
Sore ini Kalisa sudah selesai mandikan salsa, setiap hari ba'da Ashar pasti sudah cantik dan wangi. Sehingga kalau papanya pulang pasti akan melihat dan menggendong nya.
Setelah Salsa di mandikan baru Kalisa mandi, hari ini dia mau keluar dengan Reza jadi dia sudah rapi dan cantik menunggu kepulangan Reza dari kantor.
Bu Ros melihat anak gadis nya sudah rapi, dan cucu nya juga, membuat penasaran saja."Kalisa sudah rapi! mau kemana kamu?"tanya mamanya saat Kalisa lagi mondar mandir di dalam rumah sambil menggendong Salsa.
"mau keluar ma...beli perlengkapan salsa sudah pada habis semua"jawab Kalisa
"kamu pergi sama siapa?Salsa ikut atau tidak?"tanya Bu Ros
"sama bang Reza,.jadi aqu lagi menunggu dia. Tapi salsa enggak ikut ma...bisa titip sama oma-nya ?" Kalisa bertanya balik dengan wajah tersenyum merayu mama-nya.
Bu Ros mendengarkan perkataan anaknya"kasian Kalisa setiap hari ngusin salsa terus, seharusnya bukan dia yang ngurusin.mau bagaimana lagi?"kata Bu Ros dalam hati.
Bu Ros pura pura berat hati menjawab, sebenarnya tidak masalah dan dia menarik nafas panjang"baik lah boleh, tapi jangan lama lama"kata Bu Ros
"mau kemana juga lama lama,hanya beli perlengkapan salsa dan beli HP Android yang dari kemarin belum sempat di beli"kata Kalisa.
Tak berapa lama Reza sudah sampai di rumah
"Assalamualaikum..."Reza masuk ke dalam rumah, Kalisa sudah menunggu di kamar bersama Salsa.
"wa'alaikum salam"jawab Kalisa dari dalam kamar yang terbuka, sengaja pintu kamar di buka supaya Reza bisa melihat anaknya di dalam.
Reza masuk ke kamar, "Salsa dimana ?"panggil papanya masuk ke kamar. Kalisa yang lagi asyik merapikan dan memeriksa perlengkapan apa saja yang habis."oh...bang Reza, sudah pulang? salsa sudah tidur"kata Kalisa.
Reza melihat putrinya yang tertidur lelap, hilang rasa penat dan letih seharian bekerja."lagi tidur dia, jadi kita pergi beli perlengkapan salsa?"tanya Reza
"jadi, ni kan lagi periksa apa yang sudah habis"jawab Kalisa tanpa memperhatikan Reza yang lagi melihat Salsa.
"aqu ganti baju dulu, tapi Salsa bagaimana?"tanya Reza lagi
Kalisa berbalik badan dan menjawab pertanyaan Reza"tadi sudah di titip sama mama, kalau salsa ikut takutnya nanti dia kecapean"melihat reza yang belum siap Kalisa melihat jam di dinding di kamar."aduh bang, kirain tadi ke kamar sudah siap ternyata baru pulang kantor, sudah ashar? sudah mandi?"
"aqu juga bingung mau jawab yang mana, pertanyaan mu kebanyakan. Jadi sabar dulu ya..."kata Reza keluar kamar untuk bersiap siap.
Kalisa melihat tingkah Reza hanya geleng-geleng kepala"aduh...jam berapa pula nanti pulang nya,sudah hampir jam 5 lagi,"Kalisa bicara sendiri.
Menunggu adalah pekerjaan yang paling membosankan, hari sudah sore lagi.sekitar 20 menit menunggu Reza sudah siap berpakaian, dia memakai baju t-shirt warna biru dan celana jeans yang lembut,pas di pakai saat santai. Sementara Kalisa memakai baju muslim yang modern cocok untuk suasana santai.
"Kalian sudah siap,Salsa biar sama mama"kata Bu Ros mengambil dari tangan Kalisa
__ADS_1
"titip salsa ma...anak bunda baik Budi sama oma"kata Kalisa sama mamanya dan berpesan pada Salsa.
"kalian hati hati di jalan, jangan lama lama"pesan Bu Ros pada anak dan menantunya.
"iya ma..."jawab Kalisa yang Salim pada Bu Ros.
"maaf ma... merepotkan, titip salsa"kata Reza yang Salim juga pada mama mertua nya.
Kalisa dan Reza pun jalan keluar belanja untuk keperluan salsa di mall yang tidak begitu jauh dari kediaman mereka,kira kira menempuh jarak 25 menit.
Di rumah Bu Ros yang lagi berdua saja, 10 menit kemudian terdengar suara mobil yang masuk ke garasi mobil. Ternyata yang pulang pak Dharma yang pulang dari kantor.
Masuk ke dalam rumah dengan mengucapkan salam, tapi keadaan rumah yang sepi.
"hoek...",
"hoek..."
"hoek..."
Terdengar suara Salsa yang lagi menangis, sementara oma lagi membuatkan susu untuk Salsa.
"Assalamualaikum..."kata pak Dharma
"mama lagi buat apa?"tanya pak Dharma
Bu Ros kaget mendengar suara dari suaminya"Astaghfirullah hal'azim ayah..
sudah pulang? kok enggak beri salam?"tanya Bu Ros
Pak Dharma tersenyum saja karena melihat istrinya lagi kerepotan sendiri"mama yang enggak mendengar tadi ayah mengucap salam, tapi Kalisa kemana?"
Bu Ros memberikan susu lada salsa sambil duduk di tempat tidur dan menggendong Salsa di pangkuan nya."lagi pergi belanja keperluan Salsa bersama Reza"kata Bu Ros.
"oh... syukur lah Kalau mereka sudah mulai akrab,jadi kita gampang untuk melaksanakan pesan dari Dewi"kata pak Dharma
"mama juga berpikir seperti itu, mereka jalan berdua jadi salsa tinggal di rumah"kata Bu Ros.
Pak Dharma dan Bu Ros keluar kamar membawa Salsa karena sudah siap minum susu, mereka ngobrol berdua.
"ayah sudah menceritakan pada Reza tentang pesan itu"tanya Bu Ros
__ADS_1
"belum sih, tunggu saja sampai 40 hari. walaupun laki laki tidak ada masa Iddah tapi sebaiknya setelah 40 kepergian Dewi baru kita bicarakan langkah selanjutnya"kata pak Arif Rahman.
"ayah... mama... membicarakan apa?"kata Aldo yang masuk dari pintu depan rumah.
"Aldo... masuk saja enggak ada mengucap salam"kata Bu Ros
Aldo menggaruk kepala yang tidak gatal,"maaf lupa ma..." kata Aldo.
Pak Dharma dan Bu Ros melihat anak sulung mereka yang masih belum bertanggung jawab, masih suka jalan bersama temannya. Sebenarnya tempat kerja sudah ada hanya saja Aldo yang belum mau, masih cari pengalaman di mana mana.
"ayah...mama...tadi bicara tentang pesan terakhir Dewi?"kata Aldo
Bu Ros dan pak Dharma saling berpandangan karena terdengar oleh Aldo.
"dari mana kamu tau?",tanya Bu Ros
"kan tadi ayah dan mama cerita tentang itu, lupa?"kata Aldo
"oh... iya"jawab Bu Ros
Hening sebentar di ruangan mereka huni sekarang lalu Bu Ros memulai percakapan."sebelum Dewi menghembuskan napas terakhir, dia berpesan bahwa kalau dia tidak ada dia minta Kalisa yang menjadi pengganti di sisi Reza dan salsa"kata Bu Ros dan tak terasa air mata jatuh di pipi karena ingat dengan anaknya.
Aldo tak kuat melihat mamanya sedih mendekati dan berkata pada mama dan ayah nya bahwa..."ma... ayah... tentang pesan Dewi itu, sebenarnya kalau Reza juga sudah mengetahui nya bersama Aldo"
"apa?" kata pak Dharma dan Bu Ros bersamaan seperti tidak percaya.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like'... like'... like'...
add favorit ..
komentar yang membangun
serta...
vote... vote...vote...
__ADS_1
Terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏