
Setelah menerima telepon dari Bu Ros , ternyata Reza bangun juga dan mendengarkan Kalisa yang lagi telponan dengan mamanya."siapa yang barusan telpon?"tanya Reza.
"mama... katanya kok lama kali jemput salsa, sekarang sudah jam 2. belum Zuhur, makan siang"kata Kalisa.
Reza yang tidak yakin dengan perkataan istrinya duduk mencari HP untuk memastikan sekarang jam 2, padahal di kamar juga ada jam dinding tapi dia lupa.
"Astaghfirullah hal'azim... sudah jam 2 ternyata, abang mandi dulu aja."kata Reza sambil lompat mengambil handuk untuk ke kamar mandi.
"ya...abang duluan aja, kalau aqu yang duluan pasti bukan mandi tapi minta yang lain"kata Kalisa.
"tapi... kalau kamu mau, yuk mandi sama aja"kata Reza sambil menggoda istrinya.
"oh...now...oh...now...oh...now...now... now... nanti abang khilaf..."kata Kalisa.
Karena Kalisa tidak mau jadi Reza mandi sendiri dan setelah selesai Kalisa cepat masuk kamar mandi dan mengunci pintu tersebut.
Reza yang menunggu Kalisa untuk sholat Zuhur agar sholat berjamaah."Kalisa... cepat mandinya, biar sekalian Zuhur berjamaah"kata Reza.
"iya... sebentar lagi juga selesai"jawab Kalisa dari dalam.
Tak sampai 10 menit Kalisa keluar dari kamar mandi dengan memakai baju handuk kimono, setelah itu dia langsung memakai baju dalaman dan baju daster,lalu keluar mau Zuhur di ruangan sholat.
Reza yang menunggu Kalisa dengan melaksanakan sholat sunah qabliah, setelah Kalisa datang maka mereka pun melaksanakan sholat Zuhur berjamaah.
Malaksanakan rukun Islam yang ke dua secara berjamaah membuat ke duanya adem dan tenang di hati. Setelah 10 menit maka sholat Zuhur pun selesai mereka laksanakan dan Kalisa menyalim tangan suaminya tentu nya setelah berdoa.
Selesai sudah Zuhur berjamaah Kalisa menanyakan pada suaminya"bang...aqu lapar... makan di mana kita?"tanya Kalisa
"sama...abang juga lapar , kita siap siap keluar cari makanan setelah itu baru jemput salsa"usul Reza
"setuju... sekarang aqu mau ganti pakaian ya... tidak boleh ikut ke kamar, nanti abang khilaf lagi..."kata Kalisa.
"ya... bagaimana lagi...di mata abang kamu itu selalu menggoda qu"kata Reza.
Kalisa senang mendengar jawaban dari suaminya tapi dia tidak suka dengan kata menggoda"ih...masa aqu jadi wanita penggoda..."kata Kalisa.
"kamu itu... sensitif sekali... kalau menggoda suami sendiri itu kan enggak masalah... sudah sana ganti baju dulu biar cepat kita makan"kata Reza.
Setelah selesai ke duanya ganti baju mereka mencari tempat makan terlebih dahulu."enaknya makan apa?"tanya Reza
"biar cepat rumah makan Padang saja, banyak menu pilihan dan ramah di kantong"jawab Kalisa.
"kamu itu... seperti endors rumah makan Padang saja... semangat sekali jawab nya"kata Reza sambil melihat istrinya.
"sudah ah... enggak usah di permasalahkan yang penting sekarang kita makan dulu,biar tenang dunia ini"jawab Kalisa.
__ADS_1
Mendengar jawaban dari istrinya yang ada benarnya dia pun serius membawa mobil biar cepat sampai ke tempat yang di cari."rumah makan Padang mana yang mau kita datangi"tanya Reza
"ke rumah makan Padang selero uni saja bang, enak masakannya"usul Kalisa.
"ya...di mana posisi nya?"tanya Reza.
"itu...di persimpangan jalan yang banyak kendaraan parkir"kata Kalisa menunjukkan tempat makan tersebut.
"oh... itu..."kata Reza dan langsung ke tempat tujuan serta mencari parkiran.
Dapat tempat parkir mobil pas di depan rumah makan Padang tersebut, mereka berdua masuk ke dalam rumah makan. Mencari tempat duduk di dalam agar tidak terganggu dengan banyak orang.
Setelah duduk tak berapa lama pelayan restoran menanyakan mau pesan apa."bapak...ibu...mau pesan apa."tanya pelayan.
"makan untuk dua orang lauknya di hidangkan saja semua Uda..."kata Kalisa.
"oh...baik...uni orang Padang jugo?"tanya pelayan restoran.
"oh... tidak...tapi teman ada yang orang Padang,jadi dia yang ajakan Uda "jawab Kalisa.
"oh... seperti itu...minumnya apa?",tanya pelayan restoran.
"abang mau minum apa..."tanya Kalisa pada suaminya
"just jeruk dingin saja..."jawab Reza.
"baik uni.. itu saja semua...? tanya pelayan restoran
"iya...itu saja..."jawab Kalisa.
Tidak sampai lima menit pesanan mereka sudah datang, nasi di buat satu tempat dan lauknya di piring kecil dengan berbagai macam masakan."Alhamdulillah... semua sudah di atas meja"kata Kalisa.
Reza yang ternyata juga lapar sudah tidak sabar juga,maka Kalisa mengambilkan makanan untuk suami tercinta."ini nasinya...abang mau lauk apa?"tanya Kalisa.
"terima kasih...gulai ayam saja..."kata Reza.
Kalisa mengambilkan makanan yang Reza inginkan."ini bang.... sayur nya daun ubi rebus dan sambal belacan"kata Kalisa.
"iya...Bu... pasti enak pilihan kamu"kata Reza.
Tak menjawab perkataan suaminya karena Kalisa juga sudah lapar,dia ambil menu rendang Padang dan dendeng balado."jangan lupa baca do'a"kata Kalisa.
Mereka berdua pun makan bersama dan tak terasa sudah jam tiga tapi mereka baru makan siang."itu sambal goreng apa?"tanya Reza yang melihat dan menunjuk dendeng.
"maksudnya ini?"tanya Kalisa kembali menunjukkan dendeng balado.
__ADS_1
"mmmhhh...iya..."kata Reza.
"oh...ini dendeng balado,enak lho bang, kalau belum pernah makan ambil sedikit saja untuk merasa"kata Kalisa kembali.
Saking laparnya sepasang suami istri itu pun makan dengan lahap.nasi yang di siapkan sebakul pun habis. Lauk yang ada di depan mata pun sebagian sudah habis di piring mereka berdua.
Siap makan mereka saling pandang karena nasi sebakul sudah habis."astaghfirullah hal'azim bang... nasi nya bisa habis kita makan!"kata Kalisa.
"ya...habis lah...kan kita berdua yang makan, lihat tu lauknya juga banyak kita makan,"kata Reza juga.
"tapi sekarang kenapa aqu makan nya jadi banyak gitu ya..."tanya Kalisa
"bagaimana tidak banyak...kita sering melakukan olah raga malam"jawab Reza sambil berbisik pada istrinya.
"kalau itu kan memang abang yang selera setiap malam..."kata Kalisa
"tapi...kamu suka kan..."balas Reza.
"mmmhhh... dari pad seperti terpaksa, lebih baik di nikmati. Kan rugi surga dunia tidak di nikmati, iya kan bang ..."kata Kalisa.
"istri siapa ini.... sudah banyak pintar nya...jadi kalau setiap malam... bersedia kan...."kata Reza sambil menggoda istrinya.
Kalisa yang mendengar setiap malam bersedia malu mendengar nya, pipi nya menjadi merah merona"mmmhhh...itu kan memang abang yang mau... sudah ah... bayar sekarang...biar jemput salsa kita, kasian sama mama dan baby sitter aja"kata Kalisa pada Reza.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
bunga mawar yang bermekaran
secangkir kopi untuk author...
serta
vote... vote... vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏