Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.91


__ADS_3

Bu Ros melihat teman anaknya itu,saat awal pertemuan Bu Ros hanya melihat dan karena sudah lama maka di tawarkan untuk minum atau makan di restoran mall.


Untung saja salsa sudah tidur jadi Kalisa bisa ngobrol berdua dengan temannya dan salsa Bu Ros yang jaga.


Sebenarnya Kalisa tidak nyaman lama di luar tapi karena mama nya yang menganjurkan maka dia ikut saja.


Duduk di sedikit pojokan restoran supaya bisa nyaman dan salsa tidak terganggu dengan orang yang hilir mudik.


Kalisa dan Nabila pun duduk setelah memesan makanan sementara Bu Ros lagi telponan."mama lagi telpon siapa ya...."kata Kalisa dalam hati.


"mama mu enggak apa apa dengan anak mu?"tanya Nabila karena Bu Ros lagi menggendong Salsa


"enggak apa apa kok, eh... sekarang kamu makin cantik saja...tugas di mana sekarang?"tanya Kalisa


"kamu juga cantik, aqu tugas di rumah sakit umum sekarang. jadi Kalisa .. akhirnya kamu menikah juga dengan Rendi.."kata Nabila.


Kalisa cemberut mendengar nama yang sudah tidak ada di hati sekarang"aqu enggak menikah dengan Rendi karena dia sudah menikah dengan Anita"kata Kalisa sedikit emosi karena dia juga tidak mau mengingat lagi.


"hah... jadi kalian putus?"tanya Nabila penasaran.


"setelah aqu pulang dari bidan PTT, ternyata dia sudah menikah dengan Anita."jawab Kalisa ketus


"Anita teman yang sering dengan kamu ?"tanya Nabila penuh dengan selidik.


"iya...mana ada yang lain teman kita Anita"kata Kalisa


"Astaghfirullah hal'azim...teman makan teman kalau begitu...kok bisa tega dia ya..."


"ya begitulah...namanya juga manusia, kita tidak tahu isi hati seseorang"kata Kalisa dengan bijak.


Makanan pesanan mereka pun datang, Kalisa yang baru makan hanya pesan milk shake dan kentang goreng. Sementara Nabila pesan mie goreng dan lemon tea. Bu Ros minta teh hangat dan risol.


Sambil makan mereka pun cerita kembali dan Bu Ros sudah duduk di antara mereka."yang sabar kamu Kalisa tapi kamu kan sudah nikah dan punya anak cantik lagi"kata Nabila.


"Alhamdulillah...di syukuri saja"jawab Kalisa dan tidak mau cerita tentang salsa anak siapa.


"Kamu sudah menikah Nabila..."tanya Kalisa.


Nabila memberhentikan sendok yang mau masuk ke mulutnya."aqu juga baru di tinggal nikah dengan pacar, jadi untuk sementara jomblo dulu lah. Kalau pun ada aqu mau cari yang serius saja"kata Nabila dengan mata berkaca.


Bu Ros yang mendengar teman anaknya itu lagi jomblo, bersemangat untuk menanyakan sesuatu."Nabila kalau Tante kenalkan dengan seseorang mau? dia juga lagi cari calon istri"kata Bu Ros.


Nabila yang tidak menyangka kalau mama temannya mau mencarikan calon untuk nya tersipu malu."Tante bisa aja... kalau ada yang mau di kenalkan, Nabila enggak keberatan"kata Nabila

__ADS_1


"wah... kalau nak Nabila mau nanti biar Tante kenalkan seseorang..."kata Bu Ros


"boleh Tante ..mana tau jodoh kan, kalau enggak jadi jangan marah nya Tante"kata Nabila


"enggak lah... namanya juga usaha jadi ya enggak masalah"kata Bu Ros.


Kalisa melihat mamanya yang mencarikan jodoh untuk anaknya Aldo hanya geleng kepala"aduh...mama...ada saja usaha nya"kata Kalisa dalam hati dan sambil makan kentang goreng.


"Nak Nabila... waktu dulu sering main ke rumah Tante...?"tanya Bu Ros pada Nabila.


"mmmhhh... bagaimana ya Tante... memang kami dulu enggak begitu akrab tapi sering sekali satu tim dalam satu kelompok"jawab Nabila.


"oh... seperti itu...tadi itu kami belanja bulanan untuk rumah Kalisa, karena suaminya enggak sempat jadi ngajak Tante lah si Kalisa"kata Bu Ros.


"wah...seru dong belanja berdua antara ibu dan anak"kata Nabila.


Karena makanan Nabila masih banyak akhirnya Kalisa dan Bu Ros tidak mengajaknya bicara. Dan setelah habis, percakapan pun di mulai kembali.


"oh...iya Kalisa sudah berapa umur anak mu?lucu kalau lihat bayi seperti ini"kata Nabila


"pasti kamu pengen punya anak juga kan...?"kata Bu Ros


"ih...Tante tau aja, jadi malu Nabila jadinya"kata Nabila.


Tiba tiba dari kejauhan Kalisa melihat abangnya Aldo memasuki restoran yang sama dengan mereka."lho...ma...itu bang Aldo...kok ada di sini?"kata Kalisa pada mamanya.


"mana... mungkin kebetulan saja,mana tau dia ada janji dengan rekan bisnisnya"jawab Bu Ros dan mendekati Aldo anaknya.


"Aldo...sini..."panggil Bu Ros.


Karena namanya di panggil jadi Aldo melihat ke arah suara"oh...itu mama..."kata Aldo dalam hati dan mendekati mamanya.


"eh...mama...Kalisa...ada di sini bawa salsa pula"kata Aldo mendekati mamanya.


"kami pulang belanja,jadi tolong bantu bawa ya..."kata Bu Ros.


"eeemmmhhh...iya ma..."jawab Aldo.


Bu Ros mengajak Aldo duduk terlebih dahulu untuk minum"eh... kamu...sini gabung dulu, pesan minum dulu saja.masa baru sampe sudah kembali"kata Bu Ros.


"iya ma... pesan coffee latte saja"kata Aldo dan memesan ke bagian kasir.


Setelah pembayaran dia duduk kembali bergabung dengan mereka yang duduk di sana."Nabila... kenalkan ini abang qu satu satunya namanya bang Aldo"kata Kalisa memperkenalkan pada sahabatnya.

__ADS_1


"ini pasti sudah rencana dari mama"kata Kalisa dalam hati.


Aldo dan Nabila saling bersalaman dan memberikan senyuman pada masing masing."saya Nabila teman Kalisa waktu sekolah di kebidanan"kata Nabila


"saya Aldo abang nya si Kalisa..."kata Aldo.


Karena salsa yang sudah resah dan minta susu,maka Kalisa membuatkan susu pada anaknya."ngobrol dulu sama bang Aldo, aqu mau buatkan susu dulu"kata Kalisa


"iya...urus dulu anak mu"jawab Nabila melihat sahabatnya itu membuat susu formula untuk anaknya."lho...Kalisa enggak kasi ASI pada anaknya?"kata Nabila dalam hati.


Aldo yang memang baru jumpa rekan bisnis yang juga dalam mall yang sama, sehingga saat Bu Ros menghubungi dan meminta tolong maka dia pun dengan cepat dapat menghampiri mereka.


"Nabila sekarang tugas di mana?"tanya Aldo dan melihat teman adiknya itu.


"di rumah sakit bang... tapi enggak jauh dari rumah..."jawab Nabila.


Bu Ros dari jauh melihat Aldo dan Nabila sambil menggendong Salsa."mudah mudahan mereka bisa lanjut"kata Bu Ros dalam hati.


Sementara Kalisa yang sibuk sendiri membuat susu untuk anaknya.


Setelah selesai dia pun memberikan susu tersebut sambil duduk di antara dan Nabila dan aldo.tak ketinggalan Bu Ros juga ikut bergabung di antara mereka sambil makan pesanan nya dari tadi yang belum di santap.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like... like... like...


add favorit...


komentar yang membangun


bunga mawar yang bermekaran


secangkir kopi hangat


serta


vote... vote... vote...


Terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2