
Tok...tok...tok...
"Permisi..."kata perawat masuk ke dalam ruangan inap Anita.
Dengan wajah bahagia Anita melihat perawat yang membawa bayinya ke kamar nya.
"ini baby nya ibu... sebaiknya di susui"pesan perawat.
"iya suster..."jawab Anita.
"kalau begitu kami tinggal dulu ya... setengah jam lagi bayinya di jemput"kata perawat.
"baik suster"jawab Anita.
Melihat anak yang di gendongan, Anita pun memberikan ASI pada bayi perempuan nya.
"sayang...jadi anak yang Soleha ya...trus do'akan mama dan papa agar baik baik saja"kata Anita sambil membelai rambut bayi nya.
Anita seperti mengungkapkan curahan hati nya pada bayi perempuan nya."mama sayang sama papa,tapi papamu belum seutuhnya mencintai mama atau dengan kata lain terpaksa saja"kata Anita lagi.
Secara bergantian menyusui di sebelah kiri dan kanan dan Anita tetap saja bercerita."ya... Allah...satukan lah keluarga kecil saya semoga menjadi keluarga sakinah mawadah warahmah, a...min..."kata Anita.
Di luar ternyata Rendi sudah kembali tapi karena mendengar Anita seperti berbicara dengan orang lain,jadi dia mendengarkan dari luar."dengan siapa Anita berbicara?"kata Rendi dalam hati.
Karena perawat dari jauh mau menuju ruang inap Anita tempati jadi dia pun masuk ke dalam.
"Assalamualaikum..."kata Rendi masuk ke dalam.
Di lihatnya Anita bersama dengan anak mereka."tadi qu dengar kamu seperti ngobrol dengan seseorang "kata Rendi melihat ruangan lalu melihat toilet dan ternyata tidak ada orang di sana.
Anita melihat ke arah Rendi yang mencari seseorang."mana ada orang di toilet,aqu tadi ngobrol dengan baby girl."kata Anita santai.
Rendi yang penasaran dengan tingkah istrinya lalu mendekati dan memegang keningnya."enggak panas..."katanya.
"aqu sehat kok... enggak demam"kata Anita.
"jadi kenapa kamu ngomong sendiri"tanya Rendi.
"aqu ngomong dengan baby girl , dari kecil sudah bisa di ajak cerita"kata Anita.
Tak mau memperpanjang masalah jadi Rendi mengalah, apa lagi perawat sudah datang menjemput anak mereka."ibu... bapak...baby nya kami bawa ya..."kata perawat .
"ya suster... titip baby saya"kata Anita memberikan bayinya pada perawat.
"ya Bu ...kami akan jaga bayi nya, permisi..."kata perawat keluar kamar.
__ADS_1
Rendi yang sudah lapar lalu mengambilkan mangkok dan piring, karena baru menyusui jadi di berikan nya terlebih dahulu pada Anita."kamu saja makan dulu,siap menyusui biasanya lapar "kata Rendi.
Anita tak menjawab tapi mengambil yang di berikan oleh Rendi, setelah itu dia pun makan sendiri."minum kamu ada di sebelah ya..."kata Rendi.
"ya... terima kasih "jawab Anita cuek.
Rendi memperhatikan istrinya makan."apakah Anita stress dengan tingkah qu? sehingga ngobrol dengan baby kami?"kata Rendi dalam hati.
"aqu harus ikhlas menjalani rumah tangga dengan Anita, mungkin dia lah jodoh qu. Jangan sempat bayi kami yang jadi korban atas keegoisan qu selama ini "kata Rendi dalam hati.
Makan pun sudah selesai jadi Anita mau mengembalikan ke tempat semula tapi dilarang oleh Rendi."kamu di situ saja biar aqu yang meletakkan ke tempat semula "kata Rendi.
"ya ... terima kasih "jawab Anita.
Anita jadi bingung dengan sikap Rendi padanya."kenapa Rendi jadi baik ya ..."apa karena dia dengar aqu ngobrol dengan baby girl tadi? sudah ah... jangan di pikirkan, lebih baik aqu konsentrasi dengan pemulihan qu. sehat lalu pulang"kata Anita dalam hati.
Melihat obat Anita di meja maka Rendi mengambil nya."ini obat kamu...di minum,biar sehat jadi kita cepat pulang "kata Rendi mengingatkan.
"oh...iya ...aqu lupa, sini biar qu minum"jawab Anita.
Minum obat sudah di lakukan oleh Anita jadi dia pun mau istirahat kembali."aqu mau istirahat dulu..."kata Anita.
"ya sudah... kamu istirahat karena aqu mau makan"kata Rendi mengambil makanan dan tempat nya.
Anita yang berbaring dengan mata terpejam sementara Rendi makan soto Medan yang dia beli tadi. Menikmati soto Medan lengkap dengan pergedel kentang dan sambal terasi kacang."mmmhhh... ternyata enak juga soto Medan ini"kata Rendi lalu makan sendiri.
"ya sudah lah...biar qu nikmati saja, untuk apa di pikirkan "kata Rendi lagi
Setelah selesai makan maka di rapikan Rendi tempat makanan nya lalu sampah di buangnya.
Anita akhirnya tertidur kembali jadi Rendi melihat istrinya itu dari kejauhan."aqu memang harus menerima sepenuhnya Anita dan sudah ada anak di antara kami"kata Rendi dalam hati.
"sebenarnya berat rasanya untuk melupakan Kalisa, aqu juga yang salah tidak menjaga kepercayaan nya malah selingkuh dengan teman akrab nya sendiri"kata Rendi dalam hati.
Karena Anita tertidur maka Rendi keluar mau melihat ke ruang bayi. Dari balik kaca bening transparan kelihatan beberapa bayi di dalam. Rendi mencari di mana keberadaan bayi nya dan ternyata berada di sudut.
Terlihat bayi perempuan nya yang mungil dan menggemaskan."itu dia anak qu, maaf ya nak...tadi papa enggak sempat pegang kamu karena papa masih kotor dari luar."Rendi berkata dalam hati.
Karena merasa sudah puas melihat putrinya dia pun mau kembali ke ruangan Anita, melihat jam di HP ternyata hari sudah sore. Tanpa di sadari dia menabrak seseorang karena melihat HP sambil jalan.
Bruk...
Tanpa melihat orang yang di tabrak Rendi meminta maaf.
"maaf...maaf..."kata Rendi lalu melihat ke orang yang dia tabrak.
__ADS_1
Melihat orang yang di tabrak ternyata seseorang yang dia kenal walaupun tidak akrab.
"kamu...pakai mata kalau jalan"kata Aldo yang mau masuk melihat adiknya.
"iya...maaf bang saya tidak sengaja"kata Rendi.
"ya sudah..."kata Aldo meningkatkan Rendi dan tidak banyak menanyakan apapun.
Aldo berjalan mencari kamar inap adiknya di rawat dan ternyata tidak begitu jauh hanya beberapa langkah sudah sampai ke dalam kamar yang di tuju.
Reza yang menunggui istri nya sebenarnya dia mau mencari sesuatu tapi karena tidak ada teman gantian. Untung ada Aldo yang menjenguk.
"bang... titip Kalisa...aqu mau keluar sebentar"kata Reza.
"ya sudah... pergi saja...biar aqu yang jaga "kata Aldo.
Tinggallah Kalisa dan Aldo di dalam kamar,
"kalisa...tadi abang pas masuk ke dalam ada seseorang yang kami tabrakan"kata Aldo
"tabrakan bagaimana?"tanya Kalisa
"maksudnya tabrakan badan lho... dengan seseorang yang kami kenal"kata Aldo
"siapa... seseorang yang aqu kenal?"
"itu lho... mantan pacar mu itu..."kata Aldo
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote... vote...vote ..
terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏