
Di kantor Reza sampai lebih awal, dia mengerjakan dan memeriksa pekerjaan yang hampir dua minggu lebih di tinggalkan. Sebenarnya sudah di kerjakan semua oleh asisten Reza namun dia mau memeriksa ulang mana tau ada yang belum sempurna.
Setelah semua selesai dia istirahat sejenak dan melihat ada foto dia dan almarhumah Dewi di sisi meja. Di pandang nya foto tersebut tak terasa mata nya berkaca kaca mau menangis, tapi cepat di ambil nya tissue."kenapa kamu terlalu cepat pergi?"katanya pada foto itu.
Kring...
Kring...
Kring...
Terdengar suara HP Reza yang terletak di atas meja, di lihat nya di layar HP ada nomor telepon yang tidak di save menghubungi nya."siapa yang telpon ya?"kata Reza dalam hati.
Tapi di angkatnya juga panggilan tersebut.
Reza :"Assalamualaikum..."
sambil memegang Hp di tangan, terdengar suara yang dia kenal.
Kalisa:"wa'alaikum salam, bang ini Kalisa"
Reza. :"ya...ada apa Kalisa?"
Kalisa:"maaf mengganggu, hari ini pulang jam berapa?tadi aqu lupa ingatkan kalau salsa ada jadwal imunisasi, abang bisa ikut kami? nanti kan jadi tau perkembangan salsa"
Reza :"iya di usahakan pulang cepat,jam berapa kira kira?
Kalisa:"jadwal praktek dokter jam 4, biar di daftarkan dulu. Nanti di kabari pakai wa mama saja, karena Kalisa belum ada nomor wa."
Reza :"oke... nanti kabari saja ya... nanti aqu pulang cepat, kabar Salsa bagaimana?"
Kalisa:"ini dia baru saja mandi lalu minum susu,tadi pagi pas bang Reza ke kamar aqu ngantuk berat karena dia ngoceh aja tadi malam, pas subuh dia ngantuk jadi aqu juga setelah sholat tidur juga"
Reza. :"oh...gitu ya...maaf salsa sudah merepotkan kamu"
Kalisa :"bang Reza ini seperti orang lain saja, Salsa kan juga keponakan qu"
Reza. :"iya, tapi kamu yang setiap hari capek"
Kalisa :"enggak apa-apa, sudah dulu ya... kalau mau lihat Salsa Video Call ke nomor wa mama"
Reza. :"boleh boleh"
Kalisa :"oke lanjut ke sana aja,
Assalamualaikum....
Reza. :"wa'alaikum salam....."
Reza yang mematikan Hp, di lihat nomor yang tadi menghubungi langsung di save nomor tersebut.Nama yang di buat Reza adalah bunda Salsa, setelah itu dia hubungi nomor mertua nya untuk V.C dengan Salsa.
__ADS_1
Koneksi tersambung dan ada Salsa dan Kalisa dengan memakai warna baju senada.
"Assalamualaikum....papa..."kata Kalisa di sana seolah-olah yang bicara itu Salsa.
Reza tersenyum melihat dua orang di layar Hp-nya yaitu Kalisa dan Salsa."wa'alaikum salam... Salsa baik budi dengan bunda,jangan rewel, kasian bunda"kata Reza
Kalisa yang berada di kamar dengan salsa menjawab pertanyaan yang seolah olah dia adalah bayi tersebut"iya...papa... kerja yang rajin,biar bisa beli susu,popok dan banyak lagi"
Karena kalau video call tidak begitu jelas suaranya jadi Reza hanya mengangguk dan tersenyum,
Bingung mau bicara apa jadi Reza putuskan untuk mengakhiri V.C dengan kata "da...da...da..."sambil melambaikan tangan ke Kalisa dan Salsa.
Reza pun melanjutkan aktivitas di kantor, apa lagi dia mau pulang cepat hari ini.
Di rumah ternyata Bu Ros juga melihat Video Call antara Reza dan Kalisa serta Salsa."sudah selesai video call nya?"tanya Bu Ros pada anaknya
"sudah ma..."jawab Kalisa
"jadi bagaimana nanti waktu imunisasi?"tanya Bu Ros
"sama papanya salsa dong ma, biar tau dia perkembangan anaknya. Aqu ya ikut juga menemani agar Kalisa tau perkembangan Salsa. Lagian salsa lebih banyak bersama Kalisa dari pada papa-nya"jawab Kalisa
"kamu enggak canggung kan nanti, atau mama temani juga?"tanya Bu Ros
Kalisa melihat mamanya, mungkin maksud mamanya itu baik. Tapi kalau hanya imunisasi aja kan enggak perlu terlalu banyak yang ngantar.
"ya sudah kamu hati hati di jalan"kata Bu Ros pada anaknya.
"oke ma..., kami ke dalam dulu ya oma, Salsa sudah ngantuk mau tidur lagi"kata Kalisa pada mamanya.
Kalisa dan Salsa masuk kamar tapi Bu Ros berpesan pada anaknya"setelah Salsa tidur mama mau bicara sama kamu"
"iya mama"jawab Kalisa sambil menggendong Salsa masuk ke dalam kamar.
30 menit di dalam kamar akhirnya Kalisa keluar dari kamar, dan mencari keberadaan mama nya."mama dimanakah berada?"tanya Kalisa
Mendengar panggilan dari Kalisa, Bu Ros keluar kamar mencari keberadaan putrinya juga.
"Kalisa... mama di sini"kata Bu Ros sambil duduk di ruang keluarga.
Kalisa pun mendatangi mama-nya,"ada apa ma?"tanya Kalisa
"mama mau tanya tentang pesan terakhir kakak mu, apakah kamu bersedia?",tanya Bu Ros
Kalisa diam sejenak dan menarik nafas panjang untuk menjawab pertanyaan mamanya.
"ma...Kalisa memang sudah berjanji pada almarhumah kakak, Salsa juga setiap hari sama Kalisa. Kalau Kalisa enggak masalah, kalau bang Reza bersedia. Kalau masalah cinta, lambat laun akan tumbuh dengan sendirinya"kata Kalisa
"syukur lah kalau kamu bersedia"kata Bu Ros
__ADS_1
"mama sudah membicarakan pada bang Reza?"tanya Kalisa
"belum nak,hanya saja firasat mama dia sudah tau"jawab Bu Ros
"ma... sebaiknya kita tunggu 40hari kepergian kakak, baru mama sampaikan pada bang Reza."kata Kalisa.
"tapi mama bingung mau jelaskan bagaimana, karena waktu itu hanya kamu dan mama yang tau. Mama takut di pikiran Reza itu hanya karangan mama saja"kata Bu Ros.
Pak Dharma keluar dari kamar mendengar diskusi ibu dan anak jadi ikut nimbrung dengan mereka.",mama dan Kalisa bicara tentang apa?"tanya pak Dharma.
"tentang pesan terakhir Dewi ayah"kata Bu Ros
Pak Dharma duduk di kursi lalu berkata"mama enggak usah di pikirkan, nanti ayah yang ngobrol dengan Reza. Biar di kantor saja ayah obral kan, mama yang tenang saja"
"bagaimana tidak di pikirkan, yang almarhumah Dewi yang menyebutkan pesan itu pada mama dan Kalisa. Mana mungkin juga Kalisa yang bicara seperti itu, di kirain nanti ngarang lagi"kata Bu Ros
Suasana ruang keluarga sedikit hangat , tiba tiba terdengar suara tangisan Salsa untuk mengakhiri perdebatan.
hoek
hoek
hoek
Kalisa tiba tiba berdiri di atas kursi yang dia duduki."Seperti nya salsa sudah bangun"kata Kalisa masuk ke dalam kamar untuk melihat keadaan baby girl itu.
Setelah di periksa ternyata Popok sekali pakai sudah basah, jadi tidak nyaman untuk Salsa."oh... ternyata baby girl bunda terbangun gara gara basah, kit ganti popok nya ya..."kata Kalisa.
Popok sekali pakai itu pun di ganti oleh bundanya, biar salsa jadi nyaman dan tidak kena iritasi.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
Terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1