CINTA SEJATIKU

CINTA SEJATIKU
Wajah Sembab Kemerahan


__ADS_3

FOLLOW dulu ya biar nanti Chapter nya gak


Kalian Kangen sama keromantisan Sri Gala gak sabar Kawal sampe Ending ini?"*_


Vote Dan Komen lebih banyak dari


Chapter sebelumnya, Aku langsung update ya, 💖 3k Sabi kali ya. yang baca aja lebih dari 4k tiap Chapter nya. Heran sama manusia yang gak mau Vote.


Hai, buat yang gak suka karena di cerita ini


karena mereka masih SMA. ya udah di baca dulu dan di nikmati. sapa tau jadi suka. mungkin aja nanti kamu nya jadi suka baca ceritanya.


Jam berapa kalian baca chapter ini?"


Ayo komen yang banyak!"


Budayakan Vote sebelum membaca, biar nanti


ngga lupa karena keasyikan baca ya 3<


*******


Padahal bang Danis itu baik! Sayang sama Riri!


Gak kaya Gala marah-marah mulu tiap hari!"


"Gala emang gak sayang sama Riri?"


Sambungnya melipat tangan di depan dada.


Menghela nafas. Gala kembali menjatuhkan


kepalanya di atas paha Riri. untungnya kali ini Riri diam saja tidak memberontak.


Setelah cukup lama mereka saling terdiam.


Gala mendongak, menatap Riri lekat. dari bawah begini,


Riri memang terlihat lebih cantik dan mengemaskan.


Pipi Riri itu semakin hari, rasanya semakin mengembang, Gala ingin mengigit dan memakan pipi


chubby itu sekarang juga. Apalagi saat ini Riri sedang menggembungkan kedua pipinya seperti sekarang.


Ah, rasanya gemas sekali, Gala jadi tidak tahan.


"Gue gak mau lo kenapa-kenapa lagi, RI.


Setelah kejadian kecelakaan itu, gue jadi gak tenang.


Gue selalu takut semua itu bakal ke ulang lagi.


Gue bener-bener gak mau kehilangan lo lagi. Gak mau......" Gala menenggelamkan wajahnya di perut Riri.


Kecelakaan beberapa bulan lalu yang terjadi


Pada Danis dan Riri, hingga membuat mereka koma.


Bahkan hingga membuat Riri mengalami kebutaan. Benar-benar membuat Gala trauma. Ya, meskipun kini semua sudah kembali membaik seperti semula. Riri juga sudah mendapatkan donor mata, tapi tetap saja, Gala tidak bisa tenang saat Riri naik mobil dengan orang lain.Apalagi dengan Danis. Gala benar-benar takut semua akan terulang kembali. Gala tidak siap, tidak akan pernah siap.


Cukup sekali dan Gala tidak mau hal itu terjadi lagi.

__ADS_1


Itulah mengapa, kini Gala sangat posesif dengan Riri.


"Gala geli ih!" Riri berusaha menjauhkan wajah


Gala dari perutnya. "Gala...."


"Hem?"


"Geli...."Perut Riri jangan di cium-cium terus!"


Meski ciuman Gala itu masih terhalang dengan kaos


yang Riri kenakan sekarang tapi tetap saja Riri merasa sangat geli.


"Gala nangis?" tiba-tiba Riri merasa kaosnya sedikit basah.


Gala menjauhkan wajahnya dari Riri. sekarang


cowok itu Menganti posisinya dengan tidur memunggungi Riri. Tidak lagi menjadikan paha Riri sebagai bantalan.


"Engak!" gue gak papa!" Jawab Gala saat Riri berniat


membalikkan tubuh Gala, agar mau menghadapnya.


"Eh, Gala beneran nangis, Ya?" Gala kenapa? Tanya


Riri khawatir. Riri juga menyesal karena tadi sampai marah-marah pada Gala. padahal niat Gala memang baik. Gala hanya Khawatir dan tidak mau terjadi apa-apa pada dirinya.


"Gala...." paggil Riri pelan. Riri ikut membaringkan tubuhnya di belakang Gala.


"Riri minta maaf. Maafin Riri...!"


Namun hingga beberapa menit mereka bertahan dalam posisi itu. tidak ada tanda-tanda sama sekali Gala ingin berbalik badan dan menatap Riri di belakangnya.


Riri sedih, sepertinya kali ini Gala memang benar-benar marah. "GALAAAA.....!"


Maafin Riri. Riri janji gak bakal paksain Gala buat pakai kolor itu. Riri juga gak akan marah kok. maafin Riri ya?"


Dengan cepat Gala membalikan badan menghadap Riri.Cowok dengan mata berair itu langsung meduselkan kepalanya diCeruk leher Riri.


"Gue mau makai kok. Mauuu...!" Ucap Gala sambil menahan Isak tangisnya. "Jagan ngomong gitu lagi, RI.


Jagan pernah ngomong kalok gue gak sayang sama lo.


Jangannnnn....."


Riri kaget, ternyata Gala memang benar-benar menangis. Merasa kasihan, tangan mungil gadis itu


terulur untuk mengusap-usap kepala hingga punggung Gala yang semakin bergetar.


"Maafin Riri, Riri janji gak bakal ngomong gitu lagi," tenang Riri. "Gala jangan nangis lagi ya, Riri sayang sama Gala. Sayang banget."


Sebenarnya ini bukan pertama kalinya Gala


menangis di hadapan Riri. Tapi tetap saja Riri merasa terkejut. Pasalnya pasca Riri mengalami kecelakaan beberapa bulan yang lalu, sikap Gala banyak yang berubah. Mulai dari Gala yang mulai berubah jadi lebih galak, lebih posesif dan yang paling mengejutkan adalah Gala berubah jadi cengeng. Seperti sekarang misalnya.


Gala tidak malu dan tidak gengsi untuk menangis di depan Riri.


"Lo sayang sama gue kan?" tanya Gala pelan.


Cowok itu masih engan mengangkat kepalanya dari Ceruk leher Riri.

__ADS_1


Riri mengangguk dan mempererat pelukan mereka


berdua. "Riri sayang banget sama gala. Sayang bangeeetttt....!"


"Jangan pernah tinggalin gue, Jangan. gue mau lakuin apa aja biar Lo gak ninggalin gue. Gue juga mau kok makai hadiah kolor dari lo kok," Rengek Gala semakin menduselkan kepalanya, mencari kenyamanan.


Diam-diam Riri tersenyum bahagia. "Iya, Riri janji gak akan ninggalin Gala. Gala jangan marah-marah terus, ya?"


Gala mengangguk dalam pelukan Riri. "Tapi Lo harus lebih sayang ke gue dari pada ke dua tuyul kembar itu, ya?" pinta Gala.


Riri diam belum menjawab. membuat Gala menjadi ketar-ketir sendiri. takut Riri menjawab tidak sesuai dengan harapannya.


Akhirnya Gala mengangkat kepalanya dari Ceruk leher Riri dengan wajah sembab kemerahan penuh dengan air mata. Gala menatap Riri seolah menuntut jawaban. "Ayo jawab, Ri.....?"


Riri mengusap air mata Gala lalu mengangguk pelan.


"Gala tenang saja, Sayang Riri ke Gala itu paling banyak pokoknya. Gala nomor dua setelah bunda."


Gala mengangguk lega. Gala memang suka


cemburu jika Riri lebih sering menghabiskan waktu bersama dengan kedua abangnya itu daripada dengan dirinya. Biar saya orang-orang menyebutnya egois. Yang pasti Gala hanya mau Riri menjadi miliknya seorang. Milik Gala Arsenio Abraham. Tidak ada yang lain.


"l Love You...!" Ucap Gala kembali memeluk Riri!"


Riri membalas pelukan Gala. " I Love You Too Gala sayang."


"Apa, Hem...?


******


DAHLAH FREND AKU GAK KUAT NULIS KEUWUAN GALA & RIRI !!!


APA KALIAN SUDAH TER GALA - GALA ???


Gimana chapter ini kalok aku baper banget Sampek pengen banting pacar baru mantan.😞🙏


Lanjut gak?


Pesan buat Gala?


Pesan buat Riri?


Pesan buat Danis?


Atau buat siapa aja, author juga boleh:


Mau up kapan? spam disini!!!! semakin banyak yang komen dan vote semakin cepat juga up nya.


Jangan ketinggalan spam nya pakai emoji💖 yang banyak ya:


SEE YOU❤️❤️


******


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2