Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab 144


__ADS_3

Setelah selesai makan bersama maka mereka pun rencana kembali ke kantor karena kendaraan Reza ada di sana.


"kita kembali ke kantor saja... kendaraan Reza di sana dan tas ayah tadi juga tinggal."kata ayah memerintahkan supir.


"baik pak..."jawab supir


Membawa mobil ke kantor kembali, karena sudah sore jadi mereka lama di perjalanan.


Jadi sampai kantor Reza langsung permisi, mengambil mobil dan lanjut pulang ke rumah.


"ayah...bang Aldo...saya duluan... sudah sore."kata Reza.


"ya sudah...kamu hati hati di jalan."jawab ayah.


"oke...salam untuk kalisa dan salsa."kata Aldo.


Reza pun jalan sendiri sementara supir keluar,gantian dengan Aldo membawa mobil dan ayah tetap duduk di belakang.


"kita langsung pulang kan ayah?"tanya Aldo


"ya sudah...kita pulang...ayah sudah capek mau istirahat."jawab ayah.


Aldo yang juga tidak sabar untuk pulang mau jumpa dengan mama dan mau cerita tentang pertemuan nya dengan Aisyah tadi.


Namanya juga jam pulang kerja jadi macet di jalan sehingga membuat pak Dharma ketiduran di dalam mobil.


Tak berapa lama mereka pun sampai di rumah,Bu Ros di dalam sendirian karena salsa sudah kembali ke rumah Reza.


Jadi aktifitas saat ini hanya di rumah dan menyibukkan diri sendiri seperti merawat tanaman di halaman.


Masuk mobil ke garasi jadi Bu Ros mendekati untuk menyambut suami tercinta,Aldo yang turun duluan dan sudah memberi tahu ayah sudah sampai.


"lho...mana ayah."tanya Bu Ros


"ada di dalam ma...eh Aldo ada cerita seru dengan mama tapi mandi dulu, setelah makan malam kita ngobrol ya ma..."kata Aldo.


"mmmhhh... tapi kamu mau cerita apa?"Bu Ros penasaran


"ada deh... pokoknya mama pasti enggak percaya."kata Aldo membuat penasaran Bu Ros.


"ya sudah... nanti malam saja..."jawab Bu Ros karena mau melihat dan ngurusin suami tercinta, mana tau ada yang mau di bantu atau menyiapkan sesuatu yang di perlukan.


Walaupun sudah mulai umur lanjut tapi Bu Ros selalu melayani suaminya seperti pengantin baru, sehingga langgeng sampai sekarang.


Melihat suaminya masih di mobil, maka di bangunkan."ayah... sudah sampai... bangun..."kata Bu Ros dengan kemah lembut.


"mmmhhh... sudah di mana ini?"tanya pak Dharma sedikit terkejut.


"sudah sampai rumah... sudah sore pun..."kata Bu Ros dengan lemah lembut.


Pak Dharma mengikuti perintah dari istrinya, kalau lagi berdua Bu Ros bicara dengan lemah lembut, berbeda kalau ada orang lain sedikit cerewet. Itu di lakukan karena memang permintaan dari pak Dharma sendiri.

__ADS_1


Jadi sampai sekarang tetap di lakukan biar suami senang.


Masuk ke dalam sudah di siapkan Bu Ros, dari mandi sampai baju sudah ada di atas ranjang."bagaimana kerja hari ini ayah?",tanya Bu Ros


"Alhamdulillah... berjalan dengan lancar tapi ada sedikit insiden, hampir saja enggak jadi meeting dengan infestor besar."kata pak Dharma


"kenapa?"tanya Bu Ros penasaran.


"itu loh ma...anak mu... seenaknya keluar kantor di saat mau meeting, tapi untung saja pihak rekan bisnis yang memundurkan jadwal."kata pak Dharma menjelaskan.


"maksudnya Aldo? saat mau meeting keluar kantor?"


"iya... alasannya ada temannya mau lihat rumah, padahal kan masih banyak anggota yang lain... untung saja rezeki masih di tangan."kata pak Dharma menjelaskan lagi.


"ck... nanti di beri tau Aldo, dia juga mau ngobrol sama mama nanti malam "


"bagus lah...ayah mau pindahkan tempat kerjanya, jangan kelamaan di bagian marketing."


"apa Aldo bisa? dia belum satu tahun kerja di sana...biar saja di bagian marketing saja dulu."kata Bu Ros


Pak Dharma seperti lagi memikirkan sesuatu, tapi tidak di ungkapkan nya.


"tapi ma... maksudnya... ayah mau mempercayakan perusahaan kita pada Aldo dan Reza jadi wakil nya."kata ayah bersungguh sungguh.


"begitu ya... nanti mama coba beri masukan pada Aldo, sebaiknya dia..."kata Bu Ros terputus.


"ya beritahu dia saja...ayah doakan dia cepat menikah...biar lebih bertanggung jawab.


"a...min...mama juga berdoa seperti itu dan sekarang Aldo itu sudah serius kepingin nikah tapi belum ketemu jodoh saja."kata Bu Ros


"ya... nanti mama tanyakan.. sekarang sebaiknya ayah mandi saja..."


Pak Dharma ke dalam kamar mandi dan Bu Ros keluar dari kamar mau menyiapkan untuk makan malam.


Aldo yang ternyata lagi santai di ruang keluarga tapi Bu Ros membiarkan nya saja lanjut ke dapur.


"mama kok lewat saja..."kata Aldo dalam hati.


Sementara itu Reza sudah sampai ke rumah, masuk ke dalam.


"Assalamualaikum..."


"Wa'alaikum salam..."jawab bibi dari dalam.


Di dalam terlihat Kalisa lagi berbaring di depan televisi dan salsa juga di sana bersama dengan baby sitter.


"Kalisa... bagaimana hari ini? ada yang mau di inginkan?"tanya Reza sambil mengelus rambut untuk membangunkan istrinya


"enggak ada untuk saat ini...tapi belum tau kalau nanti malam."jawab kalisa.


"ya sudah... jangan minta yang aneh ya nak..."kata Reza sambil mengelus perut Kalisa yang masih datar.

__ADS_1


"ya ayah... semoga mama enggak minta yang aneh."jawab kalisa.


"eh...salsa... nanti sama ayah...tapi ayah bersih bersih dulu."kata Reza mau masuk ke dalam.


Kalisa pun bangun mengikuti suaminya yang masuk kamar."mba...jaga bentar salsa...saya mau ke dalam."


"iya...Bu..."jawab mba baby sitter.


Reza yang di kamar sudah mau membersihkan badan, melihat istrinya masuk kamar.


"lho... kenapa ke sini? bukannya istirahat?"


"bosan badres terus...Abang mau mandi? biar di ambil kan handuk nya."kata Kalisa.


"sayang...abang bisa sendiri... tolong jaga anak kita... kalau seperti ini abang juga bisa sendiri..."kata Reza.


"maaf bang...aku ingat dengan pesan mama... menyiapkan semua perlengkapan suami saat mandi, kerja..."jawab kalisa.


"itu memang betul... tapi kondisi sekarang tidak memungkinkan... jadi kamu berbaring di tempat tidur saja sekarang."kata Reza


Kalisa mengikuti perintah suami nya tapi di saat Reza mandi,Kalisa mengambilkan baju dan perlengkapan lalu di letakkan di atas tempat tidur, siap itu dia kembali berbaring di tempat tidur.


Reza yang sudah selesai mandi,mau mengambil baju di lemari. Tapi karena ada di atas tempat tidur, di ambil nya dengan menggelengkan kepalanya,lalu di pakai nya.


Setelah selesai semua dia pun mendekati Kalisa.


Cup...


"terima kasih sayang..."kata reza


Mengerutkan keningnya karena tiba tiba mengucapkan terima kasih.


"untuk...?"tanya Kalisa tanda tanya


"menyiapkan baju abang... seharusnya enggak usah."kata Reza sambil memeluk istrinya.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like... like... like...


add favorit


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...

__ADS_1


terima kasih


🙏🙏🙏


__ADS_2