Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.147


__ADS_3

Meeting hari ini di hadiri tiga orang yang mewakili perusahaan yaitu pak Dharma,Aldo dan Reza. Mereka adalah orang yang bertanggung jawab atas perusahaan.


Setelah selesai meeting dengan perusahaan rekan kerja maka mereka bertiga mau kembali ke kantor,tapi Aldo yang ingat ada janji dengan Aisyah melihat perumahan yang mau di beli.


Aldo yang bingung mau alasan apa pada ayah nya tapi tak mungkin juga untuk di tolak. Tapi dia tetap akan turun di jalan biar bertemu dengan Aisyah.


"ayah...Aldo turun di sini saja karena teman ada yang mau lihat perumahan anggrek."kata Aldo memberanikan diri.


"oh... begitu...jadi nanti kamu langsung pulang ke rumah?"tanya ayah.


"iya... ayah bisa bawa mobil sendiri langsung ke rumah kan?"tanya Aldo cemas karena pak Dharma sudah lama tidak bawa mobil.


"bisa..."jawab ayah saja biar cepat selesai.


Reza yang berinisiatif.


"sama Reza saja nanti ayah pulang dan mobil bang Aldo jemput sendiri di kantor."kata Reza memberikan saran.


"ya... betul yang Reza katakan, jadi kamu turun di sini?"tanya pak Dharma lagi.


"iya..."jawab Aldo.


"pak berhenti di sini... Aldo mau turun."perintah pak Dharma.


Mobil pun berhenti di pinggir jalan untuk menurunkan Aldo."terima kasih... ayah,Reza pak... duluan ya..."kata Aldo.


Semua tersenyum dan mengangguk


"hati hati di jalan."pesan ayah pada anaknya.


Sementara di suatu rumah yang termasuk besar...Aisyah yang masih di rumah juga mau berangkat dengan membawa mobil semalam.


"Aisyah...kamu jadi mau lihat rumah itu?"


"jadi lah mi...tadi sudah aku panjar."


"adik mu sudah di beri tau?"


"sudah... Aisyah ambil empat cople,tapi kata papi... jangan beri tau empat, untuk sementara di berikan satu saja... nanti saja di kasikan satu lagi."kata Aisyah menjelaskan.


"betul kata papi mu...jadi dua lagi untuk siapa?"


"kata papi untuk Aisyah...tapi biar saja lah di beli ma...kan ada budget nya...kan bisa jadi investasi juga."kata Aisyah menjelaskan.


"ya sudah... kalau mami... terserah saja...mana yang terbaik saja "kata mami.


"Aisyah pergi dulu ya mi... setelah ini ke tempat adek untuk tanda tangan."kata Aisyah.


"ya...tapi ingat... jangan tau suami nya."kata mami mengingatkan.

__ADS_1


"baik..."jawab Aisyah keluar rumah dengan membawa mobil menuju perumahan anggrek.


Tanpa menelpon Aldo menuju ke lokasi, dia jalan sendiri ke sana. Mendekati perumahan ternyata ada orang yang berjalan sendirian menuju perumahan anggrek.


Dari kejauhan dia seperti mengenal sosok yang berjalan itu."seperti nya itu Aldo? kenapa dia berjalan kaki sendirian begitu."kata Aisyah langsung memberhentikan mobil tepat di sebelah Aldo.


Aldo yang melihat ada mobil yang berhenti di dekat nya dan mobil itu tak asing bagi nya.


Dan benar... ternyata itu adalah Aisyah yang membuka pintu.


"Aldo... kenapa berjalan kaki sendirian? ayo masuk."kata Aisyah.


Aldo pun masuk ke dalam mobil, duduk di sebelah Aisyah.


"setelah meeting lewat sini, jadi i aku turun di depan,mana mungkin minta tolong antarkan dengan bos ke dalam."kata Aldo


"oh... seperti itu."kata Aisyah.


Mereka berdua pun sampai ke perumahan yang di maksud, Aldo pun menunjukkan perumahan tersebut, menjelaskan kelebihan dan kekurangan di perumahan tersebut.


"Jadi bagusan ambil di depan, di tengah atau di belakang?"tanya Aisyah.


"di belakang bagus juga karena di sana ada tanah kosong...jadi kalau ada dana...bisa di bangun besar rumah nya."kata Aldo.


"aku sebenarnya kalau di suruh milih... ambil di tengah atau belakang, kalau depan... banyak yang lalu lalang."kata Aisyah menjelaskan.


Mendengar itu Aisyah jadi lebih semangat mengambil di belakang karena apa yang di katakan Aldo ada benarnya juga, jalan untuk empat rumah bisa di buat jadi garasi mobil dan rumah bisa di besarkan.


"oke lah...aku ambil yang di belakang saja...apa saja syarat nya?"tanya Aisyah lagi.


"nanti aku chat...jadi besok pagi langsung di urus bagian administrasi."kata Aldo.


"lho... enggak bisa dengan kamu saja?"kata Aisyah seperti kecewa.


Aldo bingung memberikan alasan tepat karena dia takut kalau ayah akan marah kalau dia lama di bagian marketing.


"begini saja... aku usahakan besok pagi datang lebih awal jadi sebelum atasan ku datang kita urus secepatnya."kata Aldo memberikan penjelasan yang tepat.


"oke...aku usahakan jam delapan sudah di tempat."kata Aisyah.


"sekarang sudah selesai tentang lokasi yang tepat setelah ini kita mau kemana?"tanya Aldo


"ada yang mau ku beli di mall...bisa ikut?"tanya Aisyah.


"bisa...tapi aku yang bawa mobil mu..."kata Aldo yang gengsi perempuan membawakan mobil dia hanya duduk tenang di samping.


"boleh...aku malah senang karena bisa duduk dengan tenang."kata Aisyah.


Aisyah melemparkan kunci pada Aldo dan mereka pun masuk ke dalam untuk menuju mall yang mau di tuju.

__ADS_1


Tiga puluh menit perjalanan untuk sampai di mall, parkir di basemen bawah untuk meletakkan mobil. Setelah itu mereka pun masuk ke dalam dan langsung ke toko buku, karena Aisyah bertujuan mau ke sana.


Memilih toko buku terbesar di kota mereka tinggal dan pengunjung di sana tidak lah begitu banyak jadi Aisyah bisa leluasa untuk berjalan dan memilih buku.


"buku apa yang mau di cari?"tanya Aldo.


"tentang kesehatan karena aku mau menyelesaikan tesis yang sedikit tertunda."kata Aisyah menjelaskan.


"kuliah di bagian apa?"


"kesehatan..."jawab Aisyah.


Aldo yang tak meny.au bertanya apa jadi dia lebih banyak diam dan melihat buku yang dia suka tentu nya.


Aldo malah tertarik dengan buku untuk anak satu tahun, dia teringat dengan salsa di rumah."buku ini sepertinya cocok untuk Salsa."kata Aldo dalam hati lalu mengambil nya.


Lalu Aldo melihat ada mainan untuk anak satu tahun juga, di lihat dan di coba nya juga.


"bagus juga ini untuk salsa."kata Aldo tanpa di sadari nya Aisyah sudah mendekati nya.


"siapa salsa kalau boleh tau?tanya Aisyah.


"salsa adalah keponakan ku ..mamanya sudah meninggal...jadi kalau lihat dia jadi ingat adikku."kata Aldo.


"oh...jadi salsa tinggal bersama siapa?"


"mmmhhh... setelah meninggal jadi ganti tikar...adik perempuan ku satu lagi yang menikah dengan ipar ku."kata Aldo.


"oh... syukurlah kalau adik mu juga jadi mama salsa...jadi biasanya tidak khawatir karena sama saudara sendiri.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like... like... like...


add favorit


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...


terima kasih


🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2