
Setelah selesai magrib keluarga pak Dharma makan bersama, mereka bertiga makan. Rumah kelihatan sepi karena tidak ada suara anak kecil yang biasanya rewel atau menangis.
Makan malam usai dan mereka pun melaksanakan isya berjamaah karena selesai makan azan pun berkumandang.
Kali ini ayah tidak mau jadi imam jadi dia minta Aldo yang memimpin sholat isya kali ini."Kali ini kamu yang jadi imam ya..."kata pak Dharma
"baik ayah."jawab Aldo tanpa ada tawaran karena dia tidak mau mengecewakan ayah lagi.
Maka pak Dharma yang iqomah sebelum melakukan shalat berjamaah sedangkan Bu Ros jadi makmum di belakang dua pria yaitu Aldo dan ayah.
Setelah melaksanakan shalat isya maka Aldo duduk di ruang keluarga sementara ayah masuk kamar mau istirahat. Bu Ros yang sudah berjanji mau ngobrol dengan Aldo jadi dia juga duduk bersama Aldo sambil menghidupkan televisi.
Mama nya yang sudah duduk di ruang keluarga maka Aldo mendekati nya."Aldo...mama ada yang mama tanyakan dengan mu?"kata Bu Ros
Menarik nafas panjang karena kalau Bu Ros ngomong seperti itu pasti ada sesuatu yang dia anggap penting."mama mau tanya apa?"
"tadi ayah cerita... pagi pas mau meeting kamu malah keluar... untung saja pihak rekan bisnis yang duluan menunda pertemuan."kata Bu Ros.
"oh... masalah itu...Aldo cerita sekarang ya...tadi itu ada orang yang mau ambil empat unit rumah tapi berbentuk segi empat, tapi tidak ada jadi...Aldo tawarkan yang lain."kata Aldo
"makanya kamu pergi pagi tadi?"tanya Bu Ros
"iya...kan Aldo kerja di bagian marketing."kata Aldo mencari alasan.
Bu Ros yang mau marah... enggak jadi karena alasan nya memang tepat."tapi Aldo... sebenarnya ayah mau memindahkan kamu , tidak di bagian marketing.... mungkin ayah mau pensiun."kata Bu Ros.
"masa sih ma... ayah kan masih energik dan selalu bersemangat, ngapain pensiun? di rumah juga enggak ada cucu."kata Aldo.
"makanya kamu cepat nikah... mungkin ayah pingin santai dan mengurangi beban kantor.
Kamu itu anak laki-laki nya jadi pasti kamu yang akan di angkat untuk menggantikan nya sementara Reza jadi wakil kamu nanti nya."kata Bu Ros panjang lebar.
Aldo yang merasa belum siap dengan tanggung jawab yang di berikan merasa tidak pantas,apa lagi Reza yang duluan masuk bekerja di sana.
"ma...mana mungkin Aldo yang jadi pemimpin, Reza yang duluan masuk ke perusahaan ayah, lagian Aldo masih harus banyak belajar."kata Aldo menjelaskan.
"sekarang kamu belajar saja yang sungguh sungguh, ikut kemana ayah meeting mulai saat ini."kata Bu Ros.
Aldo tidak mau membantah apa yang mamanya katakan karena percaya juga melawan,malah nanti takut dosa.
"baik ma..."jawab Aldo
"oh...iya...tadi apa yang mau kamu ceritakan pada mama?Tanaya Bu Ros yang sudah menyampaikan pesan dari ayah.
"Tadi pagi di kantor aku jumpa dengan Aisyah."kata Aldo
Bu Ros yang mengingat dan memikirkan maksud dari anaknya,
__ADS_1
"jumpa sama Aisyah yang di alfafar? yang nomor HP salah itu?",tanya Bu Ros seperti tak percaya.
"iya ma..."kata Aldo
Seperti tak percaya apa yang di dengar nya jadi dia yang antusias untuk bertanya.
"jumpa di mana kalian?"
"di kantor ma... yang datang tadi pagi itu Aisyah... makanya Aldo yang melayani dia, mana tau berjodoh dengan dia."kata Aldo.
"oh...jadi karena itu kamu keluar... kenapa kamu enggak cerita dari tadi? biar mama yang jelaskan pada ayah."kata mama
"bagaimana mau di jelaskan..mama enak di ajak cerita malam begini, kalau pulang kerja sibuk dengan ayah."kata Aldo
Bu Ros hanya tersenyum mendengar keluhan dari anaknya.
"kalau kamu sudah berkeluarga pasti akan paham, kalau suami pulang kerja itu... istri harus melayani nya biar dia betah di rumah."kata Bu Ros menjelaskan
"iya...ma... doakan semoga aku cepat ketemu dengan jodoh ku."kata Aldo
"pasti mama akan doakan yang terbaik untuk anak mama... tanpa di minta juga pasti di do'akan yang terbaik."
Hari sudah malam jadi Aldo pun keluar untuk mengunci dan menutup pintu pagar dan rumah."kamu mau kemana?"
"mengunci pagar dan rumah... sudah mau jam sepuluh",kata Aldo
Aldo pun keluar untuk melakukan pekerjaan rutin nya setelah bekerja, dulu sebelum kerja dia suka ngumpul dan keluyuran di malam hari dan tak jelas apa yang di kerjakan.
Tapi setelah bekerja... semua berubah dan membuat senang kedua orang tua. Selesai mengunci dia pun kembali duduk dekat Bu Ros yang lagi menonton televisi.
Aldo pun kembali duduk dekat mamanya yang lagi menonton sinetron kesayangan nya.
"jadi kapan kalian ketemu lagi?"tanya Bu Ros
"belum tau ma... secepatnya dia akan hubungi."jawab Aldo.
Bu Ros seperti mencari alasan agar Aldo bertemu dengan Aisyah lagi.
"coba kamu tanya lagi...kapan dia meng approve perumahan tersebut."kata Bu Ros.
"kalau seperti itu seperti pemaksaan...kan enggak enak nanti jadi nya."kata Aldo
"besok siang di kantor bisa la kamu tanya sekalian usaha."kata Bu Ros
Aldo yang ragu dengan usulan dari mamanya tapi dari pada kecewa jadi dia pun menjawab
"ya... besok Aldo chat dia."kata Aldo.
__ADS_1
Mendengar jawaban dari anaknya membuat Bu Ros senang,tiba tiba ayah keluar dari kamar.
"ayah... kenapa keluar kamar?"tanya Bu Ros
"habis mama lama sekali masuk,masa ayah sendirian di kamar."
"aduh... ayah lebay sekali..."kata Aldo.
"makanya kamu cepat nikah...biar tau baru beberapa jam enggak jumpa sudah rindu... kalau mau tidur enggak ada pasti kecarian."kata ayah.
Mendengar itu Aldo sangat cemburu, yang sudah tua saja makin mesra...apa lagi pengantin baru."aduh... ayah membuat aku cemburu saja... meronta-ronta di dalam hati ini."kata Aldo.
"ayah... jangan ngomong gitu... kasian anaknya."kata Bu Ros.
Aldo pun masuk ke dalam kamar nya dari pada melihat kedua orang tua nya bermesraan di depan nya.
"Aldo masuk dulu ya... sudah ngantuk."kata Aldo mencari alasan.
"ya... besok kita ada meeting lagi... jangan keluyuran seperti tadi pagi."kata pak Dharma.
"baik pak direktur..."kata Aldo masuk ke dalam kamar.
Tinggal lah Bu Ros dan pak Dharma di luar.
"ma...kita masuk kamar saja... ayah lagi rindu dengan belaian mama."kata pak Dharma.
"ayah ini...kita sudah tua...buka seperti Reza dan Kalisa yang lagi hot."kata Bu Ros.
"justru karena sudah lama jadinya makin mesra."kata ayah dan memaksa istri nya masuk ke dalam kamar.
BERSAMBUNG
*****
jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏