Cinta Sang Pemuda Desa 2

Cinta Sang Pemuda Desa 2
Bab 79


__ADS_3

"Apa?" lirih istri Miko.


"Diska aku mencintaimu," ujar Miko sambil menikmati setiap sentuhan dari istrinya.


Mendengar kata-kata dari suaminya, Yoland merasa kesal.


Bisa-bisanya sang suami menyebut nama wanita lain di saat mereka akan melakukan hubungan.


Yoland pun mendorong tubuh sang suami hingga Miko terjatuh ke atas tempat tidur.


"Auw." Miko mengaduh karena kaget didorong oleh sang istri.


Dia tersadar dari khayalannya yang membayangkan bahwa dirinya tengah menc***u Diska, wanita yang dikaguminya selama ini.


Yoland membalikkan tubuhnya,.dia kini membelakangi sang suami.


Ada rasa sakit di hatinya saat sang suami menyebut nama wanita lain saat dia hendak melayani sang suami.


Sebagai seorang wanita hatinya hancur berkeping-keping. Selama ini dia tidak pernah melihat suaminya tertarik pada orang lain selain dirinya.


Biasanya di mata suaminya hanya dia wanita yang paling cantik, tapi kini ada nama yang terukir di benak sang suami membuat hatinya remuk dan sakit hati.


"Siapa wanita yang sudah menggantikan posisiku di hatimu, Bang," lirih Yoland yang kini mulai menangis.


Miko pun melihat wanita yang kini berbaring di sampingnya, yang mana wanitanya sedang membelakangi dirinya.


Dia pun mendekatkan tubuhnya pada sang istri. Miko memeluk tubuh istrinya dari belakang.


"Yoland," lirih Miko.


Yoland berusaha melepaskan diri dari dekapan sang suami.


"Yoland, maafkan aku." Miko malah bingung.


Di saat pikirannya terisi dengan nama seorang wanita, dia juga tidak mau kehilangan istrinya yang sudah mendampinginya selama 5 tahun terakhir.


Hati Yoland semakin memanas.


"Lepaskan aku, Bang!" bentak Yoland.


Yoland pun bangkit dari posisi berbaringnya, dia menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang kini sudah tidak mengenakan sehelai benangpun.


Dia kembali mendorong tubuh suaminya sehingga terhempas ke atas tempat tidur.


"Siapa wanita yang bernama Diska? Berani-beraninya kamu menyebut nama lain di saat kamu bersamaku," bentak Yoland kesal.


Yoland pun bergegas mengenakan piyamanya, lalu dia hendak melangkah keluar kamar.


Miko bangun, lalu turun dari tempat tidur. Dia mengejar sang istri yang kini tengah merajuk.

__ADS_1


Miko merangkul istrinya yang hendak meninggalkan kamar mereka.


"Kamu mau ke mana?" tanya Miko.


"Aku mau keluar," jawab Yoland.


Yoland tidak sudi satu kamar dengan pria yang hatinya sudah mulai terbagi dengan wanita lain.


"Sayang, jangan seperti ini. Maafkan aku kalau salah," ujar Miko merengek pada istrinya.


Yoland membalikkan tubuhnya, dia menatap tajam ke arah sang suami.


"Kamu sudah melakukan kesalahan besar! Kamu berani menyatakan cinta untuk wanita lain di hadapanku," ujar Yoland.


Yoland menghempaskan tangan suaminya yang hendak memeluk tubuhnya.


Lalu wanita itu melangkah keluar dari kamar, Yoland melangkah menuju kamar putrinya, dia memilih untuk tidur di sana.


Yoland berusaha menenangkan dirinya, saat ini hatinya benar-benar hancur ulah sang suami.


"Siapa wanita yang sudah berani menggoda suamiku! Aku akan menghancurkan wanita itu!" gumam Yoland di dalam hati.


Dia menyimpan rasa dendam terhadap wanita yang bernama Diska, nama yang jelas terlontar dari mulut suaminya.


Sang suami menyatakan cinta pada wanita itu.


"Aku tidak akan pernah membiarkan kamu hidup dengan tenang," gumam Yoland lagi.


Selama 5 tahun ini rumah tangga Miko dan Yoland tidak pernah dilanda masalah yang besar.


Mereka hidup dengan harmonis dan bahagia dengan putri mereka.


Rumah tangga Miko dan Yoland sudah dikaruniai satu perempuan. Mereka sangat bahagia dengan harta kekayaan yang bisa dikatakan lebih dari cukup.


Keesokan harinya, Yoland mengabaikan Miko.


Yoland masih berada di dalam kamar putrinya, dia membiarkan suaminya berangkat kerja tanpa kehadiran dirinya yang mengurusi segala kebutuhan sang suami.


Sebelum berangkat kerja, Miko sempat menghampiri Yoland yang kini masih berada di dalam kamar putri mereka.


"Sayang," ujar Miko memanggil sang istri .


Yoland tidak menghiraukan panggilan tersebut.


Dia hanya berdiam diri, sementara itu putri Yoland masih tertidur pulas karena kehadirannya di dalam kamar itu membuat gadis kecil itu tidur dengan nyenyak.


"Sayang, aku ingin berangkat bekerja. Aku pamit, ya," ujar Miko berpamitan pada sang istri.


Yoland hanya diam saja, sedikitpun dia tidak ingin menggubris ucapan sang suami.

__ADS_1


Miko menghela napas panjang, dia tahu saat ini istrinya masih marah dan emosi dengan apa yang sudah dilakukan oleh Miko.


"Ya sudah, kalau begitu aku berangkat dulu, kamu hati-hati di rumah," ujar Miko.


Setelah itu Miko pun melangkah meninggalkan kamar putrinya, lalu dia keluar dari rumah.


"Mak, aku berangkat kerja dulu. Tolong bilang sama Yoland jangan lupa makan," ujar Miko pamit pada pembantu yang membantu pekerjaan rumah di kediaman mereka.


Miko sengaja mempekerjakan seorang pembantu untuk membantu istrinya dalam ngurus rumah dan putrinya, sesuai keputusan Yoland, mereka mempekerjakan seorang wanita yang sudah berumur agar Yoland tidak perlu mengkhawatirkan suaminya berselingkuh dengan pembantunya seperti kebanyakan peristiwa yang terjadi di dalam novel yang dibacanya.


Meskipun Yoland sudah berusaha menjauhkan suaminya berselingkuh dengan pembantu, ternyata masih ada pelakor yang merusak rumah tangganya dari rekan kerja sang suami.


"Baik, Tuan," ujar Mak Asih.


Miko pun masuk ke dalam mobil, dia tetap membawa mobil ke klinik, meskipun rumah dan klinik tidak terlalu jauh.


Sesampai di klinik, Miko melewati ruangan yang ditempati oleh Diska.


Dia belum melihat sosok wanita yang dikaguminya selama ini di ruangannya, Miko mendapati Gina sedang membersihkan ruangan tersebut.


"Suster, apakah dokter baru itu belum datang?" tanya Miko pada Gina.


"Belum, Dok. Mungkin masih di jalan," jawab Gina.


"Memangnya dia tinggal di mana?" tanya Miko mulai penasaran.


"Dia tinggal di desa Tanjung, Dok," jawab Gina.


"Desa Tanjung? Di mana desa itu?" tanya Miko.


Miko yang baru bertugas sekitar 2 tahun di klinik Silaping tidak tahu di mana posisi desa Tanjung.


Dia merasa baru kali ini mendengar nama desa itu.


"Desa Tanjung itu di desa Aek Nabirong masuk ke dalam, Dok," jawab Gina.


"Ada apa, Dokter Miko menanyakan hal tentang Diska," gumam Gina sedikit kesal.


Gina yang mendapat sedikitpun cerita tentang Miko dari Diska ikut waspada.


"Oh, iya. Kemarin aku melihat dia pulang dengan seorang pria yang menggunakan sepeda motor PCX, siapa pria itu?" tanya Miko pada Gina semakin penasaran.


Miko yakin saat ini Diska masih single, karena setahunya pria yang paling dekat dengan Diska hanyalah Rezi. Jad, dia mengira pria yang bersama Diska hanyalah teman atau tukang ojek yang mengantar jemput Diska.


"Memangnya kenapa, Dok?" tanya Gina penasaran.


"Mhm, enggak ada. Saya hanya ingin tahu saja," jawab Miko.


"Oh, pria itu adalah suaminya, Dok," jawab Gina.

__ADS_1


"Apa?" Miko kaget saat mendengar jawaban dari Gina.


Bersambung...


__ADS_2