
_*"FOLLOW dulu ya biar nanti Chapter nya gak Kalian Kangen sama keromantisan SriGala gak si Siap Kawal sampe Ending?"*_
Vote Dan Komen lebih banyak dari
Chapter sebelumnya, baru update ya💖
Jam berapa kalian baca chapter ini?"
Budayakan Vote sebelum membaca, biar nanti
ngga lupa karena keasyikan baca<3
******
Alangkah terkejutnya Gala saat melihat benda
keramat yang sudah ia cari sejak tadi ternyata sudah hangus terbakar di atas kompor.
"Riri KAMU APAKAN KOLOR AKU INI?!"
"I-itu yang Gala cari?" Cicit Riri menatap Gala takut.
"IYA Sri! ASTAGFIRULLAH!!!" Gala segera mematikan kompor. Namun sayang, kolor kesayangannya itu tetap tidak bisa tertolong kan. Sudah terlanjur terbakar fan bolong semua.
Riri mengerutkan bibir bawahnya merasa bersalah melihat muka sedihnya Gala saat ini.
"M-maaf, Riri gak tau kalok itu kolor itu punya Gala.
Riri pikir itu udah gak terpakai. Riri mikirnya itu cuma buat lap-lap di dapur."
"Lo ambil dari mana?!" Gala mengacak-acak rambutnya kesal. Tidak habis pikir bisa-bisanya Riri mengambil kolor kesayangannya dan menjadikanya sebagai lap di dapur.
"Di lemari Gala. Riri lihat pantatnya bolong-bolong.
Jadi Riri pikirnya udah gak dipakai lagi" Jawab Riri takut-takut.
"Astaga, RI! Lo tau gak ini kolor kesayangan gue dari jaman SMP!"
"RIRI GAK TAU HUAAAAA!!!! MAAF HUAAAAA...!!!!"
"NANTI RIRI BAKAL GANTI KOLOR PUNYA GALA HUAAAAA...!!!""
******
"HAHAHAHA ANJIR MASALAH KOLOR!!!"
Ilham tertawa ngakak dengan Akbar di sampingnya.
"Pasangan lain berantem tuh karena perselingkuhan, kesalahpahaman atau karena apa kek yang lebih berbobot. ini malah masalah kolor hahahaha...capek gue capek!!!" Sahut Akbar memukul-mukul pantat Ilham.
*CK! Kalian berdua pulang aja Sono kalok kesini cuma mau ngerusuh!" Usir Gala pada kedua sahabatnya yang tidak tau diri itu."Dateng gak bilang-bilang. Main nyelonong aja. Ada masalah bukanya dibantuin malah diledekin!"
Menghela napas, Gala beralih menatap Riri.
"Diem, RI! Diem! Pusing pala gue Lo nangis Mulu!"
"Udah RI, jangan nangis nanti gue pinjemin hape gue nih buat main tik-tok!" Seru Ilham.
__ADS_1
Ilham memerhatikan Riri yang tengah menangis sesenggukan di pojokan sofa dengan rasa iba. Gadis itu menangis bukan karena dimarahi oleh Gala. Melainkan menangis karena merasa bersalah sudah membakar kolor Spongebob kesayangan Gala.
"Gak!" Gala menatap Ilham sengit. "Riri gak boleh main tik-tok! Gue tonjok muka Lo tau rasa!" Ancamnya pada Ilham.
Akbar mendengus. "Astagfirullah, Gal. Lagian cuman tik-tok, apa salahnya sih? Posesif amat lo."
Bukanya Gala berlebihan. Tapi ajaran Ilham dan Akbar memang selalu berdampak tidak baik untuk Riri. Menghadapi tingkah polos Riri yang memang bawaan dari lahir saja sudah membuat Gala capek. Apalagi tingkah random nya akibat ajaran Ilham dan Akbar. Pasti akan membuat Gala lebih pusing.
Gala berdecak. "Terakhir gara-gara Ilham Lihatin Video aneh-aneh ke Riri. Di depan bokap gua Riri tiba-tiba nyanyi gak jelas."
Ilham tertawa penasaran, "Nyanyi apa, Gal?"
"Om om culik aku dong," jawab Gala dengan ekspresi wajah datar. Namun tetap mampu membuat Ilham dan Akbar tertawa terbahak-bahak."
"Hahahaha beneran gitu, Gal?" Tanya Akbar masih tidak percaya.
"Iya lah, bokap gue ketawa Sampek terdesak."
Malu rasanya jika mengingat momen itu.
Apalagi saat itu Gala sedang mengajak Riri makan malam bersama dengan keluarga besarnya. Sudahlah Gala mau membuang mukanya saja jika mengingat kejadian itu.
"Hahahaha bener-bener Lo, Ham!" Ngakak Akbar.
"Eh tapi waktu itu Riri sendiri kan yang minta di puterin lagu itu? Soalnya dulu Ilham pernah nunjukin ke Riri waktu lagi viral-viral nya. Terus Riri kemaren keinget, makanya minta di puterin."
Ilham mengangguk tak merasa bersalah.
Cowok itu justru sibuk memakan keripik kentang dan kue buatan Riri yang tersedia di meja tamu apartemen Gala. "Iya, Riri sendiri kok yang minta. Gue mah tinggal puterin doang." Angguk Ilham santai.
"Eh engak-engak sayang, maaf!" Jawab Ilham. Di detik berikutnya cowok pecicilan itu mendapat pukulan di kepalanya.
"Sayang-sayang! Gue potong pala lo kalok manggil Riri kaya gitu lagi!" Semprot Gala pada Ilham.
"Potong pala'nya !! Potong pala'nya !! Potong
pala'nya sekarang juga! sekarang juga!" Kompor
Akbar, nyanyi dan tertawa tidak jelas. Akbar senang melihat Ilham tertindas oleh Gala seperti sekarang ini.
"Awas lo berani manggil Riri Sayang!" Ancam Gala terdengar tidak main-main.
Ilham hannya membalas tatapan marah Gala sambil nyengir kuda. "Maaf iya, bos. Maaf!"
Gala menghampiri Riri. Membujuk gadis itu agar mau menatap dirinya. "Udah jangan nangis gue gak marah."
Riri memberontak. "Gala marah-marah hiks!"
Riri gak mau' Gak mau!"
"Gue gx marah, Di. Udah ayok, kalok Lo gak nurut, gue malah marah. Lo mau gue marah.?"
Kepala Riri mendongak dengan mata berkaca-kaca yang mengerjai beberapa kali. Gadis itu menggeleng. "Gak mauuu...!"
"Ya udah ayok," Gala merentangkan kedua tangannya pada Riri.
Dengan senang hati Riri langsung masuk kedalam pelukan Gala. Melingkarkan kedua tangannya di leher dan melilitkan kedua kakinya di pinggang Gala.
__ADS_1
"Bociil gue." kekeh Gala mulai berdiri dengan Riri pelan sembari mendudukkan kepalanya di dada bidang Gala.
"Makanya jangan nakal!" Peringat Gala memukul pantat Riri pelan. "Tidur sini dulu, ntar agak malem kalok Ilham sama Akbar udah pulang gue batu anterin lo pulang."
Gala menjatuhkan tubuh Riri ke atas tempat tidur miliknya dengan hati-hati dan perlahan.
"Temenin..." Rengek Riri memegang ujung belakang kaos Gala saat cowok itu hendak pergi meninggalkan kamar.
"Gue buatin Riri susu bentar."
"Lama?"
"Bentar, sayang." Tangan Gala mengusap pipi gembul Riri dengan gerakan selembut mungkin. Gemas, rasanya Gala ingin mengigit-gigit pipi itu," Disini dulu, ya?"
"Hem," angguk Riri."
"Gala!"
"Apa?" Tanya Gala berbalik badan.
"Mau ikuuuutt...!!!!" Riri berlari menghampiri Gala. Gadis itu juga langsung nemplok dalam gendongan Gala. untungnya Gala kuat-kuat saja. Tidak terhuyung sedikitpun meski Riri menerjangnya tiba-tiba.
"Manja banget sih, Hem? Bocil siapa ini?" Goda gala menciumi seluruh wajah Riri sembari membenarkan posisi gendongannya.
******
CEKIK AKU CEPAT!!!!
Gimana chapter ini kalok aku baper banget Sampek pengen banting pacar baru mantan.😞🙏
Lanjut gak?
Pesan buat Gala?
Pesan buat Riri?
Pesan buat Ilham?
Pesan buat Akbar?
Atau buat siapa aja, author juga boleh:
Mau up kapan? spam disini!!!! semakin banyak yang komen dan vote semakin cepat juga up nya.
Jangan ketinggalan spam nya pakai emoji💖 yang banyak ya:
SEE YOU❤️❤️
******
.
.
.
.
__ADS_1