Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.89


__ADS_3

Sampai ke rumah yang di tuju ternyata terlihat sepi dari luar,jadi Kalisa dan Bu Ros menekan bel yang ada di samping pagar.


Ting...Tong.... Ting...Tong...


"Assalamualaikum...."


suara bel rumah berbunyi dan dari dalam ada seorang yang kerja keluar rumah dan ibu tersebut menanyakan pada Kalisa dan Bu Ros.


"cari siapa ya Bu..."tanya orang kerja pak RT


Bu Ros yang berinisiatif yang bertanya"Bu RT ada...?"


"oh...ada Bu... sebentar saya panggilkan"


"bilang tetangga balik dinding dapur datang"kata Bu Ros


Pekerja tersebut bingung dengan perkataan Bu Ros"maksudnya tetangga saja qu bilang dengan Bu RT"kata pekerjaan tersebut dalam hati dan masuk ke kamar tanpa membukakan pagar rumah.


"uuuhhh... bukannya pagar di buka malah kembali ke dalam*kata Bu Ros.


"sabar ma... mungkin itu perintah dari majikannya"kata Kalisa.


"iya...tapi ini kan panas...kasihan salsa..."kata Bu Ros.


Tak lama Bu RT keluar dari dalam dan melihat siapa yang datang."eh .. istri pak Reza tenyata...ayo masuk,"kata Bu RT membukakan pintu pagar rumah untuk tamu yang datang.


"mari masuk...maaf si iyun tidak membukakan pintu pagar karena saya yang pesan, maklum lah sekarang banyak sekali orang yang tidak bertanggung jawab di luar sana"kata Bu RT.


Kalisa dan Bu Ros masuk"iya Bu... enggak apa apa..", jawab Kalisa


"eh...ada bayi baru pertama kali masuk rumah ini sebentar ya..."kata Bu RT masuk ke dalam rumah seperti mau mengambil sesuatu.


Dari dalam Bu RT membawa bedak tabur baby..."pakai bedak dulu ya dek biar cantik..."kata Bu RT.


",iya...Bu... terima kasih..."kata Kalisa.


Bu RT melihat orang di sebelah Kalisa"ini siapa Bu Reza..."tanya Bu RT.


"nama saya Kalisa Bu...ini mama saya dari kemarin mau ke rumah ibu baru ini terlaksana"kata Kalisa.


"kalau di kompleks ini biasanya kita memanggil berdasarkan nama suami,jadi makanya saya panggil Bu Reza..."kata Bu RT.


"maklum ya Bu...anak saya Kalisa belum begitu paham"kata Bu Ros

__ADS_1


Bu RT tersenyum mendengar perkataan dari Bu Ros."iya Bu... enggak apa apa,biasa itu"kata Bu RT.


Bu Ros melihat suasana rumah yang sepi."hanya berdua saja dengan orang yang kerja di rumah Bu...?"


"iya Bu...samua pada kerja dan sekolah..."jawab Bu RT.


Melihat foto keluarga yang terpampang di ruang tamu membuat Bu Ros bertanya lebih lanjut"kalau boleh tau anak ibu berapa orang?"


"oh...ada tiga...itu foto keluarga, dua laki laki satu perempuan...itu foto keluarga kami"kata Bu RT sambil menunjukkan foto yang ada d dinding.


Foto yang terpajang ada lima orang, terlihat satu perempuan dan dua anak laki laki."oh...iya...sama dengan saya ada tiga juga Bu anak saya tapi kebalikan,dua perempuan satu laki laki"kata Bu Ros.


"anak ibu sudah ada menikah... kalau saya belum Bu... padahal sudah pengen gendong cucu...tapi anaknya belum ada yang mau,malah yang perempuan sudah ada yang menanya..."kata Bu RT.


Bu Ros dan Kalisa saling pandang mendengar perkataan dari Bu RT."waduh... rencana menjodohkan bang Aldo dengan anak pak RT,malah sudah ada yang nany.bagamana nasib bang Aldo..."kata Kalisa dalam hati.


"oh... gitu ya Bu... yang perempuan kuliah atau kerja.."tanya Bu Ros yang pandai menyimpan perasaan.


"kuliah jurusan kedokteran Bu...tapi masih mau naik tingkat tiga..."jawab Bu RT.


"kalau kuliah di kedokteran pasti banyak yang kejar anak ibu... pasti cepat dapat jodoh..."kata Bu Ros.


Bu RT yang sepertinya jumpa dengan Bu Ros cocok untuk bercerita dan tukar pikiran."wah...mama Kalisa ini asyik juga di ajak ngobrol, nyambung terus..."kata Bu RT.


ART iyun membawakan minuman untuk tamu dan Kalisa yang ingat bawa sesuatu menyerahkan pada Bu RT.


"Bu RT...ini ada sedikit oleh oleh, kemarin kami baru pulang dari Bali"kata Kalisa


"wah...repot repot Bu Reza...ke Bali dalam rangka bulan madu ya... sampai satu minggu di sana..."kata Bu RT.


"lho...ibu kok tau saya satu minggu di Bali...?"tanya Kalisa.


"tapi abang ipar nya pak Reza yang kasi kabar, namanya Aldo... katanya kemarin untuk sementara dia yang jaga rumah"kata Bu RT.


Kalisa dan Bu Ros saling pandang mendengar cerita dari Bu RT."oh...jadi Aldo sudah ke rumah Bu RT untuk mengabari..."tanya Kalisa.


"iya...Bu... hampir setiap malam dia ke rumah bersama pak RT kalau pulang dari sholat isya...itu anak ibu kan...?"kata Bu RT.


Bu Ros mendengar perkataan Bu RT tanpa sadar hanya mengangguk"eh...iya Bu...itu anak saya yang paling tua... sekarang dia lagi cari istri...dan sekarang sudah mau kerja di tempat ayah nya, biasanya dia tidak mau sama sekali..."kata Bu Ros menjelaskan.


Bu RT menyimak penjelasan dari Bu Ros dan tersenyum"wah... sayang sekali si bungsu kami lagi dekat sama kakak kelasnya yang kedokteran, kalau tidak bisa kita jodohkan mereka",kata Bu RT.


Bu Ros menarik nafas panjang karena anak pak RT ternyata sudah ada pacar"sabar... masih pacar kok... masih ada kesempatan untuk Aldo..."kata Bu Ros dalam hati.

__ADS_1


Sementara Kalisa yang juga sedikit kecewa tapi masih tetap optimis"mudah mudahan di beri jalan yang terbaik...bisa berjodoh dengan bang Aldo"kata Kalisa dalam hati.


"kalau masih pacaran belum tentu jodoh itu Bu... sebelum janur kuning melengkung masih bisa yang lain mendekati anak ibu"kata Bu Ros.


"oh...gitu ya Bu... kalau saya hanya berdoa semoga mendapat jodoh yang terbaik untuk nya dan bisa membimbing ke Jannah,hanya itu doa saya untuk dia"kata Bu RT.


"oh...iya... silahkan di minum dan di makan sneack nya,hanya ini yang ada"kata Bu RT.


"iya Bu..."kata Kalisa yang mengambil sneack sementara Bu Ros minum yang tersedia.


Melihat jam yang menunjukkan sudah mau siang akhirnya Bu Ros mohon diri bersama Kalisa."sudah siang Bu...kami pamit dulu..."kata Kalisa.


"oh...iya...sering sering Bu Reza datang bersama bapak...dan Bu Ros juga ya..."kata Bu RT.


"iya Bu...insha Allah..."jawab Bu Ros.


"mari Bu kami pamit dulu,maaf siang hari kami mengganggu..."kata Kalisa sambil keluar bersama Bu Ros.


"enggak apa apa,hati hati di jalan...",pesan Bu RT.


BERSAMBUNG


*****


jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun


bunga mawar yang bermekaran


secangkir kopi hangat


serta


vote... vote... vote...


terima kasih


🙏🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2