
Besok pagi di rumah Reza dan Kalisa suasana jam 06.00 pagi masih sepi karena setelah subuh Kalisa memberikan susu pada salsa dan setelah itu ketiduran lagi dan begitu juga Reza ketiduran juga.
kring....kring...kring...
Suara HP Kalisa berdering jadi membuat ke dua orang tersebut bangun dari tidur. Karena HP Kalisa yang berdering maka dia pun menjawab telepon tersebut.
Kalisa
"Assalamualaikum..."
Bu Ros
"Wa'alaikum salam...kamu pasti bangun tidur... kedengaran dari suara mu..."
kata Bu Ros karena suara Kalisa memang seperti bangun tidur.
Kalisa
"mmmhhh...iya ma...tau aja...tadi setelah memberikan susu pada salsa kalisa ketiduran,
ada apa ma...???"
Bu Ros
"sudah mama tebak itu...jam sembilan mama jalan ke rumah mu... kita kan mau lihat anak pak RT tetangga mu"
kata Bu Ros dengan semangat.
Kalisa
"iya ma... jangan lupa oleh oleh untuk di bawa ke rumah Bu RT"
Bu Ros
"kalau itu sudah mama siapkan...ya sudah buat sarapan pagi untuk suami mu... kalau jam segini paling masak telur dadar atau mata sapi.
tapi nasi nya sudah ada atau belum ?"
Kalisa
"nasi tadi sudah sempat Kalisa masuk setelah subuh, setelah masak nasi salsa minta susu di gendong mamanya"
Bu Ros
"rindu dia sama kamu...satu minggu lebih tidak jumpa, sudah ya...ayah mau sarapan tu...mama mau temani, Assalamualaikum...."
Kalisa
"ya ma... wa'alaikum salam..."
Setelah telponan dengan mamanya Kalisa membangunkan Reza yang memang sudah bangun tapi masih bermalas-malasan di tempat tidur.
"bang... sudah jam enam lewat... bangun... hari ini sudah masuk kerja..."kata Kalisa yang membangunkan sambil membawa handuk untuk mandi.
"iya...lima menit lagi..."jawab Reza
__ADS_1
Kalisa yang kesal melihat suaminya yang masih bermalasan langsung membangun kan dengan cara menarik tangan untuk bangun dan mendorong tubuh ke kamar mandi.
"sekarang mandi...aqu mau masak ceplok telor untuk sarapan kita...",kata Kalisa
"iya... ceplok telor juga enggak masalah...tapi di mandikan boleh..."kata Reza.
Mendengar permintaan suaminya membuat Kalisa marah dan matanya melotot"aduh bang...ini sudah jam berapa? nanti bukannya mandi malah minta yang lain, mama hari ini mau ke rumah...mandi sendiri... sore kalau suasana aman boleh di kabulkan permintaan"kata Kalisa
Jawaban Kalisa seperti membawa angin segar di telinga Reza dengan spontan matanya terbuka dan berkata"baik lah...kamu janji ya..."kata Reza
"iya ...tapi dengan catatan salsa aman di tinggal, tidak rewel ya..."jawab Kalisa
"oke... enggak masalah...abang mandi sekarang ya..."kata Reza yang langsung ke kamar mandi dalam.
Kalisa ke dapur untuk memasakkan sarapan untuk suami dan dia tentunya. Di lihat lemari es yang ternyata sudah pada kosong, yang tersedia adalah telur dan di meja hanya ada saos dan kecap."wah... sudah pada habis, nanti belanja bulanan coba ajak mama saja"kata Kalisa ngomong sendiri.
Reza yang sudah selesai mandi dan berpakaian rapi keluar dari kamar. Di lihat nya sudah tersedia nasi putih,telur mata sapi, kecap dan saos.
"sudah rapi bang ? hanya ada ini... semua sudah habis, nanti aqu mau belanja ajak mama ke supermarket tapi kalau mama enggak sempat kita sore belanja ya..."kata Kalisa
"ya...sore ke malam abang baru sampai"jawab Reza.
Kalisa berpikir sejenak karena kalau belanja sore ke malam kasihan salsa lebih baik besok pagi."oh... gitu ya... kalau gitu lihat situasi nanti saja"kata Kalisa yang seperti bingung.
"ya sudah...sore abang usahakan pulang tapi kabari kalau sudah belanja dengan mama"kata Reza.
"oke paksu..."jawab Kalisa
"apa itu paksu...?"tanya Reza
"oh... gitu...jadi lawannya Buis..."jawab Reza
"Bu Istri kan..."kata Kalisa
"betul sekali..."jawab Reza.
"tapi aqu enggak mau di panggil buis...tapi Mahmud saja...artinya mamah muda..."kata Kalisa
"mmmhhh... terserah kamu saja mahmud..."kata Reza yang berarti setuju dengan usul istrinya.
Setelah sarapan pagi ala kadarnya Reza pun pamit ke kantor karena sudah jam tujuh pagi.
"abang ke kantor dulu...kamu hati hati di rumah..."pesan Reza
"iya paksu... hati hati juga di jalan... ingat anak istri di rumah..."kata Kalisa Salim punggung tangan suaminya dan Reza mengecup kening istrinya.
Kalisa melihat keberadaan salsa setelah Reza pergi ke kantor, di lihat nya salsa di box baby yang ternyata sudah main sendiri melihat mainan di atas nya dan salsa juga sudah belajar miring mau telungkup.
"eh...anak mama sudah bangun ya....mari kita mandi nak..."kata Kalisa bicara dengan salsa.
Menyiapkan perlengkapan mandi untuk salsa dan setelah itu memakaikan baju, tak berapa setelah selesai semua nya terdengar suara bell pintu, yang pertanda ada tamu datang.
"ting...nong.... Assalamualaikum..."
suara bell rumah Kalisa berdering.
__ADS_1
Kalisa membuka pintu dengan menggendong Salsa untuk membukakan pintu, dan feeling Kalisa yang datang pasti mamanya.
Kalisa melihat tamu dari pintu ada lubang kecil melihat orang datang seperti di kamar hotel, di lihat memang mamanya yang sudah sampai ke rumah nya.
"Wa'alaikum salam...nenek sudah datang..."kata Kalisa membuka pintu.
"iya...mama sudah kangen sama cucu...ya kan Salsa..."jawab Bu Ros mengambil cucu di tangan Kalisa.
Bu Ros melihat rumah nya yang memang sudah rapi dan melihat Kalisa yang belum mandi.
"kamu mandi sana...salsa biar sama mama..."kata Bu Ros.
"ya ma... titip salsa, Kalisa mau mandi dulu..."kata Kalisa masuk kamar dan Bu Ros duduk di depan TV bermain dengan cucu sambil nonton TV tentu nya.
Dalam waktu lima belas menit Kalisa sudah selesai dan berpakaian rapi.
"ma...jadi kita tempat pak RT...? tanya Kalisa
"jadi dong... sudah mama bawa oleh oleh untuk di bawa ke sana"kata Bu Ros.
"oke... setelah dari rumah Bu RT bisa temani Kalisa belanja bulanan di supermarket, semua sudah pada habis ma..."tanya Kalisa lagi.
"mmmhhh... boleh...mama juga enggak ada yang mau di kejar"jawab Bu Ros.
"Alhamdulillah...mama mau temani Kalisa, dari pada nungguin bang Reza. pulangnya bisa malam,jam berapa lagi pergi nya? kasihan Salsa..."kata Kalisa
"ya sudah...mama temani... sekarang kita bergerak ke rumah pak RT, ambil gendongan salsa sekarang"perintah Bu Ros.
Kalisa ke kamar kembali mengambil kain gendongan salsa dan dia menggendong Salsa menuju rumah Bu RT dengan memakai payung bersama dengan Bu Ros.
Rumah Bu RT yang tidak jauh dari rumah mereka,hanya balik dinding tembok belakang.
Jadi ke rumah nya sedikit mutar saja ke belakang karena rumah Reza yang di bagian depan.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
komentar yang membangun...
bunga mawar yang bermekaran
secangkir kopi hangat...
serta
vote... vote... vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏