Cinta Sang Pemuda Desa 2

Cinta Sang Pemuda Desa 2
Bab 116


__ADS_3

"Jika papa tidak mengizinkan aku menikah dengan Zharin. Aku akan pergi dan tidak akan pernah kembali lagi ke rumah ini," ancam Rezi yang tiba-tiba datang.


Ibu Rezi kaget mendengar ucapan putra satu-satunya itu.


"Pa," lirih ibu Rezi memohon pada suaminya.


Akhirnya Sulthan pun mengangguk setuju, dia merestui hubungan putranya dan Zharin, putri sahabatnya.


Bayu tersenyum mendengar jawaban dari sahabatnya, setelah itu mereka pun membahas acara pernikahan Zharin dan Rezi, Bayu berharap acara pernikahan putrinya dapat dilangsungkan secepatnya karena dia akan kembali ke Padang.


Dia sudah terlalu lama meninggalkan tugasnya sebagai seorang dokter di rumah sakit.


****


"Alhamdulillah, akhirnya Papa memberi izin atas pernikahan kita," ujar Rezi bahagia.


Dia memberitahu Zharin keputusan kedua orang tuanya yang merestui hubungan mereka, bahkan kedua orang tua Rezi akan mempersiapkan pernikahan mereka secepatnya.


Zharin tersenyum, dia juga ikut bahagia dengan apa yang disampaikan oleh Rezi.


Hanya saja ada sedikit luka di hatinya, karena acara pernikahan dalam hidupnya tidak dihadiri oleh wanita yang telah melahirkannya.


Zharin sedih karena ibunya telah pergi untuk selama-lamanya.


"Hei, ada apa? Kenapa kamu menangis?" tanya Rezi saat melihat pipi wanita yang dicintainya basah karena air mata.


Zharin menggelengkan kepalanya, lalu dia mengusap air matanya.


Entah mengapa semakin dia mengusap wajahnya, buliran bening itu semakin deras jatuh membasahi pipinya.

__ADS_1


Rezi pun merangkul tubuh Zharin dengan erat.


"Menangis lah sepuas hatimu, setelah ini aku takkan pernah membiarkanmu menangis lagi karena aku akan membahagiakanmu." Rezi berjanji pada Zharin.


Diska tersenyum melihat apa yang dilakukan Zharin pada kakaknya.


Pria yang selama ini dianggapnya sebagai seorang kakak akan menjadi kakak iparnya, sehingga hubungan mereka pun menjadi hubungan keluarga.


Diska merangkul suaminya yang kini berdiri di sampingku, mereka kini tengah berada di taman belakang rumah Bay yang ada di Bandung.


Beberapa hari setelah itu, resepsi pernikahan Rezi dan Zharin pun diadakan dengan meriah di kediaman Bayu.


Resepsi pernikahan itu diadakan dengan meriah dan mewah.


Bayu sengaja melakukan hal itu karena dia ingin menunjukkan pada Zharin bahwa dia juga menyayangi Zharin sama seperti dia menyayangi Diska, terlihat juga dengan jelas Naina menerima Zharin sebagai putrinya.


"Kak, selamat, ya. Kamu cantik banget," ucap Diska saat Zharin tengah di make up oleh MUA terkenal di Bandung.


Zharin tersenyum, dia bersyukur dapat menemukan keluarganya sebelum ibunya pergi meninggalkannya untuk selama-lamanya.


"Kak, Kak Rezi itu pria yang sangat baik, kamu beruntung mendapatkan pria seperti dia." Diska menggenggam erat tangan kakaknya.


Dia sangat mendukung hubungan Zharin dan Rezi.


"Selamat, ya. Aku harap kita bisa menjadi keluarga yang saling mendukung dalam berbagai hal," ujar Rama pada Rezi.


Sang pemuda desa itu memberi ucapan selamat pada rivalnya yang duku sempat mencintai istrinya.


"Mhm, terima kasih. Jodoh telah diatur oleh Allah, mungkin ini yang terbaik untuk kita," ujar Rezi.

__ADS_1


Rezi tersenyum saat melihat pengantin wanitanya yang turun bersama Ibu sambungnya dan adiknya, Diska.


"Lihatlah, pengantin wanitanya sangat cantik. Tapi, bagiku lebih cantik wanita yang di sampingnya," ujar Rama menggodanya Rezi.


Rezi dan Rama pun tertawa kecil mendengar candaan dari Rama, sepertinya Rama akan menjadi saudara sekaligus teman yang baik baginya nanti.


Rezi dan Zharin pun sah menjadi pada suami istri, mereka pun hidup bahagia.


Satu bulan setelah pernikahan Zharin dan Rezi, Diska diangkat menjadi kepala klinik di desa Silaping menggantikan posisi Miko.


Sementara itu Miko mendekam di dalam penjara atas perbuatan yang telah dilakukannya.


Jabatan dan pekerjaannya dicopot, sehingga tak ada lagi yang bisa dibanggakannya, istrinya Yoland memilih menjadi istri seorang pria tua yang kaya raya demi menghidupi dirinya dan putrinya.


Bayu dan Naina pun kini hidup damai tanpa gangguan dari siapa pun, Ferdy yang mendapat penolakan dari Naina sadar diri bahwa dia tak pantas mengejar cinta Naina yang tulus pada suaminya


Ferdy merasa malu berusaha mengejar cinta istri dari sahabatnya, kini dia sadar dan membiarkan Naina hidup bahagia bersama Bayu.


Tamat.


Author minta maaf, jika cerita ini kurang memuaskan bagi para pembaca.


Tapi, hanya ini yang bisa author sajikan untuk para pembaca semuanya.


Terima kasih telah mendukung karya author selama ini. πŸ™πŸ™πŸ™


Oh iya, jangan lupa baca karya author yang lainnya juga, yaπŸ™πŸ™πŸ™


Terima kasih semuanyaπŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2