
Aku update nunggu vote dan komen chapter ini melebihi chapter sebelumnya Jadi kalo aku belum update, bantuin biar bisa cepat memenuhi target jangan cuma nyuruh up doang.
.
Selamat membaca!
.
....
"Meong!"
Tak disangka-sangka Kolor Ijo-kucing yang barusan Gala sebut namanya-tiba-tiba muncul di hadapan mereka. Kolor Ijo mengendus dan melilit kaki Gala dengan gerakan lembut. Tidak bar-bar seperti biasanya.
Riri yang menyadari perbedaan itupun langsung menggeleng Danik. Ia bingung kenapa sekarang kucing itu bisa terlihat akur dengan Gala. Padahal biasanya kucing itu selalu ingin mencakar Gala tiap melihat Gala datang ke rumah ini.
"Kalo sampai Gala jahat ke Joko, kita putus aja!"
Kedua mata Gala melotot mendengar ancaman Riri. Bisa-bisanya dengan mudah Riri melontarkan kalimat tersebut. Setidak berharga itukan hubungan mereka dibanding posisi Joko di dalam hidup Riri?
"Sembarangan banget mulut lo, bocil!" tegur Gala tidak suka. "Putus! Putus! Pala Joko tuh yang gue putusin biar mampus!"
"Makanya Gala gak boleh jahat ke Joko biar kita gak putus!"
"Putus?" Gala menyunggingkan senyum miring. "Jangan harap itu terjadi!"
"Lo pilih gue apa Joko?" tanya Gala. Entah dorongan dari mana yang membuat Gala menanyakan hal tidak berguna seperti itu.
Riri memalingkan wajahnya lantas menjawab cepat tanpa
berpikir dua kali. "Joko lah! Bagi Riri, Joko, Joko, Joko baru
Gala!"
"Anjin*!"
Riri tidak memedulikan umpatan Gala. Intinya kalau sampai Gala berani macam-macam dengan ikan kesayangannya, Riri tidak akan segan-segan untuk membuat Gala menyesal seumur hidup. Ya, sesayang dan setakut itu Riri kehilangan Joko.
"Sekarang Riri tanya, Gala lebih sayang Riri apa kolor
Spongebob?"
"Ya gue lebih sayang kol--" Gala memejamkan mata sejenak. Hampir saja ia keceplosan. "Sayang lo lah!" jawabnya ngegas.
"Bohong! Kalo lebih sayang Riri kenapa marah-marah kalo kolor Spongebob Gala Riri bakar? Oh, atau karena ada bekas Amora makanya Gala gak rela ya kalo kolor itu Riri bakar?!"
"****!" Gala mengusap wajahnya kasar. Aneh sekali hubungannya ini. Bertengkar hanya karena masalah kolor dan ikan.
"Tuh kan gak bisa jawab!"
__ADS_1
"Gak gitu, Ri! Gak gitu!" Gala menatap Riri kesal. Rasanya ingin memasukkan Riri ke dalam karung lalu melemparnya ke laut.
"Lagian lo aneh! Amora itu meluk badan gue! Bukan meluk
kolor gue! Kenapa kolor gue ikut-ikutan lo bakar coba?!" Riri mendengus pelan. "Nah kan, Gala lebih sayang kolor!"
"Si paling kolor Spongebob!" gerutu Riri pelan namun masih
bisa Gala dengar.
Gala menghela napas pasrah. Benar-benar sulit menjelaskan pada Riri jika gadis itu sudah cemburu. Tapi di sisi lain, Gala juga merasa senang dan lega. Ternyata setidak rela itu Riri melihatnya dipeluk oleh perempuan lain.
Setidaknya dengan hal itu Gala jadi tahu, kalau cintanya pada Riri tidak bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, dari dulu Gala khawatir. Riri adalah gadis polos yang terkadang pemikirannya tidak seperti teman-teman seusianya. Gala takut selama ini Riri hanya sayang pada dirinya karena mereka terbiasa bersama. Bukan merasakan cinta seperti sepasang kekasih pada umumnya.
Namun, sekarang ketakutan Gala mengenai hal itu sudah terjawab. Gala tidak perlu khawatir atau takut lagi.
"Lagian cuma kolor Spongebob! Katanya gak suka?!"
Mampus!
Gala menelan ludahnya kasar lalu menjawab pertanyaan Riri dengan yakin setelah menemukan alasan yang tepat. "I-itu kan kolor pemberian dari lo. Kita couple-an. Kalo lo bakar, kita gak bisa couple-an lagi. Makanya gue sedih. Lo lupa ya?"
Mata Riri mengerjap beberapa kali. Astaga! Betapa bodohnya dirinya. Riri baru sadar, kalau kolor Spongebob milik Gala yang ia bakar tadi, adalah pemberiannya. Mereka couple-an. Punya Riri celana panjang dan punya Gala celana pendek.
Wajah Riri tertekuk cemberut dengan mata sedikit berkaca-kaca. Andai ia ingat kalau kolor Spongebob itu adalah pemberian darinya dan mereka couple-an, Riri tidak akan membakarnya semudah itu. Karena itu adalah satu-satunya barang couple yang mereka miliki saat ini. Pasalnya Gala adalah tipe cowok yang sangat susah untuk diajak membeli barang couple. Riri harus memaksa dan melakukan segala cara untuk membujuk Gala terlebih dahulu. Seperti saat pertama ia membelikan Gala kolor Spongebob itu.
"Riri lupa kalo kita couple-an. Harusnya gak Riri bakar."
"Em, gimana kalo nanti kita beli celana couple-an lagi. Tapi jangan gambar Spongebob!" ujar Riri semangat. Ia tidak sabar menyuarakan ide cemerlangnya.
"Terus? Gambar apa?"
"Gambar Joko!"
BANGSAT! JOKO LAGI! JOKO LAGI!
"Gak Ri! Apaan coba?! Gak banget! Gue gak mau!" tolak Gala mentah-mentah.
"Ya udah kalo gak mau couple celana. Kita beli jaket couple aja. Gambarnya Joko. Nanti bisa kita pakai kalo Gala mau ajak Riri motoran bareng temen-temen Gala. Katanya bulan depan Gala mau ngajak Riri. Gimana?"
"Bareng anak Drax?"
Riri mengangguk polos. "Iya dong. Emang kenapa?
Gala gak mau juga?"
Gala mengusap wajahnya kasar. Mau ditaruh di mana mukanya kalau hal itu sampai terjadi. Gala benar-benar tidak bisa berkata-kata lagi. Ini gila.
"Lama-lama gue gila, Sri! Gila!" Gala memijit pelipisnya.
__ADS_1
"Joko lagi! Joko lagi! Joko terusss!"
"Lama-lama gue jual lo sama Joko ke Om! Om!"
Riri mencebikkan bibir bawahnya. "Ya udah kalau gak mau gambar loko. Kita beli jaket couple gambar Spongebob aja.
Mau gak?"
"Ri--"
"Cemburu kok sama Ikan. Aneh."
Suara itu membuat Gala dan Riri menoleh bersamaan. Dewa. Ya, cowok itu kini berdiri di ambang pintu dengan kedua tangan yang dimasukkan ke saku celana.
"Lebay," tambahnya.
Mata Gala memincing tidak suka pada Dewa. Meski Dewa calon kakak iparnya, hal tersebut tidak membuat Gala takut pada cowok berwajah menyebalkan itu.
"Lo gak diajak! Gak usah ikut campur!" ketus Gala. Gala meraih tangan Riri lalu menggenggamnya erat. "Iya kan, sayang?"
Nada bicara Gala seketika berubah menjadi lembut. Tidak penuh emosi dan tertekan seperti sebelum kehadiran Dewa.
.
Bersambung
.
Gimana bestie chapter ini? Cukup membuat kalian
depresot apa enggak?
Intinya jangan berprasangka buruk mengenai cerita ini, berprasangka yang baik-baik aja, biar aku tetep happy kiyowo dan ceritanya juga bisa happy kiyowo❤️🤣💖😁💯🥰💯
Pesan buat Gala Arsenio Abraham? ?
Pesan buat Riri (Serina Kalila)?
Pesan buat Ilham?
Pesan buat Akbar?
Pesan buat Alan?
Pesan buat Dewa?
Pesan buat Danis?
Pesan buat Amora?
__ADS_1
Pesan buat siapa aja?
Mau up kapan? Spam disini!!! Semakin banyak yg komen dan vote semakin cepat juga up nya.