Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.77


__ADS_3

Kegiatan sepasang pengantin baru tersebut selama berada di Bali adalah jalan jalan, belanja dan menghabiskan waktu di kamar untuk bermesraan.


Tak terasa besok mereka sudah mau pulang ke rumah, untuk malam ini Kalisa dan Reza jalan di pantai menikmati suasana pantai di malam hari.


Tidak banyak orang di sana, mungkin karena hari sudah malam."sudah malam, kita pulang aja ke hotel"ajak Kalisa pada suaminya.


"sebentar lagi...abang masih mau menikmati jalan berdua bersama kamu, nanti sampai ke rumah kita selalu bertiga"jawab Reza.


"ya sudah... jangan terlalu lama, enggak baik udara malam"kata Kalisa.


"mmmhhh..."jawab Reza.


Menyusuri pantai berdua membuat Reza senang"Kalisa...kita berdua lucu juga kalau di pikir, nikah dulu tanpa mengenal satu sama lainnya"kata Reza.


"mmmhhh... bagaimana ya... namanya nikah nya karena wasiat atau permintaan terakhir seseorang"jawab Kalisa.


"tapi kenapa kamu mau, sebelum terjadi kecelakaan itu kita baru pertama kenal dan waktu itu abang enggak terlalu memperhatikan kamu."


Kalisa berpikir sejenak karena dia yakin pertemuan, maut dan jodoh sudah di atur oleh Allah,hanya kita bagaimana cara menyikapi nya.


"bagaimana ya...aqu juga bingung jawabnya karena semua sudah setuju,mama setuju tentang permintaan terakhir mendiang kak Dewi,apa lagi ayah...dia langsung yakin."kata Kalisa


Reza memberhentikan jalan dan mereka saling berhadapan."jadi karena itu kamu yakin?"tanya Reza.


"salah satu nya iya,trus aqu sholat istikharah meminta pada Allah mana jawab yang terbaik"kata Kalisa.


"terus jawaban dari mana dapat?"tanya Reza penasaran dan melihat mata Kalisa dengan serius.


Kalisa tersenyum melihat suaminya penasaran"ih...ada yang penasaran ya..."


"sebenarnya sudah lama mau abang tanyakan,hanya saja belum tepat waktunya."kata Reza.


Melihat Reza penasaran, akhirnya Kalisa pun menceritakan jawaban yang di tunggu suaminya."jawabannya ada tiga kali dalam mimpi, yang pertama almarhumah kak Dewi datang menitipkan salsa pada qu, trus yang kedua Salsa bersama abang seperti menunggu qu, lalu yang terakhir almarhumah kak Dewi datang lagi bersama abang dan meminta menggantikan posisi nya"kata Kalisa tanpa terasa meneteskan air mata.


Mendengar jawaban istrinya Reza juga terhanyut."cup" di kecup Reza kening Kalisa


"terima kasih sudah menerima aqu dan Salsa, semoga kita bersama selamanya"kata Reza dan langsung memeluk istrinya.


"a...min..."kata Kalisa.


Mereka pun kembali berjalan menyusuri pantai, tiba tiba ada seseorang memanggil"bli... tunggu..."kata seseorang yang membawa kamera.


Reza dan Kalisa melihat ke belakang karena ada suara yang memanggil."ya...ada apa...?tanya Reza.


"bli... pasangan pengantin baru ya...tadi saya tak sengaja memfoto bli dan istri"kata orang tersebut sambil memperlihatkan ada empat foto di tangannya.

__ADS_1


Reza mengambil foto tersebut dan melihat nya bersama istrinya."jadi tadi kami kamu ikuti ?"tanya Reza.


"enggak bli... kebetulan saja..."


"ssttt... jangan emosi, jadi berapa kami harus tebus foto ini?"tanya Kalisa.


"terserah saja... kalau tidak mau juga enggak apa apa"


Kalisa mengeluarkan uang merah dua lembar dan menyerahkan pada fotografer dadakan itu"ini... fotonya untuk saya"kata Kalisa.


"terima kasih..."jawab fotografer dan langsung pergi dengan wajah senang


Reza melihat istrinya yang lagi melihat foto tersebut."bang... jangan marah...coba lihat fotonya keren"kata Kalisa.


"mana...coba abang lihat"kata Reza penasaran.


"bagaimana kalau kita duduk di sana sambil makan baru abang bisa menikmati keindahan foto ini"kata Kalisa.


Mengikuti saran istri mungkin itu lebih baik dari pada emosi di dada yang diikuti, sampai di tempat makan mereka memesan makanan dan minuman , sambil menunggu Kalisa mengeluarkan foto yang tadi.


"bang...coba lihat... ini foto nya keren, aqu suka"kata Kalisa.


Tidak ada tanggapan dari Reza,


"coba lihat ini kita jalan sambil bergandengan, berarti fotografer itu tadi jalan dari lawan arah dengan kita, makanya dia bisa foto kita bergandengan tangan dari depan"kata Kalisa.


Reza tersenyum melihat foto yang ke-dua"ini cerita tentang mimpi mu yang sampai tiga kali"kata Reza.


"iya...tapi bisa saja orang mengartikan kalau abang menyatakan cinta di sana"kata Kalisa mengartikan foto tersebut.


"kamu itu bisa saja mengartikan nya"kata Reza.


"ya... enggak masalah orang melihatnya dari sudut pandang yang mana"jawab Kalisa.


Foto yang ke tiga di lihat Reza dan menanyakan kepada Kalisa."kalau yang ini bagaimana...?"tanya Reza.


"ini... menerima ucapan cinta pasangan lalu berterima kasih dan mencium kening pasangan nya"kata Kalisa.


"oh...sama saja dengan kenyataan nya, kan tadi abang juga berterima kasih sudah menerima aqu dan salsa sehingga menjadi keluarga yang utuh"kata Reza.


"iya... semoga sampai ke Jannah"kata Reza lagi.


Ini foto terakhir, dia ambil dari belakang. keren juga kan bang."setelah ungkapan cinta akhirnya mereka menginap di hotel"kata Reza


"itu kalau pasangan yang sudah halal, kalau belum itu namanya haram"kata Kalisa.

__ADS_1


"kita kan sudah halal berarti sampai hotel kita..."kata Reza


"malam ini khusus untuk packing barang... sudah tiap malam ya... dengan berbagai baju spesial yang abang beli"jawab Kalisa.


"kalau sudah selesai packing barang boleh ya .."tanya Reza.


"kalau itu lihat situasi dan kondisi nanti"jawab Kalisa.


Tak berapa lama makanan yang di pesan pun datang, mereka malam ini pesan ikan bakar beserta lalapan yang tersedia."Alhamdulillah...sudah datang pesanan kita...aqu sudah lapar"kata Reza.


"tumben abang lapar duluan, biasanya aqu yang suka lapar duluan"kata Kalisa


"enggak tau...ayo kita makan dulu"kata Reza.


Menikmati makanan berdua dengan hembusan angin pantai yang sepoi-sepoi menambah kenikmatan untuk menyantap makanan yang ada di depan mata dan dengan cepat habis karena kedua orang tersebut memang sudah lapar dan tak lupa di temani lemon tea hangat.


Setelah selesai makan dan duduk menikmati hembusan angin pantai Kalisa baru teringat oleh oleh yang belum dia beli."Astaghfirullah hal'azim...bang aqu lupa beli pie susu pesanan mama"kata Kalisa.


"mmmhhh... tambah lagi bawaan kita"kata Reza.


"ih...itu pesanan mama lho, seminggu ini Salsa dengan nya.masa pesanan mama enggak di belikan"kata Kalisa.


"iya...kita beli nanti abang di bilang menantu durhaka, masa itu saja tidak di belikan"kata Reza.


"ya sudah...ayo bayar dan kita jalan pulang sekarang"ajak Kalisa.


Reza mengikuti perintah dari istri nya"untung dia belum masuk kerja, kalau tidak... makin banyak oleh oleh yang di beli... dasar perempuan..."kata Reza dalam hati.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...


Terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2