Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab 112


__ADS_3

Reza yang menjemput Kalisa merasa penasaran dengan tingkah istrinya pada saat di jemput, tidak biasanya langsung memeluk di hadapan umum."kenapa Kalisa bersikap mesra di hadapan teman barunya?"kata Reza dalam hati.


Sampai di depan mobil, pintu di bukaan oleh Reza. Ada seseorang yang tidak terlalu jauh melihat perlakuan Reza pada istrinya. Kalisa yang sadar di perhatikan oleh orang tersebut, tapi tidak di pedulikan oleh Kalisa. Dia berpura tidak melihat sehingga Reza tidak mengerti.


Rendi yang melihat Kalisa pulang di jemput oleh Reza. Melihat sang mantan di jemput oleh suaminya, Rendi sedikit merasa cemburu."itu Kalisa kok ada di sini?"kata Rendi dalam hati. Dia menjemput istrinya Anita yang lagi hamil besar.


Di dalam mobil Reza yang penasaran dengan perlakuan Kalisa pun bertanya."bagaimana tadi di puskesmas?"tanya Reza.


"Alhamdulillah... berjalan dengan lancar,tadi aqu langsung kerja bang."kata Kalisa.


"pasti seru langsung kerja, enggak lupa kan apa yang di kerjakan?"tanya Reza.


"insha Allah masih ingat lagian dokter kandungan hari ini datang, jadi aqu hanya bantu yang ringan saja"kata Kalisa


Kalisa menceritakan dengan ceria pekerjaan nya hari ini."itu tadi siapa yang di depan?"tanya Reza lagi


"maksud abang suster Ana?"tanya Kalisa


"mungkin lah...kamu tumben peluk abang di depan orang"kata Reza.


"bagaimana aqu enggak peluk abang, bisanya dia bilang aqu di jemput abangnya. Trus melihat gaya nya yang kecentilan di depan abang."kata Kalisa


"oh... gitu..."kata Reza yang tidak mau memperpanjang masalah karena nanti bisa merembet kemana-mana.


Kalisa yang merasa penasaran kenapa di jemput oleh Reza."kok abang bisa jemput aqu?tadi katanya meeting!"


"Abang memang meeting kebetulan lewat puskesmas ini, ya jadi sekalian aja jemput kamu"kata Reza.


"seperti itu...bang tadi di tempat kerjaan, aqu satu tempat dengan teman qu yang kita jumpa tadi padi di depan kantor administrasi"kata Kalisa dengan semangat.


Reza yang ingat dengan ibu yang lagi hamil tua,tadi pagi waktu di tanya Kalisa tidak mau menjawab dan menceritakan siapa dia.


"ibu ibu yang lagi hamil tua? yang memanggil kamu?"tanya Reza


"iya...bang, ingatkan?"tanya Kalisa


"ingat lah... tapi abang enggak tau dia itu siapa?"kata Reza.


Kalisa yang mau menceritakan tentang Anita, sambil membawa mobil dengan konsentrasi tapi juga mendengarkan cerita dari istrinya.


"Dia itu Anita, sahabat qu waktu sekolah di kebidanan "kata Kalisa


Reza yang tidak mau bertanya banyak hanya berkata."trus... kenapa? pasti seru...ada teman yang sudah di kenal."kata Reza menanggapi.


"apa nya yang seru..."kata Kalisa


"kenapa? cerita lah..."kata Reza.

__ADS_1


Melanjutkan ceritanya pada Reza yang sambil menyetir."Anita itu adalah istri nya Si Rendi,. mantan pacar qu dulu. Sebenarnya aqu malas melihat mereka tapi bagaimana lagi? perjumpaan yang tidak sengaja "kata Kalisa.


Reza yang mendengar mantan pacar... langsung memberhentikan mobilnya ke pinggir jalan."Kalisa...kamu sudah saatnya ikhlas dengan perlakuan mereka. Bukankah kamu sudah mendapatkan ganti nya? Bang Reza yang tampan ini ? Yang teman baru mu si Ana sudah terpesona dengan suami mu ini?"kata Reza.


Kalisa yang kaget karena tiba tiba mobil berhenti, di pikiran nya Reza pasti marah. Tapi ternyata mendengar perkataan suaminya,.Kalisa merasa terharu,mau nangis tapi lucu juga.


"kamu kenapa nangis? ada yang salah dengan ucapan Abang?"tanya Reza.


"aqu enggak nangis kok bang, aqu harus bersyukur mendapatkan mu... tidak seharusnya aqu menangis dengan perlakuan Rendi."kata Kalisa.


Reza mengambil tissue, memberikan pada istrinya. lalu memeluk Kalisa."jadi mulai sekarang kita tidak ada lagi pembahasan tentang Rendi dan istrinya.kalaupun mereka mau meminta maaf... maaf kan lah... kasian istrinya yang lagi hamil besar"kata Reza.


"iya bang... sudah aqu maaf kan, sudah ah...kita ke tempat mama...aqu sudah rindu dengan salsa"kata Kalisa


"oke mama Salsa..."kata Reza menjalankan mobil menuju rumah mertua.


Karena jam makan siang jadi sedikit kena macet mereka, memakan waktu empat puluh menit sampai ke tempat tujuan.


"Assalamualaikum..."kata Kalisa masuk ke dalam rumah yang tidak terkunci.


"hoek...hoek... hoek..."di sambut oleh tangisan Salsa.


Mendengar anaknya menangis maka Kalisa dengan cepat masuk ke dalam kamar.


"Wa'alaikum salam..."jawab Bu Ros sambil menggendong Salsa.


"iya...baru pulang mamanya nek, cuci tangan dulu ya..."kata Kalisa


"sekalian kamu ganti baju, dari puskesmas pasti banyak kuman."kata Bu Ros


"oke ma... masih ada baju rumah qu di sini"kata Kalisa.


Reza yang sudah lapar,dia pun duduk di depan meja makan."Bi... tolong ambilkan piring untuk papa Salsa"kata Bu Ros.


"terima kasih ma..."kata Reza.


"kamu tadi meeting dengan ayah, kenapa enggak ikut makan sekalian?"tanya Bu Ros.


"jemput Kalisa ma...ini hari pertama dia masuk di sana,mana tau belum nyaman, jadi Reza langsung jemput dia."jawab Reza.


"oh... begitu, ya sudah...kamu makan yang banyak dengan Kalisa."kata Bu Ros memanggil anaknya yang di kamar.


Di dalam kamar Kalisa sudah mengganti baju dengan daster."Kalisa... temani suami mu, kelihatan nya dia lapar"kata Bu Ros.


"iya ma... sekalian aqu makan juga,mama enggak makan?"tanya Kalisa.


"kalian saja dulu, salsa mau mama Kasikan dengan baby sitter dulu. kemanakah dia? tadi katanya ke toilet "kata Bu Ros mencari baby sitter.

__ADS_1


Kalisa keluar kamar mau menemani Reza untuk makan siang."sudah ganti baju kamu?"


"iya... dari puskesmas banyak sarang penyakit, kasian salsa kalau aqu enggak ganti baju"kata Kalisa.


"iya juga..."kata Reza.


Mengambilkan nasi untuk suami tercinta, sudah biasa di lakukan oleh kalisa."mau lauk apa bang?"tanya Kalisa.


"biar abang saja yang ambil sendiri"jawab Reza yang bingung mau ambil yang mana.


Di meja terletak ada beberapa menu."bang ikan bakar nila ini banyak kali kalau sendiri,kita makan bersama ya..."ajak Kalisa


"boleh juga di tambah rebusan daun singkong, kacang panjang"kata Reza.


"Dan pakai gulai nangka muda,sambal terasi dan kecap"kata Kalisa


Mereka makan berdua dengan lahap tanpa melihat orang di sekeliling. "enak banget makan nya, enggak ngajak orang ya..."kata Bu Ros.


"maaf ma... sudah kelaparan kami,ayo kita makan bersama "jawab Reza dengan sungkan dengan mertuanya.


"enggak enak mama gangguin orang yang lagi pacaran "kata Bu Ros.


"tau aja mama...kami kan nikah dulu baru pacaran,iya kan bang..."kata Kalisa.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like.... like... like...


add favorit...


komentar yang membangun...


setangkai bunga mawar merah


secangkir kopi hangat


dan


vote... vote... vote...


Terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2