
Pagi hari di rumah pak Dharma dan Bu Ros suasana masih seperti biasa, semua sibuk dengan aktifitas masing masing.
Bu Ros yang lagi repot di dapur memasak sarapan untuk suami dan anaknya.
Setelah selesai ternyata ayah dan anak sudah duduk di meja makan, mereka seperti anak yang menunggu makanan.
"eh... ayah...Aldo... sudah menunggu sarapan? tumben nih..."kata Bu Ros
"kami hari ini mau cepat karena ada meeting bersama"kata pak Dharma
"oh... seperti itu?"kata Bu Ros yang meletakkan makanan di meja.
Menu hari ini sederhana saja, sambal telur ceplok pakai krupuk.menu sederhana tapi di makan bersama tentunya enak.
"Aldo...ada what's up dari Kalisa?"tanya Bu Ros
"seperti nya ada tapi belum Aldo buka"jawab Aldo sambil makan.
"mana HP mu...mama mau baca what's up dari Kalisa,mama penasaran nih..."kata Bu Ros.
"apaan sih mama... periksa HP orang..."kata Aldo
"apa...kamu bilang mama orang lain?"kata Bu Ros sedikit emosi
Pak Dharma yang tidak mengerti pembicaraan ibu dan anak itu akhirnya menanyakan pada mereka berdua."kalian lagi membahas apa?kok jadi rebutan HP?"tanya pak Dharma.
"enggak ada masalah apa apa,hanya saja semalam Kalisa bilang ada pesan what's up dari nya di HP Aldo"kata Bu Ros menjelaskan dengan bijak.
Aldo memberikan HP nya pada Bu Ros, dengan senang hati di bacanya what's up dari Kalisa dan sambil membaca dengan senyuman lebar."apa pesan Kalisa ? kok senang sekali membaca nya?"tanya pak Dharma.
"bagaimana mama enggak senang, karena yang mama harapkan nyata"kata Bu Ros.
"harapan apa sih ma..."tanya pak Dharma yang tidak mengerti.
"ayah sarapan saja nanti pasti akan di jelaskan sama mama"kata Aldo yang lagi makan dan melihat Bu Ros lagi melihat what's up nya.
Kedua ayah dan anak itu pun akhirnya sarapan berdua tanpa memperdulikan Bu Ros yang lagi senyum sendiri karena dia menyimpan nomor Nabila lalu membuat pesan untuk Nabila, seolah olah pesan tersebut dari Aldo langsung.
Untung saja Aldo tidak memperdulikan HP nya yang di tangan Bu Ros. Setelah selesai Bu Ros mengembalikan HP tersebut karena belum ada respon dari Nabila."duh...kenapa lama di jawab ? ya sudah lah pasti nanti Aldo kaget...tapi biar saja..."kata Bu Ros dalam hati dan mengembalikan HP tersebut pada Aldo.
"nih...Aldo HP nya,mama kembalikan"kata Bu Ros
"iya...ma..."jawab Aldo mengambil HP tersebut dan meletakkan di kantong baju.
Pak Dharma dan Aldo sudah selesai makan tapi pak Dharma menanyakan pada istrinya tentang pertemuan dengan Bu RT.
"ma... bagaimana semalam jumpa Bu RT?"tanya pak Dharma
__ADS_1
"biasa saja ayah..."jawab Bu Ros
"mmmhhh...kok enggak semangat gitu jawab nya, pasti enggak sesuai dengan rencana?"tanya pak Dharma penasaran.
"mmmhhh...ya begitulah karena anak pak RT sudah ada pacar dokter yang satu kampus dengan anaknya"kata Bu Ros menjelaskan.
"oh... seperti itu, apakah kamu tau ceritanya Aldo?"tanya pak Dharma pada anaknya.
"Aldo memang belum tau cerita itu ayah, tapi kalau sudah ada calon dia kan masih ada rencana ke dua,iya kan ma..."kata Aldo sambil melihat mamanya.
Bu Ros yang namanya di sebut melihat ke arah suara yang memanggil dia."mmmhhh...iya, tapi masih rencana karena kita harus selidiki keluarga nabila. Kalisa pun tidak begitu mengenal Nabila,tapi setiap tugas kelompok selalu sama mereka"kata Bu Ros
"oh... seperti itu, ayah do'akan yang terbaik untuk kamu Aldo"kata pak Dharma
"a...min..."jawab Aldo dan Bu Ros bersamaan.
"pada kompak ya... berarti berlanjut itu dengan teman Kalisa"kata pak Dharma.
"do'akan yang terbaik untuk anak kita ayah..."kata Bu Ros.
"iya...ayah doakan..."kata pak Dharma.
Jam yang menunjukkan pukul tujuh lewat, sehingga ke dua lelaki tersebut bergerak untuk berangkat kerja bersama.
"kita sudah selesai makan... sekarang kita berangkat ya..."kata pak Dharma
"ma...kami berangkat dulu... hati hati di rumah..."pesan pak Dharma
"iya ayah...sepi mama... hanya sendiri"kata Bu Ros
"tapi minggu depan Kalisa sudah masuk kerja jadi ada teman mama di rumah"kata Aldo sambil menyalim mamanya.
"oh...iya ya... syukur lah kalau begitu"jawab mama melepas kepergian dua orang tersebut.
Jam anak berangkat ke sekolah jadi sedikit macet. tapi tidak masalah untuk kedua orang tersebut kerena pak Dharma sebagai yang punya kantor sementara Aldo adalah anak yang punya kantor.
Tak berapa lama mereka sampai juga di kantor, di bagian depan/loby untuk menerima tamu kantor ada seorang perempuan seperti mencari seseorang.
Pak Dharma tidak memperdulikan orang tersebut, tapi karena Aldo sebagai marketing saat ini dia di tuntut untuk ramah dan melayani customer.
"ayah...naik duluan,coba kamu tanya orang itu mau cari apa...mana tau cari rumah,kan bisa jadi omset mu bulan ini"kata pak Dharma.
"iya ayah...ini juga mau Aldo tanyakan"kata Aldo mendekati orang tersebut.
"Hem...Hem...Hem..."
Aldo mendehem mendekati perempuan tersebut, terlihat tamu tersebut berpakaian seksi dan masih muda tapi tidak semuda kalisa tentunya.
__ADS_1
"maaf...mba ..ada yang bisa saya bantu..."kata Aldo.
Perempuan tersebut melihat Aldo yang dari atas sampai mata kaki."siapa sih orang ini..."kata perempuan tersebut dalam hati.
"saya mau cari rumah,tapi saya sudah ada janjian dengan pak Reza."
"oh... temannya pak Reza...tapi pak Reza belum datang dan dia ada meeting penting.jadi mba bisa berurusan dengan saya"kata Aldo.
"mmmhhh... gitu ya..."jawab Nindy dengan sepele tapi Aldo tetap memberikan pelayanan yang terbaik untuk costumer.
"iya mba... sebelum nya kenalkan nama saya Aldo yang kerja di perusahaan ini bagian marketing"kata Aldo.
Nindy hanya menyambut uluran tangan Aldo tanpa menyebutkan namanya."nama nya siapa ya mba...masa saya panggil mba terus, nanti kesannya mba sudah tua lagi"kata Aldo
Nindy yang tidak mau di bilang tua, akhirnya dia menyebutkan juga namanya.
"saya Nindy..."jawab nya ketus.
Aldo yang tidak memperdulikan sikap dari costumer, dia hanya menjalankan tugas sebagai seorang marketing."mba mau cari rumah tipe berapa...?tanya Aldo.
"saya mau yang besar, bisa minta brosur nya saja? karena saya ada keperluan lain."kata Nindy.
"oh... boleh..."kata Aldo mengambilkan brosur yang di minta.
"ini mba... kalau berminat hubungi saya ya... nanti saya sampaikan dengan pak Reza kalau mba Nindy datang mencari dia"kata Aldo.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like... like...
add favorit...
komentar yang membangun
bunga mawar yang bermekaran
secangkir kopi hangat
serta
vote... vote... vote...
terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏