yang ketinggalan, tolong di catat..."kata Kalisa


"beres mama salsa kalau ketinggalan kita cari di sana aja, beres kan?"kata Reza.


Keberangkatan mereka besok adalah siang hari jadi keluar dari rumah di pagi hari setelah itu jalan ke bandara naik taksi online saja.",bang... sudah lapor sama pak RT kita mau keluar kota, dan sementara yang tinggal di sini bang Aldo"kata Kalisa.


"oh... kalau itu sudah...dia kan mau PDKT dengan anak pak RT"jawab Reza.


"serius bang, yang mana sih orang nya"tanya Kalisa.


"serius lah... enggak main main, makanya sekarang dia lagi rajin kerja di kantor ayah. katanya mau cari modal buat lamaran"kata Reza.


"nanti pulang dari Bali kita jalan ke rumah pak RT aqu juga mau kenalan dengan anaknya"kata Kalisa


"anak siapa?"


"ya...anak pak RT"jawab Kalisa.


Hari sudah malam waktu nya tidur untuk meluruskan badan. peralatan yang mau di bawa juga sudah selesai."sudah malam bang, kita tidur yuk"ajak Kalisa


"yuk lah..."jawab Reza dengan semangat.


"ets... enggak boleh minta yang enggak enggak, kan nanti di Bali jadi unboxing"kata Kalisa.

__ADS_1


"berarti kamu sudah siap kan? enggak ada keterpaksaan "kata Reza.


"sudah siap dan ikhlas"jawab Kalisa.


Reza tersenyum mendengar jawaban dari istri nya, tapi tidak melanjutkan perkataan Kalisa."yes... akhirnya jadi juga unboxing walaupun tidak sekarang, sabar...Reza... sabar...Reza...akan indah pada waktunya"kata Reza dalam hati sambil mematikan lampu ruangan dan menghidupkan lampu tidur.


Keesokan harinya pagi hari di rumah keluarga kecil itu suasana sudah heboh karena mau ke rumah pak Dharma dan bangun kesiangan."waduh... sudah jam setengah tujuh..wa...wa... kesiangan"kata Kalisa yang baru bangun tidur."padahal tadi jam setengah lima sudah bangun karena salsa meminta susu, kenapa aqu bisa tidur lagi"kata Kalisa dalam hati.


Sementara Reza juga masih tertidur di sebelah nya"bang... bangun...kita kesiangan"kata Kalisa


"ah.... sudah jam berapa?"tanya Reza sambil menguap dan menggeliatkan tubuhnya.


"setengah tujuh"jawab Kalisa yang sibuk merapikan tempat tidur.


"ya sudah kita langsung mandi saja, sarapan beli aja atau tempat mama"kata Reza.


"abang aja duluan mandi, aqu mau bangunkan dan mandikan salsa"kata Kalisa.


Di box bayi ternyata sudah bangun tapi sudah mulai main sendiri dengan kain bedong"eh...anak mama sudah bangun... kenapa tidak membangunkan mama dan papa..."kata Kalisa pada anaknya.


"gk..gk..gk..."itu yang keluar dari mulut salsa


"eh... sudah bisa ngomong dia... cepat besar dan jadi anak yang Soleha ya..."kata Kalisa dan membuka pakaian dan di bawa mandi.


Karena air hangat memang tersedia di kamar mandi jadi Kalisa tinggal bawa mandi langsung."papa... cepat mandi...salsa juga sudah mandi"kata Kalisa


Kalisa masuk ke dalam karena dia merasa Reza sudah selesai mandi"astaghfirullah hal'azim... belum selesai ternyata...kita keluar dulu ya nak"kata Kalisa.


Tak berapa lama kemudian Reza keluar dengan wajah tak bersalah"ih... kalau belum siap bilang aja"kata Kalisa


"lho... kirain mama salsa yang mau mandi, jadi qu buka saja"jawab Reza.


"untung anak masih kecil... jadi enggak ngerti"jawab Kalisa.


"tadi itu untuk mama nya bukan salsa"kata Reza dengan senyum manis.


Kalisa tidak mau menanggapi dia masuk ke kamar mandi membawa Salsa"tidak usah di jawab obrolan nya, nanti entah kemana merambat"kata Kalisa dalam hati.


Memandikan salsa tidak memakan waktu lama, setelah siap mandi langsung pakai baju. Lalu di beri susu kembali, sementara itu Reza memasukkan koper dan peralatan lainnya ke dalam mobil. Siap semua dia ke dalam kamar untuk melihat ibu dan anak.


Di lihat Reza salsa yang baru siap minum susu"sudah siap minum susu ?"tanya Reza.


"baru saja siap, tolong abang pegang Salsa biar aqu mandi"kata Kalisa.


"ya sudah...sini salsa sama papa...tadi kirain mama mau minta mandikan salsa."kata Reza

__ADS_1


"kalau itu mau nya papa salsa"jawab Kalisa memasuki kamar mandi.


Tak berapa lama Kalisa keluar dari kamar mandi karena dia sudah siap mandi dan mengganti pakaian, pada saat ganti pakaian dia terkejut melihat Reza duduk di pinggir tempat tidur sambil menggendong Salsa.


"lho... masih di sini? kirain menunggu di luar"tanya Kalisa.


"kami di sini aja nungguin mama"jawab Reza.


"itu namanya modus, enggak percaya. ya sudah tunggu di luar, sebentar lagi juga sudah siap"kata Kalisa


Reza mengikuti perintah dari istri nya, membawa Salsa ke depan sementara Kalisa memakai pakaian biar cepat pergi.


Setelah selesai semua Kalisa keluar kamar dan mencari keberadaan papa dan putrinya.


Ternyata Reza membawa Salsa untuk berjemur di sinar matahari.


"bang... sudah siap...kita jalan sekarang?"tanya Kalisa.


"boleh... semua sudah di masukkan ke dalam mobil"kata Reza.


Keluarga kecil itu pun masuk ke dalam mobil dan Reza yang menyetir tak lupa pintu rumah dan gembok pagar.


"semua sudah siap... Bismillah hirrahmanir rahim..."kata Kalisa


Ke tempat pak Dharma tidak memakan waktu lama sehingga tidak berapa lama mereka pun sampai."bang kok lupa kita beli untuk sarapan"kata Kalisa.


"sudah sampai sini ya..makan di sini saja"kata Reza.


"bang... Reza... suka gratis saja..."kata Kalisa dengan suara seperti kuat.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like... like...like...


add favorit...


komentar yang membangun...


serta...


vote...vote... vote...

__ADS_1


Terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2