Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab 44


__ADS_3

Acara makan malam bersama keluarga seperti biasa saja, tapi ini adalah acara makan malam pertama setelah menikah antara Reza dan Kalisa.


Kelihatan masih tampak canggung keduanya,


apa lagi kejadian di sore hari membuat Kalisa merasa malu terhadap Reza yang masih tahap pengenalan karakter.


Pak Dharma dan Bu Ros selaku orang tua membuat suasana makan malam santai saja dan juga Aldo yang masih jomblo melihat pengantin baru yang masih malu-malu.


"Kalisa... ambilkan nasi untuk Reza..."perintah Bu Ros pada anaknya karena dia selalu melakukan hal tersebut pada pak Dharma.


"ya ma..."jawab Kalisa yang mengambil kan nasi Reza juga.


"segini bang?"tanya Kalisa pada Reza.


"ya... cukup"jawab Reza melihat nasi yang di ambil kan Kalisa.


Melihat ayahnya dan Reza diambil kan nasi membuat Aldo nyeletuk"ma... Aldo siapa yang ambil kan?"tanya Aldo


"makanya cepat menikah..."kata Bu Ros dan mengambil kan makanan untuk anaknya


"belum ketemu jodohnya ma... do'akan secepatnya ketemu yang di cari"kata Aldo.


"A...min... selalu do'akan yang terbaik untuk anak anak mama."jawab Bu Ros.


"aqu juga do'akan semoga bang Aldo cepat menemukan jodohnya."kata Kalisa.


"a...min..."kata semua yang ada di ruang makan.


Suasana makan malam yang hikmat yang mereka lakukan, setelah makan malam mereka kembali merapikan rumah yang masih berantakan.


"hoek... hoek...hoek ..."


Terdengar suara salsa yang lagi menangis di kamar, Kalisa yang mendengar langsung ke kamar melihat keadaan anaknya.


"sayang bunda... jangan menangis...ada bunda di sini"kata Kalisa yang menggendong bayi tersebut, ternyata sudah beberapa jam lalu minum susu,maka di buatkan susu untuk Salsa


Setelah susu di buatkan Kalisa membawa Salsa minum susu di luar kamar. Orang yang di luar sudah selesai merapikan rumah dan lagi duduk santai di ruang keluarga."cucu oma... kenapa menangis? haus ya..."kata Bu Ros.


"iya...oma, ni lagi minum susu sama bunda"kata Kalisa menjawab pertanyaan mamanya.


"susu nya sudah habis?"tanya pak Dharma


"sudah...kenapa ayah? tanya Kalisa penasaran dengan ayah nya itu.

__ADS_1


"sudah lama ayah enggak gendong Salsa, jadi sini sama opa ya..."kata pak Dharma mengambil dari tangan Kalisa.


Dalam gendongan sang opa ternyata Salsa nyaman sehingga setelah sendawa kembali tidur cucu tersayang."waduh... salsa tidur lagi di gendongan opa"kata Bu Ros yang melihat cucu dalam gendongan suaminya.


"iya... mungkin karena sudah lama enggak di gendong opa yang tampan ya salsa?"jawab pak Dharma yang melihat cucunya untuk meminta persetujuan yang baru di ucapkan nya.


"ih...ayah...ke-pe-de-an" kata Kalisa.


"memang kenyataan, enggak boleh sirik ya..."jawab pak Dharma.


"iya...deh...ayah yang tampan, sini sama Kalisa aja, biar di bawa ke kamar aja"kata Kalisa dan pak Dharma memberikan pada anaknya.


"tapi bunda dan Salsa aja yang ke kamar, kalau papanya nanti aja karena masih ada yang mau di kerjakan"kata Aldo.


"bang Aldo... yang mau ke kamar aqu dan Salsa, kalau bang Reza nanti aja kalau semua sudah pada masuk"jawab Kalisa masuk ke kamar dan melihat ke arah Reza tapi yang di lihat diam tanpa ekspresi.


"Aldo...kamu jangan ganggu Kalisa adik mu, nanti dia enggak mau bantu cariin jodoh mu"kata Bu Ros


"ih...mama...Aldo hanya bercanda"jawab Aldo yang sambil menggaruk kepala yang tidak gatal.


Mereka di ruang keluarga sambil bercerita dan tak terasa jam sudah menunjukkan pukul setengah sebelas malam, sehingga pak Dharma mengakhiri perbincangan malam ini.


"ayah dan mama masuk dulu karena sudah ngantuk"kata pak Dharma yang berdiri melihat Bu Ros yang bertanda untuk ikut dengan nya


Dan Reza pun ikut berdiri dan mau masuk ke kamar juga, jadi ruang keluarga pun kosong karena penghuni sudah masuk ke kamar masing masing.


Reza memasuki kamar yang suasana yang hening,di lihat nya Kalisa yang sudah tertidur. Jadi di lihatnya pula Salsa di box baby yang ternyata juga masih tertidur dengan nyenyak. Lalu Reza ke kamar mandi untuk bersih bersih dan juga tidur di sebelah Kalisa.


Kalisa yang tidur di sebelah kiri tempat tidur dan dia menghadap ke kanan kalau tidur. Jadi Reza bisa melihat wajah Kalisa yang tertidur dengan nyenyak."cantik"itu kata yang keluar dari mulut nya tanpa dia sadari.


Yang mempunya wajah yang tidur tidak mendengar perkataan suaminya. Reza pun mulai memejamkan mata untuk tidur di sebelah Kalisa."ini adalah malam pertama kami tidur bersama"kata Reza dalam hati.


"hoek... hoek... hoek..."


Terdengar suara Salsa yang bangun karena haus mau minum susu.


"ya...salsa...Bunda buatkan susu"kata Kalisa yang bangun dan masih mengumpulkan kesadaran tanpa menyadari Reza di sebelah nya.


"ah...kamu siapa???"kata Kalisa karena di dalam kamar lampu menyala remang remang.


Reza yang tidak menyadari masih tertidur dengan tenang, sehingga Kalisa mendorong Reza.


"Brug"

__ADS_1


Reza pun jatuh.


"aduh..."kata Reza.


Kalisa tidak memperdulikan pun mencari saklar lampu untuk menghidupkan lampu.


"bang Reza kok di sini?"kata Kalisa tapi konsentrasi nya masih pecah karena suara salsa yang menangis, jadi di buatkan nya susu Salsa dan mengambil Salsa untuk minum susu di atas tempat tidur.


Reza yang terjatuh mengambil minyak gosok karena terjatuh dan Kalisa yang sudah sadar merasa bersalah."maaf...bang tadi aqu terkejut karena kok ada laki laki di sebelah tidur"kata Kalisa.


"kamu main tendang saja, jadi sakit badan qu ini"kata Reza.


"ya... sudah... nanti qu urut mana yang sakit"kata Kalisa


Mendengar tawaran Kalisa Reza tersenyum licik"boleh juga nih tawaran Kalisa"kata Reza dalam hati.


"oke... kalau begitu setelah Salsa tidur ya..."jawab Reza.


"iya... sabar dulu... sebentar lagi Salsa juga tidur kembali"kata Kalisa.


Setelah susu Salsa habis, dan Kalisa pun tertidur juga. Sehingga Reza memindahkan putri kecilnya ke dalam box baby."aduh...Kalisa sudah tidur kembali, ya... sudah... Malam pertama...bukan nya unboxing malah kena tendang, Kasian sekali nasib mu Reza."kata Reza dalam hati.


Dan Reza pun tertidur di sebelah Kalisa sambil memeluk nya, dan mereka tidur saling berhadapan. Malam pertama yang di lalui tidur bersama yang saling berhadapan tanpa ada sesuatu yang romantis karena mereka juga masih saling mengenal, jadi butuh waktu untuk saling mengenal supaya tumbuh rasa cinta di antara Reza dan Kalisa. Tapi mereka ada sebuah ikatan untuk mereka berdua yaitu Salsa.


BERSAMBUNG


****"


Jangan lupa


like... like... like...


add favorit...


komentar yang membangun


serta


vote... vote...vote...


Terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2