Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.7


__ADS_3

Setelah perbincangan tiga bersaudara itu Dewi Salim sama mama dan ayah nya untuk berpamitan pulang."ma...Dewi pamit dulu yah..."kata Dewi sambil memeluk mamanya.


"iya...pakai peluk peluk lagi"kata Bu Ros


"lagi pengen aja ma... boleh kan?"kata Dewi


"boleh dong sayang"jawab Bu Ros


Deg


Tapi dalam hati Bu Ros bingung juga,tak biasa nya seperti ini, ada apa ya ???


Nanti saja di tanya setelah sampai ke rumah.


"sekarang ayah...Salim juga"kata Dewi pada Ayah nya sambil memeluk erat


"iya...tapi jangan kencang kencang,kamu lagi hamil"kata pak Dharma pada anaknya.


"kak...adik mu ini peluk juga dong"kata Kalisa


"oh...iya adik satu satunya ini di peluk juga"kata Dewi pada Kalisa sambil memeluk erat Kalisa jua."sudah berapa bulan nih? seperti menunggu hari? adek di perut mama baik Budi yah..."kata Kalisa sambil mengelus perut Dewi


"iya mama..."jawab Dewi


"apaan sih kakak, kok mama? tante atau unthy aja"kata Kalisa


"sama saja ah..."jawab Dewi sambil mendekati Aldo abang nya.


"bang...pulang dulu"kata Dewi pada Aldo.


"hati hati di jalan yah...",kata Aldo


"Dewi pulang dulu..."


"Assalamualaikum....."


Kata Dewi sambil meninggalkan rumah orang tua nya dan memasuki mobil yang sudah dari tadi menunggu nya.


"kok lama sih kamu? seperti enggak jumpa lagi aja"kata Reza pada istri nya


"enggak ada apa apa kok mas, lagi pengen aja"jawab Dewi sambil melambaikan tangan kepada keluarga nya.


mereka pulang menuju rumah naik mobil yang di bawa suami Dewi, masih jam 10 malam mereka melewati jalan ring road biar cepat sampai. Apalagi Reza masih capek belum sempat istirahat tapi langsung ke tempat mertua.


Dalam perjalanan ternyata Reza membawa mobil sedikit kencang karena kalau tidak dia akan ngantuk."mas jangan kencang bawa mobilnya"pesan Dewi pada suaminya


"enggak kok, kalau pelan di bawa aqu takut nya ngantuk."jawab Reza.


Mobil berjalan dengan kecepatan tinggi dan dari arah yang berlawanan ada mobil berjalan tidak stabil tapi berjalan dengan kencang juga.


"mas awas mobil yang di depan"kata Dewi


"astaghfirullah..."kata Reza


"Ya... Allah... aaaaaaaaa..."terdengar suara Dewi


"Allahu Akbar....."kata Reza


"Brug"

__ADS_1


Kedua mobil tabrakan laga kambing, karena mobil yang berlawanan dengan Reza sangat kencang jadi mobil yang di tumpangi Dewi dan Reza terseret 1 km.


Sementara di rumah Bu Ros yang lagi merapikan meja makan bersama Kalisa merasa cemas."Kalisa mama kok merasa aneh dengan perlakuan Dewi tadi ya??? enggak biasanya dia seperti itu"kata Bu Ros.


"ah...mama ada aja, mungkin bawaan hamil nya sedikit sensitif"Kalisa menenangkan mamanya


"tapi perasaan mama enggak tenang mikirin kakak mu"kata Bu Ros lagi.


"siapa yang enggak tenang?"pak Dharma berjalan menuju dapur"


"mama nih... enggak enak perasaannya sama kak Dewi"jawab Kalisa


"kalau enggak tenang mama coba wudhu sana, sekalian kita isya berjamaah. Mama belum sholat kan?"tanya pak Dharma pada istri nya.


"iya belum, tapi perasaan mama tidak tenang nih"jawab Bu Ros


"ya sudah sana... ambil wudhu kita sholat berjamaah jangan pikirin yang tidak tidak"kata pak Dharma.


"iya mama Kalisa mau ambil wudhu juga kita sholat berjamaah bersama"kata Kalisa.


Mereka pun sholat berjamaah bersama termasuk Aldo yang jadi imam adalah pak Dharma. Setelah sholat mereka pun masuk kamar masing masing untuk istirahat atau tidur malam.


Bu Ros sebelum masuk kamar dia ke kamar Putrinya Kalisa "Kalisa mama boleh masuk?"tanya Bu Ros


"ya...ma...masuk, belum Kalisa kunci"jawab Kalisa dari dalam kamar.


Bu Ros masuk ke dalam dan melihat anaknya lagi merapikan pakaian di lemari."eh...mama , ada apa?"tanya Kalisa


"mama mau tanya tentang keadaan pacar mu itu"kata Bu Ros


"bukan nya mama tidak setuju kalau Kalisa dengan dia?"tanya Kalisa pada mamanya


"betul ma tidak suka dengan dia, perasaan mama dia itu tidak tulus dengan mu. mama yakin kalau dia bukan orang yang tepat untuk mu nak. Biasanya hati kecil seorang ibu tidak pernah salah."kata Bu Ros panjang lebar pada putrinya itu.


"Yanga mama katakan benar, dia orang yang tidak tepat untuk qu. tadi Kalisa ke rumah nya untuk memberikan surprise,tapi ternyata yang dapat surprise malah Kalisa ma..."kata Kalisa sambil menangis.


"maksud kamu?"tanya Bu Ros pada anaknya.


"itu ma...dia ternyata sudah menikah"kata Kalisa


Bu Ros mendengarkan penjelasan Kalisa, melihat anaknya menangis seperti ini tak tega rasanya, tapi dia juga bersyukur karena feeling nya sebagai seorang ibu tidak meleset, dari awal dia juga sudah tidak setuju.


"seharusnya kamu bersyukur karena dari sekarang sudah ketahuan"kata Bu Ros


"iya ma...tapi kenapa dari kemarin Kalisa tidak mendengarkan mama, seperti nya sia sia penantian 4 tahun ini"kata Kalisa sambil menangis.


Bu Ros memeluk dan membelai rambut Kalisa yang panjang."berarti dia bukan jodoh mu, lupakan dia"nasehat mama nya.


"iya ma...yang lebih sakit nya lagi Rendi menikah dengan sahabat Kalisa sendiri"kata Kalisa lagi.


"maksudnya menikah dengan teman mu yang sering ke rumah ini? siapa namanya ? aduh mama lupa."kata Bu Ros lagi.


"iya..ma.. dengan Anita dia menikah"kata Kalisa.


"hiks...hiks... hiks" Kalisa menangis di pelukan mamanya.


"lupakan saja dia, masih banyak orang yang di luar sana lebih baik dari dia"kata Bu Ros lagi sambil menghapus air mata di pipi anaknya dengan tissue.


"sudah malam, sebaiknya kamu tidur saja sana"kata mama-nya

__ADS_1


"iya...ma...", jawab Kalisa


"ada chat dari Dewi?"tanya Bu Ros


"enggak ada ma... nanti sebelum tidur Kalisa chat kak Dewi, sekarang mau sikat gigi dulu"kata Dewi


"ya... sudah mama tinggal,mau tidur juga"kata Bu Ros lagi.


Bu Ros keluar dari kamar anaknya dan masuk ke dalam kamar tidur nya sendiri. Ternyata sudah ada pak Dharma di dalam kamar, dia berbaring di tempat tidur." sudah tidur pak"tanya Bu Ros.


"ya... bentar lagi"jawab pak Dharma sambil memejamkan mata.


"ih...itu namanya belum tidur"kata Bu Ras sambil mendekati suaminya.


"mama juga sih ..nanya nya kok sudah tidur?"jawab suaminya.


"ya sudah ayo kita tidur"ajak Bu Ros


Pada waktu mau tidur HP pak Dharma berdering, lalu mengangkat nya.


~hallo...


~" ya...saya sendiri.."


~"apa ??? Sekarang dimana ???"


~"ya sudah kami segera ke sana".


~"ya... terima kasih atas informasinya"


~"malam"


Pak Dharma menutup teleponnya dsn melihat istrinya sudah menunggu penjelasan dari dirinya.


"siapa ayah yang telepon"tanya Bu Ros


"dari rumah sakit" jawab pak Dharma


"siapa yang sakit",tanya Ros


"Dewi dan Reza kecelakaan, sekarang ada di rumah sakit ruang IGD"kata pak Dharma.


Mendengar berita dari pak Dharma membuat Bu Ros antara yakin dan tak percaya"Apa???" kata Bu Ros.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like ..


add favorit...


komentar yang membangun


serta


vote...vote...vote ..

__ADS_1


Terima Kasih


🙏🙏🙏🙏😬


__ADS_2