Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.108


__ADS_3

Hari ini adalah di mana Kalisa akan bekerja di puskesmas dekat rumah orang tua nya. Jadi setiap hari salsa akan di titip di tempat Bu Ros.


Saat berangkat di pagi hari Kalisa sudah sibuk di dapur, untuk perlengkapan baju sudah di siapkan pada saat malam hari agar tidak ketinggalan.


Memasak makanan untuk sarapan saja tentu nya, untung saja sementara ini Salsa belum ada MP.ASI. Jadi yang di pikirkan saat ini adalah di dapur adalah sarapan pagi dengan Reza.


"masak nasi goreng saja, sayang kalau di buang nasi semalam masih bagus"kata Kalisa sambil memeriksa masakan apa yang bisa di masak pagi ini.


Tak memerlukan waktu yang lama jadi nasi goreng sudah ada di meja makan, lalu Kalisa memanggil suami tercinta."bang... lagi ngapain?"panggil Kalisa dan masuk ke dalam kamar.


Terlihat Reza sedang memberikan susu pada putrinya."lagi kasi susu salsa"jawab Reza


"oh... ternyata salsa sudah lapar ya.... kalau sudah siap sama mama karena kita mau mandi"kata Kalisa sambil mengajak anak nya bicara sehingga salsa tidak mau minum susu lagi.


"kan...mama gangguin saja, pada hal sudah mau selesai"kata Reza.


"ya sudah...sama aqu saja bang, mandi atau makan sana"kata Kalisa.


"bentar lagi... sudah nanggung"kata Reza.


Reza menyelesaikan memberikan susu pada anaknya, setelah itu baru di berikan pada Kalisa."Alhamdulillah... sudah siap susunya, sekarang dengan mama ya..."kata Reza dan langsung memberikan pada Kalisa dan setelah itu dia pun masuk ke kamar mandi."abang mandi saja setelah itu kita sarapan bareng"kata Reza.


"oke paksu..."jawab Kalisa sambil menyapu punggung salsa agar sendawa.


Salsa sudah selesai sendawa lalu di mandikan oleh Kalisa dan di pakaikan baju. Biasanya kalau sudah begini Salsa pasti tidur. Kalisa pun meletakkan salsa ke box bayi.


Reza yang sudah berpakaian melihat Kalisa yang belum bersiap."biar abang yang jaga salsa,jadi kamu mandi dan siap-siap"kata Reza.


"oh...iya...Salsa sudah tidur jadi abang makan saja"kata Kalisa.


"kita sarapan bareng saja, biar kamu enggak bawa bekal untuk sarapan"kata Reza.


"ya sudah, aqu mandi dulu aja"kata Kalisa.


Mandi kali ini tidak begitu lama karena Kalisa mau pergi kerja, dan ini hari pertama dia tugas di tempat baru. Sudah hampir enam bulan dia tidak masuk kerja, jadi hari ini adalah sudah di tunggu beberapa bulan.


Selesai mandi dia pun bergegas berpakaian tanpa melihat ke sekeliling kamar. Setelah selesai dia baru sadar ternyata sudah di lihat oleh Reza yang berdiri di dekat box baby.


"Astaghfirullah hal'azim... jadi abang dari tadi di situ?"tanya Kalisa


"iya...kamu enggak sadar?"tanya Reza.


"enggak...kan mau cepat jadi di pikiran qu, abang lagi menunggu di meja makan"kata Kalisa.


"ngapain di sana sendirian lebih baik nonton live kamu"kata Reza sambil tersenyum jahil.

__ADS_1


"ih...bang Reza.... ya sudah sekarang kita makan saja.kata Kalisa dengan kesal.


Reza berjalan keluar kamar dengan merangkul Kalisa yang lagi cemberut."kamu kalau cemberut makin cantik lho..."kata Reza sambil berjalan dengan Kalisa yang lagi cemberut.


Di meja mereka makan berdua saling berhadapan tapi Kalisa terlebih dahulu mengambilkan makanan untuk suami nya."nasi goreng nya kelihatan enak nih..."kata Reza melihat nasi goreng pakai telur dadar dan krupuk udang.


"sayang nasinya bang, makanya aqu goreng saja.kalau di buang kan mubazir"kata Kalisa.


"enak kok...itu namanya kreatif"kata Reza.


Tidak memakan waktu lama mereka makan berdua dan setelah itu langsung bersiap untuk berangkat kerja dan tentunya tak lupa membawa Salsa si buah hati tercinta.


Reza yang sudah menyalakan mobil lalu memasukkan peralatan salsa saat di rumah Bu Ros."ini semua yang di bawa?"tanya Reza


"iya bang...tas peralatan baju dan tas peralatan susu salsa"jawab Kalisa yang lagi menggendong Salsa dari kamar lalu mengunci pintu rumah.


Setelah itu mereka pun berangkat menuju rumah pak Dharma. Hanya memakan waktu tiga puluh menit hari ini karena jalanan belum macet.


Sampai di rumah Pak Dharma ternyata semua sudah pada sarapan."Assalamualaikum..."kata Kalisa yang langsung masuk ke rumah.


"wa'alaikum salam.... sudah sampai cucu nenek"kata Bu Ros


"ayo gabung reza...kita sarapan dulu"ajak pak Dharma.


Reza yang sudah sarapan dari rumah sebenarnya enggak untuk bergabung karena sudah kenyang."sebelum berangkat kami tadi sudah sarapan"kata Reza.


"iya... ayah"jawab Reza dan dengan tak enak hati dia pun duduk di antara mereka.


Aldo yang melihat adik iparnya yang enggan untuk makan."kamu sakit Reza?" tanya Aldo.


"Alhamdulillah... sehat"jawab Reza


"ya sudah... sarapan sikit saja kamu menemani kami"ajak Aldo.


Reza mengikuti apa yang di katakan abang ipar nya itu, bergabung dengan pak Dharma dan Aldo.


Kalisa yang sudah meletakkan Salsa yang tidur di box baby yang ada di rumah Bu Ros.


"ma... titip salsa ya... nanti kalau sudah selesai pekerjaan Kalisa akan ke tempat ini.


"iya...nak... hati hati di tempat kerja baru"kata Bu Ros


"iya ma... do'akan Kalisa betah di puskesmas itu"kata Kalisa


"mama... selalu mendoakan yang terbaik untuk anak mama tercinta.

__ADS_1


Kalisa yang sudah kenyang tidak mau bergabung untuk sarapan."Kalisa menunggu di depan saja"


"ya sudah... tunggu kami selesai makan lalu kita ke puskesmas "kata Aldo.


Siap semua untuk berangkat setelah itu sepasang suami istri itu pun jalan menuju tempat kerja Kalisa yang baru.


Sampai di depan puskesmas mereka pun turun dari mobil.


",wah... kalau seperti ini jadi kita bisa lupa untuk pulang."kata Kalisa


"eit... kerja bukan itu saja"


Kalisa yang sudah trapi melihat ke arah semua orang, terlihat seseorang yang di sana.


Lalu dia ke arah bagian kantor untuk menyerahkan berkas yang di butuhkan setelah itu dia pasti akan di bawa ke tempat kerja nya.


Sampai di depan kantor bagian administrasi ternyata masih tutup jadi Kalisa yang di temani Reza akhirnya menunggu di depan kantor yang di sediakan kursi oleh pihak puskesmas.


"Kalisa...."


Tiba tiba ada yang memanggil nama Kalisa jadi Reza dan istri melihat ke arah yang memanggil.


Terlihat orang yang memanggil tersebut membuat Kalisa sedih dan juga marah.", apa ?kenapa bisa berjumpa dengan dia di sini?"kata Kalisa dalam hati.


BERSAMBUNG


*****


jangan lupa


like ..like...like...


add favorit...


komentar yang membangun...


bunga mawar yang bermekaran


secangkir kopi hangat


serta


vote... vote... vote...


terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2