
"Assalamualaikum..."
tiba tiba suara Aldo terdengar mengucapkan salam.
"wa'alaikum salam..."
semua orang yang di rumah menjawab dan saling pandang satu dan lainnya.
Aldo yang bingung melihat orang yang ada di rumah saling pandang dan dengan serentak menjawab salam dari nya.
"sepertinya ada sesuatu yang.... tumben aja jawab salam pada serentak dan saling pandang? pasti lagi menceritakan Aldo ya..."kata Aldo.
Bu Ros yang berpura biasa saja dan paling ahli untuk mengalihkan perhatian."itu perasaan kamu saja... orang kami cerita tentang oleh yang di bawa Kalisa kok, jadi mama tanya untuk siapa.tau enggak kamu untuk siapa saja?"kata Bu Ros.
"untuk siapa lagi kalau tidak untuk keluarga dan teman dekat"jawab Aldo asal saja.
"ih... kalau yang itu wajib, teman dekat dia juga enggak banyak karena kelamaan di desa terpencil"kata Bu Ros.
Kalisa mendekati abang nya yang baru pulang kerja"bang... capek ya .."tanya Kalisa
"biasa lah namanya juga kerja jadi di nikmati saja, ya kan Reza"kata Aldo.
"betul itu bang... tapi kalau ada istri dan anak pasti beda kalau pulang kerja"kata Reza.
"kalau itu pasti lah, ada salsa pulang ke rumah jadi fresh lihat nya"jawab Aldo.
"mmmhhh... makanya cepat cari istri"kata Kalisa.
"kalau itu lagi tahap PDKT jadi do'akan saja ya .."kata Aldo yang langsung masuk ke dalam kamar.
"jangan lupa...kita sholat di mesjid jangan ketiduran saat magrib"kata pak Dharma mengingatkan
"iya ..ayah...aqu mau mandi dulu biar wangi menghadap Allah"jawab Aldo sambil jalan.
Siap siap sholat magrib di mesjid Reza ke kamar mendatangi Kalisa dan Salsa."Kalisa...abang ke mesjid dulu dengan ayah dan bang Aldo"kata Reza.
"oke papa... hati hati ya... do'akan kami juga"jawab Kalisa Salim pada suaminya dan Reza mengecup kening istrinya dan mencium pipi donat salsa.
"nanti abang ambil wudhu lagi di masjid"kata Kalisa
__ADS_1
"sekarang saja nanti enggak keburu pula"kata Reza masuk ke kamar mandi yang ada di kamar mereka.
Para lelaki ke mesjid sementara Kalisa dan Bu Ros berganti untuk sholat karena menjaga Salsa. Sementara makanan bibi yang kerja di rumah yang siapkan.
Setelah sholat Bu Ros di kamar dengan Kalisa berbincang berdua."Kalisa...mama mau tanya"kata Bu Ros.
"ada apa ma..."jawab Kalisa
"tadi kalian di rumah untuk bersih bersih kok lama kali?"tanya Bu Ros.
Kalisa bingung untuk menjelaskan dengan terbata dia menjawab."mmmhhh...itu...ma...ya bersih rumah lah..."jawab Kalisa dengan gugup.
"mana mungkin bersih rumah, orang rumah kalian sudah di bersihkan.mama minta tolong Aldo untuk cari orang untuk membersihkan ya termasuk kamar kalian dengan bunga mawar yang bermekaran di tempat tidur"kata Bu Ros
Kalisa seperti tidak percaya apa yang di katakan mamanya"jadi itu semua rencana mama?"tanya Kalisa seperti tak percaya dan wajah merah merona karena malu.
"iya...mama mau tau saja apakah Reza itu benar-benar sayang dengan kamu"kata Bu Ros
"kalau seperti itu enggak nyambung ma..."kata Kalisa.
Bu Ros melihat anak gadisnya yang sudah menikah"mama mau tau apakah Reza itu bila dekat dengan mu selalu bergairah, kalau di tanyakan langsung sama kamu mama enggak dapat jawaban"kata Bu Ros.
"mama enggak ada maksud apa apa, sebaiknya kamu punya pembantu untuk mengerjakan rumah. kamu pasti capek untuk melayani suami,menjaga anak dan membersihkan lainnya serta masak lagi"kata Bu Ros
Kalisa hanya diam karena apa yang di katakan mamanya ada benarnya juga."gaji Reza sanggup bayar orang kok, terus mama sudah dapat orang namanya bi Inah,bisa lah kerja di rumah kamu.tapi kamu harus hormati karena dia orang tua"kata Bu Ros.
"iya ma..."jawab Kalisa.
"kalau kamu mau cari tambahan orang kerja boleh tapi saran mama cari yang sudah ibu ibu sedikit tua,janda tua.carilah orang yang lebih tua dari kita dan jangan yang masih muda"kata Bu Ros.
Kalisa hanya mengiyakan apa yang di omongkan mamanya dan tidak membantah."ma...kenapa harus orang tua..."tanya Kalisa.
"kalau yang masih muda...aduh...kamu enggak takut kalau suami mu nanti di ambil orang.kamu enggak dengar berita selebritis kalau suaminya di ambil baby sitter anaknya"kata Bu Ros menjelaskan.
Kalisa tersenyum dengan omongan mamanya sehingga membuat Bu Ros sedikit emosi"kamu itu sekarang boleh senyum nanti kalau kejadian kamu bisa menangis.coba kamu lihat orang yang kerja di rumah kita? semuanya sudah pada tau,mama harus lebih cantik dan selalu standby kalau ayah mu mau sesuatu yang kamu sudah tau."kata Bu Ros
"iya...ma..."jawab Kalisa.
"kamu kan tau kalau mama tidak kerja di luar jadi terkadang kalau ayah mu mendapat perhatian yang membuat dia takut khilaf dia pasti pulang cepat ya alasan pusing minta pijit tapi setelah itu ya olah raga ranjang, bisa siang,sore atau malam dan terkadang dia minta mama menyusul ke hotel kalau lagi meeting di hotel"kata Bu Ros pada anaknya biar mengerti.
__ADS_1
"terima kasih ma... sudah memberikan wejangan yang berharga,Kalisa akan ingat"kata Kalisa.
"ya... harus di ingat... walaupun sudah nenek nenek mama masih standby lho... walaupun mama sudah monopouse kan ada cairan di jual, dokter yang kasi tau"kata Bu Ros.
"wkwkwkwk...mama memang oke"kata Kalisa memberikan jempol pada mamanya.
"makanya mama kasi tau kamu... feeling mama kamu sebentar lagi hamil, jangan di tunda...mama masih bisa bantu kamu urus salsa kalau kamu sibuk nantinya. ayah mu juga akan mendukung kok"kata Bu Ros lagi.
"belum bisa Kalisa bayangkan karena sebentar lagi juga mau kerja walaupun di puskesmas"kata Kalisa.
"tidak usah di bayangkan tapi di jalani saja pasti ada jalannya"kata Bu Ros dengan semangat.
Begitu lah Bu Ros yang memberikan nasehat sebagai seorang istri pada anak perempuan satu satunya. bagaimana menjalani seorang istri agar pernikahan berjalan dengan lancar, karena agar seorang suami tidak selingkuh maka seorang istri harus bisa selalu bisa memberikan servis yang memuaskan di ranjang, pasti dia tidak akan mencari yang lain di luar sana.
"Assalamualaikum..."
kata pak Dharma memberikan salam dan masuk ke kamar dan untungnya mereka sudah selesai membahas tentang masalah ranjang. Mereka lagi mengganggu salsa yang sudah mulai bisa di ajak bicara yang walaupun hanya tertawa saja.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
beri lah bunga mawar yang bermekaran
atau secangkir kopi hangat
serta
vote... vote... vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏