Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.128


__ADS_3

Akhirnya Reza dan Kalisa keluar dari mobil setelah kalisa memasukkan hadiah untuk anak Anita ke dalam paper bag .


"sudah siap kan?"tanya Reza


"sudah bang...kita jangan lama di sini ya... kasihan salsa dengan mama"kata Kalisa.


"iya...ini kan teman mu, kalau Abang ikut aja"jawab Reza.


Kalisa tersenyum dengan jawaban Reza karena memang benar adanya, yang di datangi adalah temannya dan sekaligus ada mantan nya di sini.


"kamu kok senyum sendiri, senang ya...jumpa dengan mantan?"kata Reza.


"apaan sih bang...aqu ke sini mau menyelesaikan masalah, jangan buat mood qu enggak enak"kata Kalisa dengan wajah cemberut.


Reza sebenarnya mau becanda tapi ternyata Kalisa lagi tidak bisa di ajak bercanda."aduh...bisa kacau kalau moodnya hilang"kata Reza dalam hati sambil garuk kepala


"maaf ... maaf...kita sudah di sini, sebaiknya kita jumpai Anita "kata Reza


"mmmhhh...jangan suka ngomong yang enggak enggak ya..."kata Kalisa pada suami nya


"oke...tapi jangan cemberut begitu ya..."kata Reza pada istrinya.


"mmmhhh..."jawab


Mereka berdua pun turun dari mobil, Reza membukakan pintu untuk kalisa. setelah itu mereka berdua bergandengan masuk ke dalam dan mencari ruangan Anita di rawat.


Reza melihat tempat praktek dokter Lukman,dia jadi teringat waktu dulu ke sini dengan almarhumah Dewi. Mereka berdua periksa dengan dokter Lukman.


Kalisa melihat ke arah Reza yang seperti mengingat tempat ini."bang...kamu kenapa?"tanya Kalisa


"enggak apa apa, lihat lihat aja"jawab Reza.


"masa sih... ingat dengan kak Dewi?"tanya Kalisa lagi.


"enggak... perasaan kamu saja"jawab Reza lagi.


"kirain... ingat... namanya juga dulu pernah periksa di sini "kata Kalisa


"ya sudah... enggak usah di bahas lagi, kita tanya aja kamarnya temanmu itu di mana "kata Reza.


"iya ..ini mau di tanyakan "jawab kalisa.


Mereka berdua pas sampai di tempat perawat yang jaga, memang tidak terlalu besar tempat dokter Lukman, seperti klinik untuk melahirkan. Kalisa dengan inisiatif langsung bertanya pada perawat yang jaga.


"suster... tempat Anita di rawat, di mana ya..."tanya Kalisa


"oh...ibu Anita di ruang 3c Bu...dari sini lurus aja lalu belok kiri"jawab perawat menjelaskan.


"terima kasih suster"kata Kalisa.


"sama sama ibu ..."jawab kalisa.


Reza dan Kalisa pun jalan dengan arahan dari perawat,. sampai di depan kamar 3c rasanya kalisa berat mau mengetuk pintu dan masuk ke dalam."kita sudah sampai di depan pintu kamar, kenapa enggak di ketuk?"tanya Reza pada istrinya.


"iya bang...Sabar napa"jawab kalisa


"sebentar nya aqu malas tapi bagaimana lagi"kata Kalisa dalam hati sambil mengetuk pintu kamar.

__ADS_1


Tok...tok...tok...


Dari dalam ada orang yang membukakan pintu,dan ternyata yang membukakan pintu adalah Rendi.


"eh...kalisa... masuk..."kata Rendi mempersilahkan tamu masuk ke dalam.


"iya...aqu mau jenguk Anita, sudah lahiran kan dia?"kata Kalisa.


"sudah...ayo masuk..."kata Rendi.


Ada kecanggungan di antara mereka berdua,Reza yang melihat itu mulai mencairkan suasana."iya ...ayo kita lihat anaknya,abang sudah enggak sabar.baby nya cewek atau cowok?"tanya Reza sambil masuk ke dalam ruangan.


Anita yang di dalam lagi menggendong anaknya, seperti baru selesai menyusui.


"eh... kalisa?"kata Anita sedikit terkejut melihat kedatangan kalisa dan suami


"iya...aqu mau melihat bayi mu, apa orang nya? laki laki atau perempuan?"tanya Kalisa pada sahabat lamanya.


"bayi qu jenis kelamin nya perempuan"jawab Anita.


"oh... selamat ya... semoga bayi dan ibu sehat sehat saja"kata Kalisa.


"a...min... terima kasih atas doanya"kata Anita.


Rendi yang melihat ada kalisa dan Reza datang, mempersilahkan tamu untuk duduk.


"silahkan duduk,saya tinggal sebentar"kata Rendi


"iya .."jawab Reza singkat.


"baby nya di sini atau dengan perawat ?"tanya Kalisa


Tiba tiba kalisa mau ke kamar kecil, dia pun mengajak Reza untuk menemani.


"bang...aqu mau ke toilet, temani ya..."ajak kalisa


"di sini aja kalisa"kata Anita.


"enggak usah...aqu di luar saja, oh...iya,ini ada sedikit untuk baby mu."kata Kalisa


"terima kasih kalisa atas kunjungan nya"kata Anita


"sama sama...aqu keluar dulu "kata Kalisa


Kalisa pun keluar dari kamar dan mencari toilet di ikuti oleh Reza dari belakang. Setelah Sampai di toilet,Reza pun ke toilet laki laki tanpa kalisa sadari.


Setelah selesai di toilet Kalisa keluar dan mencari keberadaan Reza ,tapi tidak ketemu.Dia malah jumpa dengan Rendi .


"kalisa...ada waktu sebentar? aqu mau bicara"kata Rendi.


Sebenarnya kalisa tidak mau bicara dengan Rendi tapi dari pada berlarut lebih baik di selesaikan.


"apa yang mau di bicarakan? menurut qu tidak ada yang perlu di bicarakan "kata Kalisa


"ayolah kalisa... sebentar saja... please..."Rendi membujuk kalisa.


"baiklah kalau begitu, paling lama 10 menit"kata Kalisa

__ADS_1


"oke...aqu janji tidak akan lama"kata Rendi.


Di sebelah mau keluar ada taman kecil,jadi di sana Rendi mengajak kalisa untuk bicara.


"Kalisa... sebenarnya aqu mau minta maaf atas cerita kita "kata Rendi


"tidak ada yang perlu di maafkan "jawab kalisa


"dalam hubungan kita kemarin,aqu yang salah, aqu selingkuh dan tidak bisa setia padamu, padahal aqu tau kalau kamu itu setia. Aqu khilaf sehingga membuat Anita hamil "kata Rendi lagi.


Hampir saja kalisa menjatuhkan air mata di pipi tapi itu semua dia tahan.


"Sudah lah Rendi...kamu tidak usah menceritakan hal yang tidak penting sekarang kamu dan Anita sudah memiliki anak"kata Kalisa akhirnya.


"iya...kamu betul tapi aqu mau kita bisa seperti sahabat ya..."kata Rendi membujuk kalisa.


Kalisa menarik nafas panjang dan menjawab pertanyaan Rendi.


"maaf Rendi...aqu sudah menikah,jadi kita berteman biasa saja.sebaiknya Anita saja sahabat mu, cintai dia. apa lagi sekarang sudah ada anak di antara kalian berdua.


Alhamdulillah...aqu sudah menemukan orang yang tepat."kata Kalisa.


Rendi yang sebenarnya tidak terima tapi bagaimana lagi."apakah kamu bahagia?"tanya Rendi.


"untuk apa kamu menanyakan itu...?bukan urusan mu juga"kata Kalisa sedikit kesal.


"apa maksud si Rendi ini? membuat aqu kesal saja"kata Kalisa dalam hati.


"maaf...kalisa...aqu hanya mau tau saja,biar hati ini tenang."kata Rendi


"tak usah kamu tanya itu, yang pasti sekarang aqu sudah bahagia. Sebenarnya aqu kemari atas saran dari suami, dia mau aqu tidak ada cerita dan dendam dengan mu dan Anita."kata Kalisa menjelaskan pada Rendi, sehingga membuat Rendi terdiam sesaat mendengarkan perkataan mantan pacarnya itu.


Bagaimana kelanjutannya?


Bagaimana percakapan Rendi dan Kalisa?


apakah Reza tau kalau kalisa dan Rendi lagi ngobrol ?


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like ..like...like...


add favorit...


komentar yang membangun...


bunga mawar yang bermekaran


secangkir kopi hangat


serta


vote... vote... vote...

__ADS_1


terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2