Cinta Saja Tidak Cukup

Cinta Saja Tidak Cukup
Bab.17


__ADS_3

"aku nggak nyangka... kisah cinta papa dan mama sebegitu rumitnya... kompleks...papa hebat banget ya... Mudah mudahan suatu hari nanti Bening akan bertemu dengan seseorang yang mau berjuang buat bening seperti papa.,"puji Bening setelah sang ayah menyudahi kisahnya.


Ia sungguh terharu mendengarnya.


"Mama kamu juga hebat..karena dia bisa menerima papa, mencintai dan mau membangun keluarga.Papa sangat bersyukur pernah melewati masa-masa itu.Papa bersyukur banget tak ada henti-hentinya kepada Tuhan karena sudah dianugerahi dua orang perempuan cantik, hartanya papa.Papa sangat menyayangi kalian.Kamu sama mama.Anyway....one day... kamu akan bertemu seseorang yang akan membuat kamu jatuh cinta.... entah pada pandangan pertama atau setelah pandang kedua dan seterusnya..di situ nanti kamu akan tahu bagaimana rasanya dan bagaimana mengatasi perasaan itu...."ucap pak Cahyo.


"Not,one day pa...but now.. aku sudah mengalaminya.. I'm falling in love...."ungkap bening


"Really?who with?i know him?"Bening mengangguk anggukan kepalanya berkali kali saat ayahnya bertanya.


"Kamu tahu kenapa manusia bisa jatuh cinta? Dengan mencintai dan dicintai akan memberi warna pada hidup kita.Ketika seseorang merasa suka dan dekat dengan orang lain,itu akan membuatnya bahagia dan bahkan lebih sehat.Cinta akan membuat kita merasa dihargai, dianggap penting dan memberi rasa aman.Biasanya akan sulit menata perasaan saat pertama kalinya kamu merasakan hal tersebut.Apalagi di usia kamu sekarang mungkin jatuh cinta adalah hal baru dalam dunia kamu.Dan tak ada kisah cinta yang persis sama di dunia ini.So,are you happy now?" tanya Pak Cahyo dengan senyum yakin.


Pak Cahyo sadar, perasaan menyukai dan mencintai seseorang membawa pengaruh emosional yang tinggi pada anak remaja seperti anaknya.Sebagai orang tua,ia ingin anak semata wayangnya tak tersakiti tapi hal tersebut mungkin saja ada dan tak bisa dicegah.Oleh karena itu ia berkomitmen untuk membimbing sang putri agar sebisa mungkin tidak salah dalam pergaulannya.


"Ya... karena saya jatuh cinta dan patah hatinya di saat yang bersamaan, jadi yang saya rasakan sekarang adalah ..." Bening tak melanjutkan perkataannya tetapi malah menangis.


"Loh ...ada apa?ayo cerita sama papa kenapa?"pak Cahyo merangkul sang putri dan mengusap air matanya.


Bening berusaha tersenyum tapi tetap saja air matanya tak tertahankan.Sang ayah menenangkannya dan memberinya pelukan hangat.


"Aku malu pa... perasaan aku salah kali ya pa... jatuh cinta pada orang yang hanya menganggap aku sebagai adiknya?"ujarnya.


"Kenapa malu... nggak ada yang bisa menghakimi perasaan kamu termasuk papa sama mama.Nggak ada yang salah juga...hanya kamu harus tahu kira kira dia punya perasaan yang sama nggak?."Bening mendongakkan kepalanya.


"Makasih pa... Kayaknya enggak pa...dia hanya menganggap aku adiknya"ungkap Bening dengan wajah sendu.Rupanya sang ayah tahu siapa pria yang ia maksud dan ia merasa tak perlu lagi bertanya kepadanya.

__ADS_1


"Kak Daniel ternyata sudah jadian sama Widya pa...satu Minggu yang lalu. ..aku kalah cepat ya pa..."Bening mulai bercerita tentang kisahnya.


"Oh... papa paham sekarang...jadi itu yang membuat kamu sedih dan menangis?"tanyanya lembut.Bening mengangguk lesu.


"Jadi aku harus gimana pa?"tanyanya meminta pendapat pak Cahyo.


"Menurut kamu dia perlu tau nggak kalau Kamu suka sama dia?"Bening sontak menggeleng gelengkan kepalanya.


"Sepertinya enggak deh pa... takutnya nanti jadi canggung dan malah menjauhkan diri... "Bening tak bisa membayangkan bagaimana ia menjalani harinya jika Daniel dan Widya menjauhinya.


"Wah... anak papa ternyata sudah dewasa pemikirannya.Oke kalau kamu memilih seperti itu..."pak Cahyo bangga karena putrinya mau sharing dan menjadikannya partner curhatnya.


"Terus bagaimana aku harus menghadapi mereka pa?"Bening bertanya lagi.


Rasanya begitu sulit dan sedih bahkan belum sempat berpacaran atau mengungkapkan isi hati tetapi sudah harus move on.Tetapi jika ia dipaksa untuk terus berusaha agar cintanya berbalas Daniel mungkin akan merasa risih dan beresiko dengan persahabatan mereka.


Melihat sang putri hanya diam saja,pak Cahyo menarik kepalanya untuk dirangkulnya.


"Kamu akan merasa sedih dan tersiksa dengan perasaan kamu.Itu wajar.Tapi hal itu akan menjadikan kamu pribadi yang kuat.Kamu harus percaya, suatu hari nanti kamu pasti bisa memahami semuanya dan bisa memilih pilihan yang terbaik.Sulit untuk di usia kamu yang sekarang nak.. Mama sama papa ingin agar apapun yang kamu rasakan mau itu jatuh cinta atau unrequeted love, kamu harus tetap tahu mana yang menjadi prioritas kamu sekarang.Tetap fokus dengan sekolah dan cita cita kamu.Harus bisa seimbang..okey?"ujar pak Cahyo.


Bening kembali diam.Ia menghirup udara dalam dalam.


"Semoga aku bisa melewatinya pa... Sepertinya aku akan mengikuti jejak papa.Mulai sekarang aku akan berdoa buat jodohku..yang terbaik menurut Tuhan"ucap Bening membuat ayahnya tersenyum.


"Amin.. berdoa saja nak.. kalau Jodoh pasti akan diberikan jalannya..Dan papa termasuk orang yang percaya bahwa segala sesuatu yang didapatkan dengan instan tidak akan bertahan lama.. So you have to fight...."pak Cahyo mengelus elus lengan putrinya sambil dipeluknya.

__ADS_1


"Foto yuk pa...aku mau upload di Facebook aku..." ucap Bening dan keduanya pun mengambil foto diri mereka.


Bening segera mengunggah statusnya dengan mengapload foto keduanya dengan caption


"Quality time with my first love sambil mendengarkan kisah klasik masa lalu..love you papa..🥰🥰" tulisnya.Pak Cahyo yang melihat tulisannya menjadi bangga bisa melihat senyum di wajah putrinya.


"Love you more..." ucapnya tulus.


"Ngopi yuk..."ajaknya kemudian diangguki putrinya dengan penuh semangat.Semburat jingga matahari terbenam mulai nampak.Banyak mata terpesona termasuk Bening dan ayahnya.Ciptaan Tuhan Maha Kuasa, diharapkan bisa memberi ketenangan hati dan pelipur lara.


Sebelum buana kan gulita ayah dan anak tersebut menyempatkan diri untuk menikmati nikmatnya kopi Bali di kedai kopi dalam perjalanan pulang


Tah butuh waktu yang lama unggahannya itu mendapat like yang cukup banyak dari teman temannya tak terkecuali Widya.Ia merasa iri melihat unggahan tersebut mengingat ia tak pernah lagi memiliki waktu untuk menikmati kebersamaan bersama ayahnya bahkan dengan ibunya pun walaupun keduanya tinggal di bawah atap yang sama.


Air matanya kembali mengaliri pipinya.Tiba tiba saja terlintas dalam benaknya kata kata sang ibunda selama ini yang selalu membanding bandingkan dirinya dengan Bening.


"Sepertinya memang mami tak salah Ben... selalu ngebandingin aku sama kamu.Kamu memang sempurna.Banyak orang yang menyukai kamu.Kamu punya keluarga yang utuh dan sangat menyayangi kamu.Sedangkan aku? orang tuaku bercerai,kami hidup terpisah.Ibu selalu meremehkan kemampuanku dan mengatur semua hal dalam hidupku seperti robot.Sungguh menyedihkan.Betapa senangnya menjadi kamu.Dicintai orang tua kamu, Bastian, Daniel..Kamu selalu berhasil merebut perhatian mereka ..."Widya menangisi dirinya sendiri.


Tetapi saat menyebut nama Daniel ia menjadi was was.Ia tak bisa membayangkan jika Daniel pergi darinya entah apa yang akan terjadi karena selama ini hanya dia yang memahami perasaannya dan peduli terhadapnya.Bahkan terlintas dalam benak Widya bahwa ia harus berjaga-jaga terhadap Bening agar tak mengambil yang menjadi satu-satunya penyemangat hidupnya.


Matanya terbelalak saat membaca komentar Daniel pada unggahan tersebut.


"Leave longing for the sunset..."Komentar Daniel.Widya tiba tiba diserang rasa cemburu.Ia bertekad tak akan membiarkan Daniel berpaling dari nya.


Padahal tak ada yang salah untuk komentar tersebut.Ia hanya menitip rindu kepada matahari terbenam yang biasanya mereka nikmati bersama.Apalagi dalam foto tersebut terpampang nyata keindahan sunset yang menjadi latarnya.

__ADS_1


__ADS_2