Cinta Kalisa

Cinta Kalisa
Bab.136


__ADS_3

Aldo yang penasaran dengan Rendi yang juga istri nya rawat inap di klinik ini. Berjalan mencari keberadaan Rendi yang tidak dia ketemukan."lebih baik aqu beli saja biskuit kesukaan Kalisa,mana nanti ketemu"aldo bicara dalam hati.


Super market tidak terlalu jauh dari klinik maka Aldo pun ke sana untuk mencari yang dia inginkan.


Masuk ke dalam langsung mencari yang di inginkan lalu melihat roti bulat berisi cream dan messes, Bu Ros suka beli roti itu jadi dia pun ambil karena Aldo suka juga.


Setelah yang di inginkan sudah lengkap maka Aldo membayar belanjaan di kasir setelah itu dia pun keluar dan tabrakan lagi dengan seseorang yang ternyata orang yang dia cari.


"kamu..."


"iya...bang...maaf..."


Tadi di cari tidak ketemu tapi tiba tiba di depan mata,Aldo pun tidak menyiakan kesempatan lalu Aldo memegang tangan Rendi dan membawa nya keluar super market.


Rendi yang bingung karena Aldo memegang tangan dan membawanya keluar.


"a...ada apa bang? saya mau belanja juga"


"ada yang perlu kita bicarakan sekarang...bisa kan ?"


Melihat Aldo yang wajahnya serius membuat Rendi sedikit ciut tapi dia mengikuti saja kemauan Aldo.


"baik bang...tapi aqu tidak bisa lama lama"


"aqu juga enggak mau lama...hanya sebentar saja, paling lama 10 menit"


Aldo membawa Rendi ke sebelah super market yang ternyata menjual jajanan berat dan minuman.


Memesan minuman botol dua saja Aldo karena Rendi tidak bisa lama.


Melihat Rendi yang di mata Aldo sebagai tersangka.


"aqu cuma mau bilang...kamu jangan ganggu adik ku... sudah cukup kamu sakiti dia... sekarang dia sudah bahagia dengan suaminya"


Perkataan Aldo yang tegas pada Rendi untuk tidak menganggu Kalisa lagi.


"bang Aldo...aqu sudah sadar kok bang... sebenarnya aqu menikah dengan Anita karena terpaksa,dia yang jebak aqu"


"itu bukan urusan kami... yang penting jangan ganggu kehidupan Kalisa... terima lah Anita apa adanya... mungkin dia adalah jodoh mu, jadi terima saja...titik..."


Aldo yang serius mengatakan pada lawan bicara di depan nya sementara Rendi yang seperti jadi tersangka hanya diam dan menunduk sambil memperhatikan lawan bicara di depan.


"iya bang...aqu tau"


"ingat ya...aqu bisa bertindak nekat kalau sempat kamu mengganggu kebahagiaan Kalisa"


"baik bang...aqu janji, ada lagi yang perlu kita bicarakan?"


Aldo yang masih emosi melihat Rendi, lebih baik dia tidak lama lama melihat wajah tersebut dari pada terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.


"tidak...kamu sudah bisa pergi sekarang "


"minumannya aqu bayar sekarang?"


"tidak usah...aqu yang bayar,lagian tadi aqu yang mengajak mu ke sini"

__ADS_1


"oh... gitu...aqu permisi bang"


Rendi pergi meninggalkan Aldo yang sendirian, setelah emosi nya reda maka dia pun memesan mie goreng beserta teh manis dingin dan menikmati sendirian.


Tak lama kemudian dia pun kembali ke klinik tak lupa dia membawakan satu bungkus untuk kalisa atau Reza.


"satu bungkus saja, kalau kurang ya tinggal beli lagi, dari pada mubazir tidak di makan"Aldo yang jalan kembali ke ruangan adik tercinta.


Pada saat ini hanya Kalisa lah saudara Aldo jadi dia harus menjaga adik satu-satunya itu dari orang yang tidak menyukai atau orang yang mau mempermainkan nya.


Sampai di kamar inap Kalisa ternyata sudah bangun dan melihat bawaan di tangan Aldo.


Tercium aroma mie yang baru di masak di hidung Kalisa.


"bang...bawa apa? kok wangi nya keciuman sampe ke hidung qu"


Orang hamil memang ada saja bawaan nya, wangi masakan hanya dia yang mencium aroma nya.


"oh...ini...? mie goreng,tadi abang beli"


"ih...kenapa hanya beli satu? untuk qu mana?"


"lah...ini memang untuk mu tapi satu jadi makan berdua saja dengan Reza, kalau kurang beli di depan"


Reza mengambilkan piring dan sendok agar di maka Kalisa, mumpung dia selera makan.


"untuk kalisa saja .. kalau aqu bisa beli aja nanti"


Mengambil mie dari tangan abang ipar lalu membuka dan menyuapkan pada istrinya.


"nih...makan sekarang, mumpung hangat dan enak di makan" Reza menyulang Kalisa makan mie seperti adik bayi.


"tadi abang ketemu dengan Rendi"


"oh...kenapa cerita dia lagi, Kalisa enggak peduli "


"iya ...abang tau makanya dia tadi qu peringatkan untuk tidak menggangu kalian"


Kalisa tidak menanggapi apa yang di ceritakan dia dengan lahap memakan mie goreng di hadapannya.


Jadi Reza yang menanggapi Aldo ngobrol.


"jadi...apa reaksinya bang?"


"dia berjanji untuk tidak menggangu dan dia juga sudah punya keluarga dan anak."


"ya sudah bang... jangan lagi bicara dengan Rendi,bukankah seperti itu?"


"sudah... sudah...aqu lagi makan gara gara dengar cerita nya jadi enggak selera nih."


"jangan... jangan...makan sampai habis ya Bu"


"ya sudah... pokok nya jangan ngomongin dia lagi "


Pesan Kalisa di dengar oleh ke dua pria di depannya jadi Aldo keluar mau melihat udara segar dari pada jadi penonton kemesraan Kalisa dan Reza.

__ADS_1


Duduk lagi di balkon depan kamar kalisa sambil melihat orang yang lewat mana tau ada yang jadi jodoh nya.


"aduh...si Reza sudah dua kali nikah...mau dua punya anak sementara aqu masih seperti ini juga" Aldo yang mengeluh dalam hati.


Mungkin dia dulu tidak begitu peduli dengan orang jadi enggak ambil pusing dengan teman wanita.


Melihat perawat yang hilir mudik tapi tidak ada yang tergerak hatinya untuk berkenalan.


Aldo cuek saja dan sibuk dengan HP yang ada di tangan nya.


Tiba tiba ada seseorang yang bertanya pada Aldo yang masih memainkan HP di tangannya.


"pak...saya mau tanya ruang Melur di mana ya..."Perempuan yang bertanya,dia tidak bisa melihat Aldo yang menunduk makanya di panggil bapak.


"maaf mba...saya enggak tau karena saya juga pengunjung"


"saya pikir bapak tau, maaf... maaf..."


"Coba tanya perawat yang lagi jaga di sana"


Mengikuti saran dari Aldo lalu dia pun permisi dan menanyakan pada perawat jaga.


"maaf sudah mengganggu waktu bapak,saya permisi..."


Aldo yang masih sibuk dengan HP karena lagi main game dan tiba tiba kalah


"aduh...ini gara gara di ajak ngobrol, mana perempuan yang bertanya tadi"


Melihat di sekeliling dan baru dia ingat menyarankan tanya di tempat perawat yang jaga.


Aldo pun berjalan ke sana tapi tidak tau yang mana orang nya, sampai di tempat perawat jaga Aldo bertanya


"suster...lihat cewek baru bertanya?"


"yang mana pak? ada tiga orang tadi cewek yang bertanya"


"terima kasih suster"


Aldo pun pergi karena tidak tau mau menanyakan siapa?


BERSAMBUNG


****"


Jangan lupa


like...like...like ..


add favorit


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote ...

__ADS_1


terima kasih


🙏🙏🙏


__ADS_2