Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.131


__ADS_3

Assalamualaikum..."


Terdengar suara seseorang mengucap salam.


"Wa'alaikum salam..."jawab semua yang lagi makan sate bersama.


Bu Ros melihat orang yang mengucap salam,dan ternyata orang yang dia tunggu dari tadi."Alhamdulillah...Aldo sudah pulang,sini sayang...ada sate yang sudah mama tinggalkan."kata Bu Ros.


"sate... mau dong, kebetulan Aldo juga lagi lapar"kata Aldo sambil duduk di dekat Bu Ros yang menawarkan sate.


"nih...dia... habiskan ya... kalau tidak habis ada yang mau menampung"kata Bu Ros


Aldo yang kelaparan pun membuka bungkusan di atas piring, lalu di lihatnya sate yang menggoda iman."Alhamdulillah... rezeki anak Soleh"kata Aldo.


"jangan lupa baca doa"kata Bu Ros mengingatkan.


Yang di ingatkan hanya mengangguk menyatakan iya karena lagi menikmati sate.


Sementara yang lain sudah selesai makan, tiba tiba saja Kalisa mual."ma... tolong pegangkan Salsa , aqu kok mual ya..."kata Kalisa.


"sini...sini... salsa, kamu ke toilet aja"kata Bu Ros.


Kalisa pun bangun dari duduk lalu dia ke toilet yang ada di kamar lebih dekat."Reza ...coba kamu lihat Kalisa setelah muntah,kamu kasi dia minyak angin di bagian belakang, Kapala dan hidung "kata Bu Ros mengingatkan.


"iya ma..."jawab Reza yang langsung berdiri.


Aldo yang memang kelaparan tidak mendengarkan apa yang orang lain bicarakan."ma...coba lihat ke dalam,biar salsa dengan aqu saja"kata pak Arif


"betul juga yang ayah katakan,nih ... tolong jaga cucu,"kata Bu Ros.


Ternyata di dalam kamar terlihat Kalisa yang sudah berbaring dan di kasi Reza minyak angin di hidung nya."hamil muda memang begini"kata Bu Ros.


"iya...ma...Kalisa kok pusing"kata Kalisa.


"di bagian kepala juga berikan minyak angin"kata Bu Ros.


"baik ma..."jawab Reza .


Bu Ros melihat anaknya tidak tega,.Kalisa lagi berbaring di atas tempat tidur."teringat nya waktu periksa semalam, apakah tidak ada obat anti muntah? kan bisanya selama empat bulan akan begini."kata Bu Ros.


"ada kok ma...tapi tadi Kalisa kelupaan "jawab kalisa.


"oh... seperti itu,lain kali sebelum makan di ingat "kata Bu Ros mengingatkan.


"baik lah..."kata Kalisa


Seperti sudah selesai dan aman maka Bu Ros meninggalkan Reza dan Kalisa."mama keluar ya... mau magrib juga"kata Bu Ros


"iya ma..."jawab Reza.

__ADS_1


Di kamar tinggal Reza dan Kalisa saja, karena sudah mau magrib, waktu nya melaksanakan sholat lima waktu."Kalisa...abang sholat dulu ya...kamu istirahat saja "kata Reza.


"mmmhhh... sholat aja abang di kamar "kata Kalisa.


"ya sudah"kata Reza.


Sholat magrib yang di lakukan sendiri karena takutnya Kalisa mau meminta sesuatu. Setelah sholat maka Reza keluar mau mengambil salsa anak mereka yang di pangkuan nenek nya.


Ternyata memang betul kalau Bu Ros lagi menggendong Salsa."ma...salsa dengan saya aja"kata Reza.


"oh ..iya...mama juga mau sholat,malam ini kalian menginap di sini. besok saja pulang"kata Bu Ros


"seperti nya memang nginap di sini,apa lagi melihat kondisi Kalisa yang tidak memungkinkan"kata Reza


"syukurlah kalau begitu,ya sudah mama mau sholat dulu. Salsa tinggal di kasi susu, langsung tidur dia"kata Bu Ros sambil jalan ke kamar.


Melihat Salsa yang memang sudah mengantuk,dia juga sudah menguap."kita minum susu ya sayang"kata Reza ke kamar dan tak lupa mengunci kamar mereka.


Kalisa yang berbaring melihat suaminya lagi menggendong Salsa.",bang...jam segini biasanya dia mau tidur,jadi minta tolong buatkan susu "kata Kalisa


"iya...ini juga mau di buat kan"jawab Reza lalu meletakkan salsa di tengah tempat tidur.


Melihat Salsa di tengah tempat tidur, ternyata sudah banyak perusahaan pada bayi tersebut. Kalisa melihat nya lalu mendekati "salsa ...anak mama sudah mulai besar ya..."kata Kalisa mengajak salsa berbicara.


Reza melihat kalisa dan anaknya."iya ma... sekarang salsa minum susu dulu sama papa"kata Reza seolah anaknya yang bicara.


"kamu masih pusing?"tanya Reza


"mau dekat salsa atau dengan ayah nya?"kata Reza menggoda istrinya.


"kalau dekat abang nanti banyak minta nya, enggak mau"kata Kalisa.


Reza tidak melanjutkan perkataan istrinya karena dia mau memberikan salsa susu. Dan tak begitu lama, salsa pun tertidur nyenyak, lalu di masukkan ke dalam box bayi.


"sudah tidur salsa bang?"tanya Kalisa


"sudah...abang isya dulu ya..."kata Reza.


"iya..."jawab kalisa.


Mengambil wudhu lalu melaksanakan rukun Islam yang ke dua."lebih baik sekarang dari pada di tunda, akhirnya ketiduran"kata Reza dalam hati.


Setelah sholat isya di kamar Reza memeriksa semua perlengkapan salsa, dari botol, susu,popok , baju dan perlengkapan lainnya.


Ternyata sudah ada di kamar semua, tapi air hangat yang belum ada.


Jadi dia keluar kamar mau mengisi air termos, ternyata di luar pak Dharma dan Bu Mona lagi di ruang keluarga menonton televisi."bagaimana keadaan Kalisa ?",tanya Bu Ros


"sudah mendingan ma... sekarang Kalisa tidur"jawab Reza.

__ADS_1


"oh...mau ngapain Reza?"tanya Bu Ros lagi.


"isi termos susu Salsa ma .. ternyata sudah habis "jawab Reza.


"oh...iya...tadi bibi lupa ganti, ambil saja termos yang di dapur.tadi sore baru di ganti."kata Bu Ros.


"baik ma..."jawab Reza.


Setelah selesai mengambil termos,Reza kembali ke dalam kamar. Kalisa yang aman dan juga salsa sudah tertidur. Jadi Reza pun ganti baju dan mematikan lampu kamar.


Tidur di samping Kalisa ternyata membuat istrinya sadar keberadaan nya."bang... sudah jam berapa?"tanya Kalisa.


"jam sembilan, kenapa?"jawab Reza.


"aqu belum ganti baju tidur "kata Kalisa.


"kamu mau ganti baju? biar abang bantu"kata Reza.


"enggak usah... nanti abang khilaf lagi"kata Kalisa.


Reza tersenyum mendengar perkataan istrinya."enggak lah... kondisi kamu enggak memungkinkan"kata Reza.


"ya sudah...tapi enggak boleh khilaf "kata Kalisa.


"mmmhhh... jawab Reza lalu mengambil baju daster istrinya.


Membantu menggantikan baju istri nya memang sangat menggoda iman.melihat bagian atas kembar yang kenyal membuat Reza tergoda dan tak bisa menahan. Lalu dia mulai mendekati yang kenyal itu sehingga membuat yang punya tak bisa menolak."kan... akhirnya khilaf juga"kata Kalisa.


"maaf sayang... sangat menggoda dan sayang di lewatkan, boleh ya...ini aja, enggak yang lain,"kata Reza.


"mmmhhh...."jawab kalisa


Kalisa hanya pasrah dan mengangguk karena kasihan melihat suaminya yang memang sudah tergoda, dari pada dia berdosa lebih baik dapat pahala.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit


vote...vote...vote..


komentar yang membangun


Terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2