
“Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau Ananda Reza Syahputra Harahap bin Almarhum Ismail Harahap dengan anak saya yang bernama Kalisa Aulia binti Dharmawan dengan mas kawinnya berupa emas 200 gram di bayar Tunai.”
"Saya terima nikahnya dan kawinnya Kalisa Aulia binti Dharmawan dengan mas kawinnya yang tersebut, tunai.”
"Sah"
tanya tuan Kadi pada saksi ke dua belah pihak
"Sah"
Jawab para Saksi dan hadirin yang ada di tempat acara akad nikah berlangsung.
"Alhamdulillah...."
Kata tuan Kadi dan lanjut membacakan doa untuk ke dua mempelai setelah ijab Kabul selesai di ucapkan.
"A...min..."jawab para tamu yang ada setelah doa selesai di ucapkan.
Setelah selesai membaca doa Kalisa dan Reza menandatangani surat nikah yang sudah di sediakan oleh tuan Kadi dari kantor KUA.
"sekarang kalian sudah sah menjadi suami istri, mempelai pria menyerahkan mahar pada istrinya."kata tuan Kadi pada kedua mempelai.
Reza menyerahkan mahar pada Kalisa dan di terima setelah itu mempelai wanita mencium punggung tangan mempelai pria.
"sekarang sungkem pada ke dua orang dan mohon doa restu pada mereka"perintah tuan Kadi pada kedua mempelai.
Pak Dharma, Bu Ros dan Bu Ani sudah duduk di tempat yang sudah di sediakan, Kalisa yang sungkem pada ayah dan mamanya ada tangis haru dan bahagia di sana."ayah... mohon doa restu"kata Kalisa pada pak Dharma.
"ya...nak jadi istri yang patuh pada suami"bisik pak Dharma pada Kalisa
"insha Allah ayah"jawab Kalisa lalu berpindah pada Bu Ros mamanya"ma.. mohon doa restu"kata Kalisa lagi
"pasti mama merestui mu sayang... jadi istri yang Soleha ya..."pesan Bu Ros pada anaknya dan Kalisa hanya mengangguk saja
Dan terakhir Kalisa sungkem pada Bu Ani
"mohon doa restu ma..."kata Kalisa
"pasti nak..."jawab Bu Ani dan memeluk Kalisa yang sekarang menjadi menantunya.
Reza yang sungkem pada pak Dharma mohon doa restu"mohon doa restu ayah"kata Reza
",ya... tolong jaga putri saya sebaik baiknya, hanya dia yang sekarang ini putri qu"pesan pak Dharma
"insha Allah Ayah, Reza janji"kata Reza pada pak Dharma.
Setelah itu lanjut ke Bu Ros selaku mama mertua nya."ma... mohon doa restu"kata Reza
"ya...mama Titip Kalisa, jaga dia sebaik baiknya"Pasan Bu Ros
__ADS_1
"ya...ma..."jawab Reza.
Pada saat Salim ke Bu Ani mamanya"mak... mohon doa restu"kata Reza.
"ya... jangan kau sia siakan Kalisa,jaga dan perlakukan dia dengan baik"pesan Bu Ani
"ya...ma..."memeluk mamanya dan terlihat Reza menangis bahagia di sungkeman.
"Acara sungkeman sudah selesai, saya permisi dulu karena ada lagi yang mau di nikah-kan"kata tuan Kadi pada pak Dharma.
"ya...pak sebaiknya kita makan dulu karena sudah di sediakan"kata pak Dharma
"maaf pak enggak sempat"jawab tuan Kadi.
Dari belakang Bu Ros membawakan bungkusan untuk di bawa pulang tuan Kadi.
"pak...ini ada sedikit untuk di makan di jalan atau di rumah"kata Bu Ros menyerahkan bungkusan pada tuan Kadi.
"terima kasih Bu"jawab tuan Kadi dan langsung pamitan keluar rumah.
Ke dua mempelai juga lagi salaman dengan tamu yang hadir dan setelah itu semua tamu di persilahkan untuk mencicipi makanan yang tersedia.
Setelah menerima ucapan selamat dari para tamu lalu saat nya ke dua mempelai foto pernikahan mereka untuk dokumentasi. Ada beberapa gaya yang sudah di foto, tiba tiba terdengar suara.
"hoek...hoek...hoek..."
ternyata tangisan Salsa terdengar."eh...kita belum foto dengan salsa"kata Kalisa pada Reza
mba iyem keluar dari kamar Bu Ros membawa Salsa."mba...sini Salsa kami mau foto bersama"kata Kalisa pada mba iyem yang mendekati untuk menyerahkan pada bundanya untuk foto bersama.
"maaf... sayang...dari tadi enggak jumpa sama bunda ya..."kata Kalisa menggendong Salsa.
"ya... sudah langsung kita di foto saja"perintah Reza pada foto graper .
"oke pak..."jawab foto graper.
Berfoto bersama bersama kedua keluarga juga sudah di lakukan, ternyata membuat Kalisa lapar dan keluar bunyi dari perutnya.
"krokkk... krokkk"
Terdengar bunyi kuat dari perut Kalisa sehingga terdengar Reza dan melihat ke arah istri nya itu."kamu lapar?"tanya Reza.
"iya... dari tadi aqu belum makan karena MAU cepak sekali dengan,. enggak sempat makan"jawab Kalisa.
"ya... sudah aqu ambil kan, mau apa?"tanya Reza.
"terserah apa saja"jawab Kalisa yang masuk ke kamar membawa Salsa yang lagi di gendongan nya.
Mengambil makanan yang tersedia membuat Reza bingung juga mau ambil yang mana untuk Kalisa, "aduh... yang mana Kalisa suka ya... ternyata kami berdua belum banyak saling mengenal, mengambilkan makanan untuk nya saja aqu bingung"kata Reza dalam hati.
__ADS_1
Ternyata Aldo mendekati nya sehingga Reza menanyakan pada Abang ipar nya itu."bang...kira kira Kalisa mau apa?aqu bingung"tanya Reza.
"kalau kami undangan biasanya dia ambil semua, nasi sedikit tapi lauk dan sayur yang banyak"jawab Aldo.
"oke bang terima kasih atas sarannya"kata Reza.
"ya...tapi setelah ini kamu harus tau dia suka apa dan apa yang tidak dia sukai"pesan Aldo pada Reza
"iya...bang"jawab Reza sambil menggaruk pinggiran samping kepalanya.
Makanan sudah ada di piring semua jadi Reza masker dalam kamar untuk di makan oleh Kalisa yang perutnya sudah keroncongan.
"ini makanan nya, makan sekarang saja biar Salsa aqu yang gendong"kata Reza.
"iya... sebentar karena Salsa nanggung nih... sudah hampir tidur"jawab Kalisa.
Reza meletakkan makanan di meja kamar dan mendekati kalisa dan Salsa. Ternyata Salsa sudah tidur dan di letakkan di box baby yang ada di kamar.
Kalisa tak menyadari kalau Reza ada di belakangnya sehingga mereka saling berhadapan dengan jarak yang dekat.
"terima kasih sudah mau jadi bunda Salsa dan jadi istri qu"kata Reza.
Kalisa bingung mau jawab apa"aduh...apa ya... yang mau qu jawab? kok tiba tiba bang Reza seromantis ini"kata Kalisa dalam hati.
"ya...sama sama lagian Salsa itu anak qu juga"jawab Kalisa dan tiba tiba..."Cup"
Reza mendekat dan mengecup kening dan menghirup aroma tubuh istrinya dan membuat Kalisa terdiam menerima kecupan dari Reza.
Dari balik pintu Bu Ani memanggil ke dua pengantin"Reza... masih siang...jangan ngamar dulu... banyak tamu yang mau mengucapkan selamat pada kalian"kata Bu Ani yang memasuki kamar.
Untung saja Kalisa langsung mendekati meja mengambil makanan untuk nya.
"aduh...mak...suka sekali mengganggu... lagi posisi romantis, nasib...nasib... dapat mamak seperti ini"kata Reza dalam hati.
BERSAMBUNG
*****
jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
__ADS_1
Terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏