
Tapi Kalisa tetap saja tidak tenang dan menangis karena cemas dan takut"hiks...hiks..hiks...buka pintunya "kata Kalisa.
"Kalisa tenang... jangan panik"kata Reza sambil menelpon seseorang minta pertolongan.
Suasana di dalam lif gelap oksigen pun hanya untuk berdua menipis, jadi membuat Kalisa menjadi strees."aaaaaaaaa gelap... aqu takut"kata Kalisa histeris menjerit sehingga membuat Reza bingung dan panik juga.
Di tenang kan nya Kalisa terlebih dahulu, duduk dengan kaki di luruskan biar lebih nyaman. Kalisa yang ketakutan memeluk Reza,"kamu sabar dulu"kata Reza.
"Telepon siapa ya...???"kata Reza panik ngomong sendiri
Tombol lif pun di telpon tidak berfungsi karena percaya juga di dobrak tak bisa akhirnya Reza pasrah dan duduk di sebelah Kalisa"bang masih lama? sampai kapan kita di sini ?aqu takut"tanya Kalisa
"aqu juga enggak tau, kita tunggu saja sambil duduk. Tapi kamu jangan panik"kata Reza
"ya...tapi aku takut"kata Kalisa
"jangan takut ada aqu di sini"jawab Reza.
Akhirnya mereka pasrah dan duduk bersebelahan sambil kaki di luruskan, karena lama sekali pertolongan dari pihak mall setempat maka Reza dan Kalisa tertidur.
"Brak..."
Tiba tiba pintu lif di buka paksa, Reza yang mendengar pun terbangun dan pihak security terlihat di depan pintu."Alhamdulillah...",kata Reza spontan.
"ayo bantu bapak ini dan pasangan nya"kata security melihat Reza dan Kalisa lagi duduk bersebelahan Kalisa yang menyandarkan kepala di bahu Reza.
Mereka mendapat pertolongan pertama dari pihak mall di tempat ruangan klinik kecil pihak mall. Di baringkan ke duanya dan diberi bantuan oksigen pada mereka. kondisi Reza tidak begitu lemas, setelah di beri oksigen sebentar dia sudah bisa duduk seperti biasa.
Kalisa masih belum sadar tapi sudah ada bantuan oksigen di berikan jadi dokter memantau nya saja,
"bagaimana keadaan nya dokter?apa harus di bawa ke rumah sakit?"tanya Reza pada dokter
"tidak perlu pak sebentar lagi juga akan siuman"kata dokter.
Hampir 30 menit Kalisa baru sadar"Alhamdulillah... sudah sadar"kata Reza melihat Kalisa sudah mulai sadar.
"Kalisa bagaimana keadaan mu"tanya Reza
"oh... sedikit pusing bang"jawab Kalisa.
Maka Kalisa di beri teh manis hangat biar kondisi kembali stabil begitu juga Reza minum teh hangat juga.
Kondisi sudah fit seperti semula maka Reza dan Kalisa mau pulang ke rumah, tapi pihak manager mall menemui mereka berdua."selamat malam bapak dan ibu, sebelum nya saya minta maaf atas kejadian ini"kata pak manager.
"ya pak lain kali jangan ter ulang lagi kejadian seperti yang kami alami"kata Reza
"ya pak kami berusaha meningkatkan keamanan mall, sebagai tanda maaf kami ini ada voucher menginap di hotel kami untuk 2 malam untuk pasangan bapak dan ibu. voucher ini berlaku selama 6 bulan, jadi sebelum hangus sebaiknya di pergunakan"kata manager mall tersebut.
__ADS_1
Reza tidak menjawab hanya menerima dan melihat amplop putih yang di serahkan kepada nya,"terima kasih"hanya itu jawaban Reza.
"sama sama pak,kami juga minta maaf atas insiden tadi. Jangan lupa voucher nya di pergunakan bersama istri",kata pak manager.
Reza hanya tersenyum mendengar nya.
Kalisa seperti nya sudah bisa untuk berjalan"bang ayo kita pulang,ini sudah malam, kasian salsa"
"ya..."jawab Reza.
"maaf Bu atas insiden tadi, jangan lupa di pergunakan voucher dari kami"kata pak manager.
Kalisa yang tak mengerti maksud manager hanya tersenyum simpul saja.
Reza dan Kalisa ke parkiran mau pulang ke rumah, sampai di area parkir "sudah jam berapa bang?kok sudah sepi parkiran"kata Reza
"jam 11 malam"jawab Reza
"Astaghfirullah hal'azim ayo cepat kita pulang"kata Kalisa.
Mereka pun pulang menuju rumah, selama dalam perjalanan pikiran Kalisa hanya pada salsa saja karena sudah beberapa jam di tinggal. Tak pernah dia meninggalkan salsa selama ini."bang enggak ada telpon dari mama atau ayah, pasti mereka di rumah menunggu kepulangan kita"kata Kalisa.
"mungkin ada,.HP qu low bad karena tadi menghidupkan lampu di dalam lif tadi"kata Reza
"oh...ya sudah kita secepatnya saja pulang dan jangan ngebut"kata kalisa.
Mobil di parkiran halaman rumah Kalisa pun turun dari mobil"Assalamualaikum...ayah"kata Kalisa pada ayahnya
"wa'alaikum salam..."kata pak Dharma dan melihat ke arah Reza sementara Kalisa langsung masuk ke dalam rumah.
"mama..."panggil Kalisa lalu mencari keberadaan mama dan salsa.
Ternyata mama nya ada di kamar mereka,
"Kalisa...kenapa lama pulang nya?"tanya Bu Ros
"itu ma...tadi itu ada sedikit insiden"jawab Kalisa dengan santai.
Bu Ros merasa ada yang di sembunyikan"maksudnya?"tanya Bu Ros
"tadi pas waktu pulang kami terjebak di lif, seperti nya lebih dari satu jam"kata Kalisa
"apa?kamu enggak apa apa?"tanya mama
"ya.... seperti biasa lah, mama kan tau bagaimana aqu kalau terjebak lif begitu"jawab Kalisa.
"Reza dimana?"
__ADS_1
"ada di luar ma sama ayah"kata Kalisa
Bu Ros keluar kamar mencari keberadaan Reza yang ternyata ada di ruang tamu dengan pak Dharma lagi berbincang."Reza...apa benar tadi kalian terjebak di lif?"tanya Bu Ros
"iya...ma..."jawab Reza.
"waduh... pasti dia histeris"kata Bu Ros
"oh... jadi Kalisa seperti itu kalau terjebak di lift"kata Reza dalam hati.
Bu Ros duduk bersama pak Dharma dan Reza di ruang tamu"jadi tadi bagaimana kejadiannya"tanya Bu Ros
"Kalisa tadi memang histeris begitu seperti trauma"jawab Reza.
Pak Dharma yang melanjutkan obrolan dari Reza"Kalisa itu kalau terjebak di lif memang seperti itu, dulu waktu kecil dia pernah terjebak di lif sendirian sampai 1 jam"kata pak Dharma
"di dalam lif itu dia sampai pingsan, kejadian itu waktu berada di kantor ayah. Dan semenjak itu dia tidak mau lagi ke kantor dan tidak mau kerja di kantor katanya"pak Dharma menjelaskan pada Reza.
"oh...tadi Kalisa sempat pingsan juga di sana"kata Reza.
"pantesan aja dari tadi salsa rewel aja dan HP kamu juga tidak aktif"kata Bu Ros
"maaf ma...tadi waktu di lif Reza nyalakan lampu nya sehingga baterai low bad"
"ya. sudah enggak apa apa,lain kali kalau ke mall hindari naik lif jalan eskalator saja"kata pak Dharma
"iya ayah...tadi naik lif maksudnya biar cepat pulang, tapi ternyata terjadi insiden", jawab Reza.
Sementara Kalisa di dalam kamar enggak peduli kalau ayah mama dan Reza ngomongin dia, dia sibuk bersih bersih dan ganti baju untuk tidur bersama Salsa.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏👍