Cintaku Terhalang Janji Suci

Cintaku Terhalang Janji Suci
Bab. 31. Bercerita


__ADS_3

(POV) Galih


Setelah Santi pulang, mama dan papa langsung meminta Fira untuk menceritakan kejadian yang sebenarnya terjadi antara dia dan Santi. Fira kemudian menceritakan kisah cintanya dengan Dion mantan suaminya yang telah dijebak oleh Santi. Semua diceritakan Fira tanpa ada yang di sembunyikan. Sebenarnya aku sudah menceritakan semua kisah hidup Fira kepada papa dan mama, namun mama dan papa ingin mendengar langsung dari bibir Fira. Fira mengambil ponselnya, kemudian dia membuka akun media sosial miliknya. Disitulah tersimpan foto copy surat nikahnya dengan Dion dan juga surat nikah antara Dion dengan Santi. lalu dia memperlihatkannya kepada papa dan mamaku.


"Lihatlah om, tante, ini surat nikahku dengan Dion suamiku dan ini surat nikah Santi dengan Dion, dari situ dapat dilihat kalau aku dan Dion satu tahun lebih dulu menikah. Sedangkan Dion dan Santi menikah setahun kemudian setelah aku dan Dion menikah. Dari situ bisa disimpulkan siapa sebenarnya yang pelakor," ucap Fira.


"Kami percaya kalau kamu memang wanita baik-baik seperti yang Galih selalu ceritakan. Jadi, Kiran anak santi dan mantan suamimu yang lahir diluar nikah karena obat perangsang jebakan Santi, ternyata dia jahat sekali, " ucap mama.


"Kalau aku sih tidak heran kalau Santi tega melakukan itu. Ibu ingat enggak kalau Santi sering kali menggoda suami orang. orang yang pernah digoda Santi itu ada pak lurah, ada juragan sapi, juragan kambing, juragan sayur teman papa juga pernah digodanya. Tapi syukurnya iman mereka tebal tidak setipis koran bekas, kalau imannya tipis papa jamin sudah menjadi santapan lezat Santi," ucap papa yang seketika membuat kami semua tertawa.


"Disini sebenarnya saya juga ingin mengucapkan banyak-banyak terimakasih. Berkat kehadiran nak Fira dalam hidup Galih. Sekarang Galih menjadi lebih ceria, lebih bahagia, hidupnya menjadi lebih berwarna. Tapi katanya nak Fira masih takut untuk menerima cinta Galih, apa benar demikian nak?," ucap papa.


"Kenapa jadi papa yang bilang kalau aku jatuh cinta sama Fira, itu sama aja dengan papa menembak Fira pa!! Seharusnya yang nembak Fira tuh aku bukan papa," ucapku


kesal.


"Sebagai papa yang baik sudah seharusnya papa membantu kamu Untuk mendapatkan jodoh lebih cepat, papa sudah bosan lihat kamu jomlo terus,"Seloroh papaku.

__ADS_1


"Bukannya Fira tidak mau menerima cinta mas Galih om, tapi Fira merasa tidak pantas menjadi pendamping hidup mas Galih. Fira ini seorang janda, Fira juga mempunyai aib yang tidak baik," ucap Fira terus terang, mungkin dia lebih baik jujur daripada papa dan mama tahu tentang siapa dia dari orang lain. Fira pun menceritakan tentang apa yang sudah dia lakukan pada rumah tangga mas Dewanta dan bu Zahra. Fira sangat malu dan merasa jijik pada diri Fira sendiri jika ingat kelakuan Fira saat itu," ucap Fira.


"Tidak ada manusia yang sempurna Fira, semua punya kesalahan, semua punya masa lalu yang kelam. yang terpenting sekarang kita menyadari kesalahan kita untuk kemudian memperbaikinya dan tidak mengulangi kesalahan yang sama," ucap ibuku sembari mengelus punggung Fira penuh kasih sayang.


"Terimakasih tante, aku sangat beruntung dipertemukan dengan wanita sebaik tante. Sejak lulus SMA Fira sudah hidup terpisah dengan mama, Fira tidak pernah mendapat nasihat yang begitu menenangkan seperti ini. Selama ini Fira selalu dihantui rasa bersalah dan takut mengulangi kesalahan itu lagi," ucap Fira sembari memeluk ibuku.


"Merasa bersalah itu bagus-bagus saja nak, tapi tidak perlu berlebihan. cukup dengan menyesali perbuatan itu dan tidak mengulanginya lagi," ucap ibuku lagi.


Hari sudah malam, kami semuapun masuk kekamar masing-masing untuk beristirahat. Hari sudah menjelang tengah malam tapi mataku tak kunjung terpejam. Sudah beberapa kali aku merubah posisi tidurmu.


Aku tidak menyangka akhirnya aku bisa membawa wanita yang aku cintai kerumah ini dan mengenalkannya pada papa dan mama. walaupun sampai saat ini antara aku dan Fira belum ada hubungan apa-apa. aku sangat berharap agar nantinya kita bisa berjodoh.


"Iya... iya ma.. ini Galih mau bangun, bilang sama Fira tunggu aku dimeja makan," ucapku sambil mengambil handuk lalu masuk ke kamar mandi. Setelah berpakaian rapi aku mendatangi Fira diruang makan. Rencananya hari ini aku akan mengajak Fira keliling kampung untuk melihat-lihat pemandangan didesa ini.


"Hai Fira, gimana tidurnya?," tanyaku pada Fira yang tengah menghidangkan nasi dan lauk pauk diatas meja makan. Aku melihat Fira hari ini begitu cantik, walau hanya memakai baju rumahan dengan rambut diikat seperti ekor kuda dan tanpa polesan make up sama sekali.


"Tidurku nyenyak sekali, begitu masuk kamar berbaring dan tarik selimut langsung enggak ingat apa-apa. Disini udaranya sejuk ya, khas pedesaan," ucap Fira.

__ADS_1


"syukurlah kalau kamu nyenyak tidurnya, artinya kamu kerasan seandainya tinggal di desa ini. Tapi kok berkebalikan ya sama aku, kalau aku enggak bisa tidur ingat kamu terus, kira-kira kapan kamu menerima cintaku, " ucapku seraya tersenyum. Fira hanya tertunduk mendengar celotehanku.


"Fira, bagaimana kalau kita jalan-jalan keliling kampung setelah makan nanti. Aku akan tunjukan tempat-tempat terindah di desa ini seperti janjiku kemarin."


"Ayo.. sudah lama aku tidak menikmati pemandangan yang indah, tapi tunggu aku mandi dulu ya, aku belum mandi soalnya, " ucap Fira, sambil tersenyum malu.


Aku duduk diruang tamu menunggu Fira yang sedang bersiap-siap untuk jalan-jalan keliling kampung.


"Kapan kamu akan melamar Fira Galih, awas lho jangan lambat-lambat nanti keduluan orang, " mama tiba-tiba sudah ada disampingku.


"Sabar ma.. aku masih menunggu moment yang tepat, soalnya Fira masih trauma dengan masa lalunya. Aku juga belum tau apakah Fira mencintaiku atau tidak," ucapku menjelaskan pada mama. Mama memang termasuk orang yang tidak sabaran, segala sesuatunya maunya cepat.


"Dengerin mama nak, kalau perempuan sudah mau diajak kerumahmu, berkenalan dengan kedua orang tuamu itu artinya dia sudah memberikan hatinya untuk kamu. Tapi sepertinya dia kurang yakin dengan kamu karena masa lalunya dan tugas kamu adalah meyakinkan dia," ucap mama. Kulihat Fira keluar dari kamarnya dengan menggunakan baju kaos dengan lengan tiga perempat dan bawahan rok berbahan Levis panjang hingga sebatas lutut, menggunakan tas selempang dan sepatu sendal.


Sebelum melihat pemandangan yang indah terlebih dahulu aku mampir kerumah kakakku Yunian yang sudah berkeluarga, yang tinggal didesa Padang Gatah, yang berjarak sekitar dua kilometer dari desa Mentereng. Aku ingin mengenalkan Fira pada kakakku sekalian menengok keponakanku yang bernama Jordan yang masih PAUD.


"Kak kenalkan ini Fira teman aku Baru datang kemarin dari kota, Fira ini kakakku Yunian dan ini Jorban keponakanku.

__ADS_1


"Oh, ini kan bu Fira majikannya Yanti yang tinggal divilla dipinggiran desa Padang Sawit," ucap kak Yunian, rupanya mereka sudah saling kenal. Kemarin aku ketemu Santi, terus dia cerita kalau kamu membawa seorang wanita dari kota, dia janda, katanya dia pelakor yang sudah menghancurka rumah tangganya. apa benar itu? dan yang aku dengar katanya bu Fira pernah melamar pak Dewanta pada bu Zahra untuk jadi istri pak Dewanta dan akan memberikan sebagian harta, jika bu Zahra bersedia di madu," ucap kak Yunian.


*******


__ADS_2