
Pagi hari di kamar hotel berbaring dua insan yang tadi malam memadu kasih, Reza tidur menghadap Kalisa dan begitu pula sebaliknya.
Mereka tidur saling berpelukan dan tidur nyenyak malam ini sampai tak sadar ternyata sekarang sudah jam 7 pagi.
"kring...kring...kring..."
Suara telepon kamar berdering sehingga membangunkan Reza dan dia pun mengangkat telepon tersebut.
Resepsionis.
"selamat pagi pak... dari tempat sarapan menanyakan pada kamar bapak untuk sarapan di kamar atau di restoran kita?"
Reza yang masih baru sadar dan melihat ke arah jam yang ternyata sudah jam 7, melihat Kalisa yang masih tertidur.
Reza
"antar ke kamar saja ya....nasi goreng komplit untuk dua orang, roti, orange jus dan air mineral. semua untuk dua orang."
Resepsionis
"Baik pak... paling lama tiga puluh menit lagi sampai, ada lagi yang mau di pesan?"
Reza
"enggak itu saja"
Resepsionis
"terima kasih..."
Reza
"sama sama."
Telepon di matikan dan Reza menutup sambungan telepon, di lihatnya Kalisa yang masih tertidur. karena sudah siang di lalu bangunkan."Kalisa... bangun... sudah siang"
"mmmhhh... sebentar lagi, badan qu masih capek bang"jawab Kalisa dengan mata terpejam.
"tapi sudah siang... sebentar lagi petugas restoran hotel mengantar makanan"kata Reza.
"jam berapa sekarang..."tanya Kalisa masih dengan mata terpejam.
"jam tujuh pagi..."
"astaghfirullah hal'azim...jam tujuh pagi...wa.... subuh nya hari ini kelewatan"kata Kalisa yang langsung terduduk tanpa dia sadari selimut di badan nya jatuh ke bawah sehingga bagian dadanya terbuka.
Reza geleng kepala melihat Kalisa seperti kelabakan "kamu itu... masih pagi sudah menggoda suami aja"kata Reza.
Kalisa bingung dengan omongan suaminya dan bertanya"maksud abang apa? masih pagi menggoda?"
"itu...coba lihat dada kamu?"kata Reza sambil menunjuk bagian dada Kalisa.
Baru tersadar karena di tunjuk Reza dengan cepat di ambil selimut untuk menutupi bagian dadanya, tapi terlambat dengan cepat Reza mendekati istrinya sehingga Kalisa tertidur di bantal."sebentar... karena sudah menggoda qu enggak boleh protes..."kata Reza.
Dengan pasrah Kalisa tidak berontak, dia menikmati perlakuan dari suaminya. Reza m*r*m*s jelly kenyal kembar dengan perlahan dan setelah itu.
__ADS_1
"cup... cup...".
Di k*c*p nya jelly kenyal kembar secara bergantian sehingga membuat yang mempunyai jelly mengeluarkan suara yang merdu di dengar Reza.
"ahg...ahg...ahg..."keluar dari mulut Kalisa dan di genggam rambut di kepala suaminya.
"Ting...tong...ting...tong..."
Suara bel kamar berdering sehingga membuat mereka tidak bisa melanjutkan olah raga ranjang di pagi hari.
"uh.... ganggu aja"kata Reza dengan kesal
"bang... siapa yang datang?"tanya Kalisa dan tersenyum melihat reaksi dari suaminya.
"paling bill boy mengantar sarapan pagi kita"jawab Reza.
"ya sudah...buka sana...abang pakai jubah mandi saja"saran Kalisa.
Reza mengambil jubah mandi di lemari dan membuka pintu kamar sementara Kalisa yang malu masuk ke dalam selimut karena dia tidak memakai baju.
"pagi pak...ini dia breakfast yang di pesan"kata bill boy dari restoran.
"oh...iya... tolong bawa masuk saja"kata Reza.
Petugas masuk mendorong meja yang berisi makanan untuk kamar Reza dan setelah itu dia pun keluar.
"terima kasih.."kata Reza dan memberikan tips untuk yang mengantar makanan.
Petugas pun meninggalkan kamar Reza.
Setelah petugas yang mengantarkan makanan keluar Reza mencari kertas yang bertuliskan do not disturb yang artinya tidak boleh di ganggu ada di meja, lalu menggantungkan di depan kamar.
"iya...nih baru di antar."kata Reza.
Melihat makanan yang ada di depan mata Kalisa seperti mau langsung menyantap nya tapi dia juga bingung karena belum mandi."bang... minta tolong ambilkan jubah di lemari karena aqu mau mandi"kata Kalisa.
Reza mengambil jubah di lemari dan memberikan pada Kalisa lalu dia ke kamar mandi menghidupkan air hangat di bathtub setelah itu dia keluar."Kalisa kamu itu mandi pakai air hangat di bathtub supaya tidak perih"kata Reza.
Kalisa mendengarkan perkataan suaminya dan menelaah maksud dari Reza."oh.... gitu...yah...?"kata Kalisa.
"iya...kamu kan masih virgin tadi malam jadi pasti perih"kata Reza.
"ih...abang sok tau..."kata Kalisa dengan wajah merah merona.
Reza tidak menjawab perkataan istrinya dan memindahkan jubah mandi di dekat Kalisa. Lalu membuka selimut Kalisa dan menggendong membawa ke kamar mandi."bang...ada apa ini...?"kata Kalisa terkejut perlakuan dari suaminya.
"kamu kan mau mandi...ya sudah sama saja,lagian kamu jalan nanti sedikit sakit"kata Reza.
"bang...Reza...ada ada saja"kata Kalisa dengan malu.
Sampai di kamar mandi, Reza meletakkan istri nya di bathtub yang ternyata sudah berisikan sabun dengan wangi aroma terapi essential oil wangi mint yang membuat segar di hirup.
Setelah istrinya di bathtub dan ternyata Reza juga ikut masuk ke dalam bathtub sehingga membuat Kalisa sedikit kaget."lho...abang ikut juga ?"tanya Kalisa.
"iya...lah...biar abang mandi dan gosok belakang mu"kata Reza.
__ADS_1
"itu namanya modus ada maunya..."kata Kalisa
"bukan modus tapi sambil mandi dapat hadiah"kata Reza yang m*n*i*m b*b*r istrinya.
Kedua insan yang lagi di mabuk cinta itu pun akhirnya mandi sekalian memadu kasih sehingga terdengar suara"krok..krok..."
Perut Kalisa mengeluarkan suara.
"itu suara apa?"tanya Reza.
"suara perut qu bang...aqu kelaparan..."jawab Kalisa.
"oh...iya... kalau begitu bilas masing masing saja biar cepat karena abang juga lapar"kata Reza.
"kenapa enggak dari tadi bang..."kata Kalisa.
" karena makan kamu lebih nikmat...."kata Reza.
Sepasang suami istri itu pun dengan cepat mandi dan keluar dari kamar mandi dengan memakai jubah."baju piyama aqu sudah enggak ada jadi pakai baju kaos abang aja"kata Kalisa.
"terserah saja, nanti kita cari dua pasang baju piyama"kata Reza.
"kok sedikit aqu mau empat pasangan"jawab Kalisa.
"enggak bisa begitu, kan sudah ada abang bawakan baju dinas mu"kata Reza.
"ih...apaan sih...yang kalau qu pakai seperti kupu-kupu ?"kata Kalisa
"wkwkwkwk...iya..."kata Reza.
"ih... pasti sudah abang rencanakan dari rumah ini...ya sudah ayo kita breakfast dulu"ajak Kalisa.
"mmmhhh..." jawab Reza yang sudah duduk di meja yang ada di kamar.
Kalisa yang juga duduk di sebelah Reza dan melihat jam yang ada di kamar"astaghfirullah hal'azim... ternyata sudah jam Sembilan lewat, pantas saja perut qu bunyi dari tadi"kata Kalisa
Reza tidak menjawab karena sudah sibuk dengan makanan yang ada di depan mata.
Mereka pun makan berdua dan ke dua nya ternyata memang sudah kelaparan sehingga makan yang di bawa pelayan restoran habis semua.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like... like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
__ADS_1
terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏