
Besok harinya Kalisa dan Reza menghadiri undangan pesta pernikahan anak pak Suryo, setelah sarapan pagi Kalisa dan Reza bersiap.
Pakaian yang di kenakan mereka adalah couple berdua yang memang sudah di siapkan dari sebelum berangkat.
"bang... jangan lupa bawa undangan, nanti kita tidak di kasi masuk lho."kata Kalisa
"iya... sudah ada di meja, coba kamu lihat"jawab Reza.
Kalisa melihat ke meja yang di katakan suaminya betul,lalu Kalisa membuka undangan tersebut."wah... undangan nya saja sudah mewah, bagaimana dengan pesta pernikahan nya"kata Kalisa
"ya lebih mewah lagi"jawab Reza.
"ah...abang sok tau"
"kalau tidak percaya kita lihat saja nanti"kata Reza.
"okeh... mungkin betul yang abang katakan"kata Kalisa.
Mereka berdua sudah siap pergi, untuk pertama kalinya mereka pakai baju couple."pas juga ternyata di pakai bang Reza"kata Kalisa karena baju couple tersebut Bu i yang belikan.
Kalisa hanya menerima dan membawa baju yang di perintahkan oleh mamanya.
Reza mendekati Kalisa dan berkata"baru ini kita pakai baju couple, coba kita gandengan cocok atau tidak?"kata Reza.
"bagaimana lihat nya?"tanya Kalisa.
"ya...di lihat dari cermin"kata Reza.
Reza membawa Kalisa di depan cermin dan melihat penampilan mereka."ternyata kita cocok ya..."kata Reza.
"oh... sudah pasti itu"jawab Kalisa
Kalisa memakai cincin berlian yang tak asing di mata Reza."sepertinya cincin berlian ini tak asing di lihat?"kata Reza.
"ih...abang ni sudah lupa? ini kan kita beli bersama,tapi abang kok yang bayar"kata Kalisa
"oh...iya...ya... pantesan tidak asing melihat nya"kata Reza.
"ya... sudah sekarang kita jalan ke pesta pernikahan"ajak Kalisa.
"oke...tapi nanti di sana abang di gandeng ya..."kata Reza.
"ih...kok tumben minta di gandeng"kata Kalisa.
__ADS_1
"biar romantis di lihat orang dan abang juga yang mau"kata Reza sambil tersenyum malu dengan perkataan nya sendiri.
Kalisa tak menjawab karena dia juga malu tapi di gandeng tangan suaminya itu.
Keluar kamar dan menanyakan ke resepsionis di mana pesta pernikahan anak pak Suryo tersebut. Mereka menanyakan itu karena yang punya hajat sudah memboking hotel tersebut selama tiga hari, termasuk tamu yang hadir dari luar kota seperti Kalisa dan Reza.
"abang tanyakan dulu tempat nya di mana,kamu tunggu di sini"kata Reza pada Kalisa.
"ya sudah...tapi jangan pakai lama"jawab Kalisa.
Reza menyatakan tempat pesta pernikahan tersebut. Kalisa memperhatikan Reza dari jauh, setelah menanyakan Reza seperti membayar sesuatu,lalu kembali menghampiri istri nya.
"bang...tadi dari jauh qu lihat seperti ada transaksi pembayaran, mau bayar apa?"tanya Kalisa.
"oh... ternyata pembayaran kamar kita ada kekurangan"jawab Reza sambil garuk kepala dan agak gugup.
"masa sih... belum di bayar lunas? nanti biar aqu tanyakan pada ayah"kata Kalisa.
Reza seperti takut di laporkan pada pak Dharma, dia pun mencegah Kalisa yang mau mengadu.
"Kalisa... jangan seperti itu, biar abang yang Selesaikan karena itu akan menggangu ayah dan mama di sana,mana lagi salsa mereka yang jaga"kata Reza
"oh...iya...ya...bang, aqu enggak sampai ke situ pikiran nya"jawab Kalisa.
"yuk...kita ke pesta pernikahan anak pak Suryo"ajak Reza
Kalisa tersenyum dan mengangguk dengan ajakan dari suaminya lalu dia bangkit dari kursi tunggu yang dia duduki.
Ternyata pesta yang mau di hadiri mereka berada di belakang gedung hotel, pesta di adakan dengan konsep out door. Jadi tau bisa menikmati keindahan pantai Kuta Bali sambil menghadiri pesta pernikahan anak pak Suryo.
Kalisa yang baru ini menghadiri pesta dengan konsep out door merasa senang menghadiri pesta tersebut."wah...betul yang abang katakan tadi,pesta pernikahan yang meriah."kata Kalisa.
"ya pasti meriah,apa lagi anak pak Suryo itu selegram. banyak endors yang ikut memberikan support."kata Reza.
"wah...jadi selegram itu enak juga ya bang"kata Kalisa.
"itu menurut orang nya saja, kalau mau jadi terkenal bisa lah jadi selegram"kata Reza.
Memasuki tempat pesta yang banyak tamu yang hadir, walaupun out door tapi pakai tempat pelaminan untuk kedua membuat.
Untuk pamitan pulang juga harus ngantri."wah ..ada juga artis yang datang, aqu mau minta foto dulu"kata Kalisa.
Reza tidak mengizinkan Kalisa yang mau berfoto dengan artis,jadi tangan Kalisa di genggam lalu di tahannya."bang...lepas bentar aja,aqu mau foto sama artis"kata Kalisa
__ADS_1
Reza tidak menjawab tapi dia menggelengkan kepala ke kiri dan kanan.
Kalisa yang tidak di beri izin hanya diam dan cemberut. Lalu dia berpura pura tidak melihat Reza."ngapain ke sana desak desakan, nanti kalau sepi enggak masalah"kata Reza.
"betul ya bang... kalau keadaan sepi aqu boleh foto dengan artis yang ada"kata Kalisa
"iya... terserah kamu, tapi ingat... jangan berdesakan"kata Reza.
Suasana pesta mewah yang sayang di lewatkan, jadi harus mengambil kesempatan yang baik. Karena tak bisa berfoto maka Kalisa mengajak Reza melihat hidangan yang tersedia. Menu yang tersedia berbagai masakan Nusantara seperti berbagai jenis soto dari soto Medan, Lamongan, Betawi, soto Makasar dll.
Kue kue basah ala Nusantara seperti timpan dari Aceh,ombus ombus,bika Ambon dari Medan, cakwe, kerak telor dari Jakarta, batagor dan somay dari Bandung, cenil,getuk,lupis dari Jawa.
Dan masih banyak lagi makanan yang tersedia.
"wah... banyak sekali makanan yang tersedia, jadi bingung mau makan apa?"kata Kalisa
"kalau makan undangan banyak kulinernya, ambil dikit aja trus coba yang lain."usul Reza.
"betul juga ide abang,kita ambil dikit aja, aqu ambil yang sana,abang yang dekat saja, trus makan berdua"kata Kalisa.
"boleh... siapa takut" jawab Reza.
Pada akhirnya mereka mengambil semua makanan yang ada tapi dengan porsi yang sedikit dan menikmati berdua, seperti layaknya sepasang pengantin baru makannya sepiring berdua.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like... like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote..
Terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏
__ADS_1