Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.51


__ADS_3

Brug...


Brug...


"Kurang ajar kau Rendi..."


seseorang memukul kuat Reza secara tiba tiba.


Reza yang di pukul secara tiba tiba kaget tidak dapat melawan serangan, begitu juga dengan Kalisa kaget saat mereka mau masuk ke mall ada yang memanggil nya dan langsung memukul Reza.


"Astaghfirullah hal'azim bang Reza"kata Kalisa dan melihat orang yang menyerang suami nya.


Betapa kagetnya Kalisa ternyata orang yang memukul suaminya ternyata"bang... Iwan ? ada apa ini ?"kata Kalisa pada Iwan.


"aqu hanya memberikan pelajaran untuk dia" kata Iwan yang lagi emosi melihat Reza.


"maksudnya apa ya?"tanya Kalisa pada Iwan yang tiba tiba ada di hadapan mereka.


"kenapa kamu menikah dengan Rendi tapi sudah ada anak ? berarti dia itu sudah punya anak waktu kamu menikah dengan nya, padahal waktu kamu lagi jadi bidan PTT di kampung kau Kalisa sangat setia dengan dia"kata Iwan yang menunjuk Reza yang lagi berdiri dekat baby troller salsa.


Sebenarnya Reza mau membalas serangan dari Iwan tapi di tahannya karena Kalisa sudah duluan turun tangan menanyakan pada iwan."waduh... belum unboxing dengan Kalisa sudah dapat sesuatu dari iwan"kata Reza dalam hati. Untuk ada juga langsung di balas, nanti akan menambah masalah sementara mereka membawa bayi untuk pertama kalinya.


"Astaghfirullah hal'azim...kamu salah ,ini semua tidak seperti di pikiran mu bang"kata Kalisa yang bingung bagaimana cara menjelaskan pada iwan karena kemarin kalau Reza dia perkenalkan sebagai Rendi pacar nya dulu.


"maksud mu apa Kalisa? dari kemarin sudah qu ingatkan padanya jangan main-main dengan mu Kalisa, jangan sempat menyakiti hati mu Kalisa"kata Iwan pada Kalisa dan melihat Reza yang lagi memegang baby troller salsa.


"panjang ceritanya bang, sebaiknya kita cari tempat duduk agar qu jelaskan semuanya"kata Kalisa yang bingung untuk menjelaskan semuanya pada Iwan.


"oh...iya...bang iwan ke mall ini dengan siapa?"


"aqu ke sini dengan istri dia sekarang lagi di salon, menunggu itu sangat membosankan jadi aqu makan aja. eh... ternyata kalian juga ada di sana"kata iwan menjelaskan.


"mmmmhhhhh... kalau begitu kita cari tempat duduk biar qu jelaskan semuanya"kata Kalisa.


"ya sudah...kita ke atas aja"ajak iwan


"oke abang cari aja tempat kami ikut dari belakang, aqu mau lihat anak qu dulu"kata Kalisa.


Iwan tidak menjawab tapi dia langsung jalan duluan dan Kalisa bersama Reza mengikuti dari belakang."bang...maaf ya...gara gara aqu jadi begini"kata Kalisa.

__ADS_1


"enggak apa apa, tapi aqu kaget aja kok tiba tiba di serang"jawab Reza.


"pasti sakit ya..."tanya Kalisa


"biasa itu, namanya juga salah paham.kalau mengikuti kata hati pasti ingin di balas"kata Reza.


Sampai di lantai atas bagian tempat makan ternyata iwan sudah menunggu dan mengajak ke tempat yang sudah dia pesan. Dan ternyata tempat yang di tuju berada di pojokan jadi tidak begitu terdengar dengan orang."kalian mau pesan apa?"tanya iwan.


"makanan ringan aja karena tadi sebelum belanja sudah makan dulu"kata Kalisa.


iwan memesan kentang goreng nugget stik dan minuman orange jus."wah pas ini yang abang pesan"kata Kalisa.


mereka bertiga duduk bersama dan tentunya salsa bersama Reza.


"sekarang apa yang mau di ceritakan?"tanya iwan.


Sebelum bercerita Kalisa terlebih dahulu menarik nafas panjang"sebenarnya dia itu Reza bukan si Rendi yang qu ceritakan itu"kata Kalisa.


"jadi...dia... bukan Rendi, jadi Reza itu siapa ? suami kamu ? atau kamu kerja dengan dia?",kata iwan.


"banyak sekali yang mau qu jawab, kalau menanya itu satu satu aja. Yang pasti bang Reza adalah suami qu sekarang"jawab Kalisa.


Kalisa susah menjawab pertanyaan dari iwan karena yang di katakan oleh iwan adalah benar adanya."yang bang Iwan katakan benar, dia sudah menikah dengan sahabat qu sendiri"jawab Kalisa.


"jangan kamu bilang kalau dia itu pelarian untuk mu"kata iwan sambil menunjuk pada Reza.


Kalisa diam saja dan Reza mendekati iwan karena dari tadi dia di tunjuk terus."bang...begini ya... sebenarnya dari awal aqu ini adalah abang ipar nya Kalisa, tapi...."suara Reza terputus sebentar karena tak sanggup untuk mengingat kembali kejadian itu.


iwan melihat ke arah Reza dan Kalisa yang kelihatan sedih."pada saat melahirkan kak Dewi meninggal tapi sebelum pergi dia berpesan untuk menjaga anak dan suaminya"kata Kalisa menjelaskan.


"oh... seperti itu..ck...ck...ck... jadi kenapa waktu kemarin jumpa si Reza ini kau kenalkan sebagai Rendi Kalisa?"


"itu karena biar abang enggak terganggu dengan pilihan Bu lurah untuk menikahkan bang iwan dengan anak lurah tetangga sebelah"kata Kalisa menjelaskan.


"memang terkadang hidup ini aneh ya bang, tapi percayalah orang yang kita cintai belum tentu jadi istri atau suami kita. Tapi suami atau istri kita pasti akan mencintai kita sepenuh hati, tapi untuk itu semua perlu proses yang tidak gampang tapi bisa akan kita lalui"kata Kalisa lagi.


Iwan tersenyum mendengar perkataan dari Kalisa"dari mana kau dapat kata itu Kalisa? dari suami mu?"tanya iwan


Kalisa tersenyum dan melihat ke arah Reza yang berpura tidak mendengar karena sibuk menggendong Salsa yang sudah bangun.

__ADS_1


"mau tau aja, mana istri bang iwan ? panggil lah kemari, aqu kan mau kenal juga"kata Kalisa.


"kalian makan saja dulu, sebentar qu telpon sudah siap atau belum salonnya. Dia itu kalau sudah ke kota pasti menyempatkan diri untuk ke salon, katanya mumpung lagi di kota"Iwan menjelaskan.


"oke bang, kami habiskan saja kalau kurang tinggal beli lagi aja"kata Kalisa


Salsa yang lagi di gendongan Reza di ambil agar suaminya bisa menikmati makanan yang ada."bang makan dulu biar salsa dengan qu saja"kata Kalisa.


Reza memberikan salsa pada istrinya"kamu enggak makan"tanya Reza pada istrinya yang lagi menggendong Salsa.


"nanti qu makan, abang duluan saja"kata Kalisa yang duduk bersebelahan dengan Reza.


Reza mengambil kentang goreng yang sudah di lumuri sause dan menyuapkan pada istrinya"untuk qu "tanya Kalisa.


"mmmmhhhhh..."hanya itu yang keluar dari mulut nya.


Kalisa membuka mulutnya dan memakan nya"terima kasih" kata Kalisa sambil tersenyum.


Mereka berdua menghabiskan kentang goreng di meja karena iwan yang di tunggu dari tadi belum nongol juga


BERSAMBUNG


*****


jangan lupa


like...like...like...


add favorit


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...


Terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2