Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab 11


__ADS_3

Dua hari setelah berlalu kepergian Dewi, seperti perjanjian dengan pihak rumah sakit kalau hari ini baby girl yang mungil mirip seperti Dewi bayi tentunya. Pak Dharma, Bu Ros, Kalisa dan Aldo ke rumah sakit untuk mengambil baby girl almarhumah Dewi.


Sampai di rumah sakit pak Dharma dan Aldo ke bagian administrasi sementara Bu Ros dan Kalisa ke ruang baby. Melihat baby girl membuat Bu Ros sedih karena dia teringat akan anaknya Dewi. Tapi bagaimana lagi dia harus ikhlas dan masih ada baby girl pengganti almarhumah Dewi.


"mama...bayi nya mirip mendiang kakak seperti-nya"kata Kalisa pada mama-nya.


Di pandang Bu Ros baby girl yang di gendong Kalisa, hampir menetes air mata di pipi tapi di tahan-nya."iya... seperti kakak mu waktu bayi juga"jawab Bu Ros menghapus air mata dengan sapu tangan.


"ma... sudah lah, kita harus ikhlas. sekarang kita harus fokus mengurus baby girl ini"kata Kalisa.


"iya nak, untung kamu sudah kembali ke sini, kalau tidak mama tidak bisa membayangkan nya"jawab Bu Ros


Perawat sudah mempersiapkan semua kebutuhan yang ada selama di rumah sakit dan mengembalikan semua kepunyaan baby girl"ibu...ini tas dan semua perlengkapan kemarin sudah ada di dalam"kata perawat memberikan tas di tangannya.


"iya suster... terima kasih"jawab Kalisa


"mohon tanda tangan karena sudah kita serahkan, tapi tolong di cek terlebih dahulu"kata perawat.


Bu Ros yang mengecek semua yang di perintahkan perawat dan semua sudah lengkap." seperti nya sudah lengkap, di mana saya harus tanda tangan suster?"tanya Bu Ros


Perawat membimbing Bu Ros untuk tanda tangan"di sini Bu"kata perawat menunjukkan tempat pembubuh tanda tangan.


Setelah semua selesai Bu Ros dan Kalisa keluar ruangan tapi salah satu perawat mengikuti mereka karena pasien harus di antar sampai depan rumah sakit.


"mama sebaiknya sebelum pulang kita bawa baby girl ke ruangan ICU, untuk bertemu ayah nya. Lagian bang Reza kan ruangan nya tersendiri"usul Kalisa.


"iya juga ya... seperti nya Aldo dan ayah lagi di sana, tadi kata ayah mereka mau melihat keadaan Reza."kata Bu Ros


"suster kita ke ruangan ICU terlebih dahulu karena ayah dari baby ini lagi di ruangan tersebut "kata Kalisa


"iya Bu, tidak apa. tapi saya harus ikut juga"jawab perawat.


Mereka pun ke ruang ICU tempat Reza di rawat dan ternyata Pak Dharma dan Aldo memang lagi di sana."ayah... bagaimana keadaan Reza?"tanya Bu Ros pada suami nya.


"kata perawat ada sedikit perubahan, tapi tidak banyak"jawab pak Dharma.


"kami ke sini mau membawa baby girl bertemu ayahnya, mana tau bisa membantu menstimulasi supaya bisa cepat sadar"kata Kalisa.


"ya sudah...kamu bawa saja ke dalam dengan mama mu"kata pak Dharma.

__ADS_1


"dek...abang ikut masuk lagi, mau lihat reaksi Reza dan baby-nya"kata Aldo


"yuk lah kita masuk"ajak Kalisa


Bu Ros Kalisa dan Aldo kedalam bersama baby girl, sementara perawat sambil menunggu dia duduk di dekat teman sejawat yang menjaga bagian ICU.


Masuk ke ruang ICU membuat Bu Ros dan Kalisa prihatin karena mereka baru pertama melihat keadaan Reza.


Bu Ros mendekati Reza dan berkata"nak Reza cepat sadar dan sembuh,kasian anak mu tinggal sendiri"kata Bu Ros


Reaksi dari Reza hanya diam, tapi tarikan nafas nya tertata normal. Setelah Bu Ros, Kalisa dan baby girl mendekati Reza.


"bang Reza cepat sadar dari koma ya... baby girl menanti ayah"kata Kalisa sambil mendekatkan baby girl dari gendongan nya.


"ayah... cepat sembuh ya..."kata Kalisa lagi dengan mengecilkan suara seperti anak anak.


"kamu dek seperti ngerti aja tuh baby dan ayah"kata Aldo.


"abang jangan salah mereka ada ikatan batin antara anak dan ayah lho..."kata Kalisa.


Bu Ros menggeleng melihat kelakuan ke dua anaknya karena berdebat di tempat yang tidak tepat"sudah jangan berdebat, kita keluar sekarang sebelum si usir karena ribut"kata Bu Ros.


"ayah...kami pulang dulu... cepat sembuh kalau bisa sebelum 7hari adek lahir, hari ini umur adek 3 hari, kalau bisa pas 7 hari kita acara Aqiqah"kata Kalisa yang mengarang cerita.


"kamu itu bisa aja mengarang cerita"kata Bu Ros mengajak Kalisa keluar.


Tanpa mereka perhatikan jari telunjuk Reza bergerak dan baby girl di bawa keluar pun menangis"hoek...hoek...hoek"terdengar suara baby girl menangis setelah di luar.


"eh... sayang jangan menangis,cup...cup...cup..."kata Kalisa menenangkan.


Perawat mendekati Kalisa dan baby girl"coba beri susu, mana tau haus karena sudah hampir 2 jam"kata perawat.


Bayi yang baru lahir memang harus di beri susu per 2 jam.


"oh...iya, sudah 2 jam"kata Kalisa


Perawat memberikan susu yang sudah di buat dari dalam tas."ini Bu, tadi sengaja kami buat karena takut dijalan minta susu"kata perawat lagi.


"terima kasih suster"kata Kalisa mengambil susu dan duduk di kursi depan ruangan untuk memberikan susu pada baby girl.

__ADS_1


Setelah selesai minum susu mereka pun keluar dari rumah sakit pulang ke rumah. Mobil yang di kendarai Aldo, pak Dharma di sebelah Bu Ros dan Kalisa di tengah bersama baby girl. Bu Ros teringat dengan percakapan di ruang ICU tadi.


"ayah...pas hari ke tujuh baby girl kita buat acara Aqiqah di rumah ya..."usul Bu Ros


"oh...iya ide yang bagus itu, tapi bagaimana dengan pemberian nama? Reza belum sadar"kata pak Dharma.


"kita doakan saja ayah... semoga bang Reza sadar dari koma-nya, sehingga dia ada di acara Aqiqah anaknya"kata Kalisa


"kalau belum sadar juga,kita siapkan saja nama untuk baby girl"kata Aldo.


Pak Dharma diam saja dan mempertimbangkan usulan istri dan anak anaknya."ya sudah..


nanti ayah coba telpon teman yang biasa potong daging kambing untuk acara aqiqah"kata pak Dharma.


"sampai rumah langsung telpon, kamu ingatkan ayah mu Aldo"pesan Bu Ros.


"iya...mama"jawab Aldo sambil nyengir mobil.


Hening sebentar di dalam mobil, tiba tiba terdengar kecil baby girl dan Kalisa menyadari langsung mendiamkan"sssstttt, sssstttt...anak baik Budi ya sayang"kata Kalisa sambil menenangkan bayi tersebut.dan tak sempat menangis.


Kalisa takut ribut karena mama dan ayah nya sudah tertidur di dalam mobil.


"sebentar lagi sampai sayang"kata Kalisa lagi dengan baby girl.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun...


vote... vote... vote...


Terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏


__ADS_2