Cintaku Terhalang Janji Suci

Cintaku Terhalang Janji Suci
Bab. 86. Dari Mana Asal Usulku


__ADS_3

(POV) Santi


Aku sangat shock saat tahu kalau aku bukanlah anak kandung pak Tono dan bu Tini. Apalagi saat tau kenyataan kalau ibuku seorang pelakor dan telah meninggal. Aku benar-benar tidak tahu diri, sudah dirawat dan dibesarkan dari kecil dengan penuh cinta dan kasih sayang tapi aku justru membalas perbuatan baik ayah dan ibu angkatku dengan perbuatan yang mencoreng nama baik meraka. Aku telah banyak membuat ulah yang menyusahkan dan menyakitkan hati kedua orangtua yang begitu mendambakan kehadiranku.


"Bu bolehkah aku bertanya tentang asal-usulku. Siapa ibuku dan dimana keluarga kandungku?. Aku ingin sekali bertemu mereka, " tanyaku pada ibu.


"Tapi kamu janji dulu nak, kalau kamu tidak akan meninggalkan kami dan memilih hidup dengan mereka. Karena rasanya ibu tidak sanggup kalau harus berpisah denganmu untuk waktu yang lama nak. Kasihani kami nak, kami tidak punya siapa-siapa lagi, kami hanya punya kamu, " ucap ibu sambil terisak, ayah pun membelai rambutku dan menitikkan air mata.


"Tentu saja tidak bu!!, aku cuma sekedar ingin tahu dari mana aku berasal. Aku tetap anak ibu dan ayah, aku janji akan terus menyayangi ayah dan ibu sampai akhir usiaku, aku beruntung mempunyai ibu dan ayah angkat yang menerima aku apa adanya " ucapku sambil kembali memeluk ibu. Ibu melepaskan pelukanku, dia menghapus air matanya dan kemudian menarik nafas dalam-dalam.


flash back


Ibumu bernama Salsa, anak dari kakek Warjo dan nenek Sumilah beliau masih hidup. Salsa hamil diluar nikah, dia menjadi selingkuhan seorang pengusaha sawit. Awalnya Salsa berniat akan menikah dengan pengusaha sawit yang telah menghamilinya.


"Kenapa kamu tega mempermalukan bapak dan ibu Salsa. Hamil di luar nikah dan akan menjadi perempuan simpanan, kamu sama saja telah memyakiti anak dan istri pak Hamdan. Mau ditaruh dimana muka ibu nak, semua penduduk desa mempergunjingkan perbuatan busukmu, lihat ayahmu dia jatuh sakit karena tak kuasa menanggung malu atas perbuatanmu, " nenek Sumilah marah besar terhadap Salsa anak gadisnya yang terus menggoda seorang pengusaha sawit hingga dia rela menyerahkan tubuhnya agar bisa dinikahi oleh orang kaya dan terpandang.

__ADS_1


"Ibu tidak usah marah-marah bu, perjuanganku tinggal selangkah lagi untuk menjadi istri mas Hamban pengusaha kaya yang kebun sawitnya ada diseluruh penjuru didaerah kita. Nanti setelah mas Hamdan menikah denganku, aku jamin kita akan hidup enak, ibu mau makan apa, tinggal pesan, mau jalan-jalan kemana tinggal suruh supir untuk mengantarkan, bapak bisa berobat ke dokter, pokoknya kita akan jadi orang kaya sebentar lagi," ucap Salsa dengan penuh semangat.


"Kasian istri dan anak pak Hamdan, bagaimana kalau rumah tangganya bubar karena istrinya tidak terima suaminya menikah lagi," ujar nenek Sumilah.


"Kalau istri mas Hamdan tidak terima dan minta cerai itu malah bagus, aku akan menjadi istri satu-satunya dan menjadi ratu di kerajaan bisnis pak Hamdan, " tegas Salsa dengan penuh kesombongan


Pak Hamdan pun membawa Salsa menghadap bu Hani untuk meminta izin menikah.


"Mami, kenalkan ini Salsa, dia sedang hamil anakku, aku mau meminta izin kepadamu untuk menikahinya.


"Cerai?... jangan mi,...papi mohon jangan pernah minta cerai dari papi, karena papi sangat mencintai mami dan anak-anak, papi tidak ingin berpisah dengan kalian,"ucap pak Hamdan dengan raut wajah yang begitu ketakutan. Karena pak Hamdan memang sosok ayah dan istri yang sayang pada keluarga.


"Kalau papi tidak mau bercerai denganku, tinggalkan wanita murahan itu, dia cuma menginginkan hartamu, dia tidak sungguh-sungguh mencintaimu. Kami lah yang tulus menyayangimu. Ingat pi, dulu waktu mami nikah sama papi, kita tidak punya apa-apa, kita berjuang sama-sama, kita lalui perjalanan rumah tangga kita melewati suka dan juga duka. Terkadang sehat terkadang juga sakit. Sekarang kita sudah sukses dan papi akan menghancurkan rumah tangga ini. Semurah itukah nilai perjuangan papi selama puluhan tahun. Demi perempuan berhati busuk itu, papi rela berpaling dari kami. Nanti kalau papi sudah tidak ada harta, tua, renta dan sakit-sakitan dia pasti akan tinggalin papi, papi mau sama siapa, anak-anak tak akan sudi mengurus papi, karena papi telah menyakiti hatinya"ucap bu Hani.


"Baik mami, papi akan membatalkan pernikahan papi dengan Salsa karena mami sangat berharga bagi papi. Salsa maafkan aku yah...kita tidak jadi menikah. Mengenai bayi yang ada dalam kandunganmu, kamu uruslah sendiri. Bukankah kamu yang sudah merayuku dan menyerahkan tubuhmu dengan suka rela, jadi ya kamu harus terima resikonya, sekarang kamu pulang saja, aku lagi banyak kerjakan. Ayo mi kita masuk, mami mau papi pijitin, pijitan papi enak kan, " ucap pak Hamdan sambil meninggalkan ruang tamu dan merangkul istrinya dengan mesra.

__ADS_1


Akhirnya Salsa menjalani kehamilannya seorang diri tanpa didampingi seorang suami. Sedangkan pak Hamdan hidup bahagia dengan istri dan anak-anaknya. Dan itu membuat Salsa dendam dan akhirnya dia berhasil memhunuh pak Hamdan. Kalau bagaimana cara ibumu membunuh ayahmu ibu tidak tahu bagaimana ceritanya. Yang ibu tahu Salsa masuk penjara dan istri pak Hamdan meninggal karena serangan jantung mengetahui suaminya dibunuh oleh mantan selingkuhannya. Kedua anak laki-laki pak Hamdan terus mencari anak ayahnya dari selingkuhannya, mereka akan membunuhnya karena mereka tidak rela keturunan dari pembunuh orangtua mereka bisa hidup tenang.


Untuk menyelamatkanmu kakek dan nenekmu pun memutuskan menyerahkan kamu kepada kami. Tentu saja kami sangat bahagia, karena kami sangat merindukan seorang anak. Kamu menjadi sumber kebahagiaan kami, sumber semangat kami. Pokoknya setelah kehadiranmu kebahagiaan kami terasa lengkap. Sampai akhirnya ibumu meninggal dipenjara karena bunuh diri akibat depresi. Dia terus memikirkan nasibmu dan orangtuanya yang selalu diteror oleh anak pak Hamdan atau kakak lelakimu tapi beda ibu.


Akhirnya karena tidak pernah menemukanmu kedua saudara lelakimu, sekarang menetap diluar negeri ikut dengan keluarga ibunya dan menjual seluruh asetnya yang ada disini.


******


"Itulah sekilas cerita mengenai asal-usulmu nak, sebenarnya kamu mempunyai ayah dari keluarga terpandang, tapi karena kesalahan ibumu dalam mendapatkan cinta ayahmu, maka kamu tidak diakui oleh keluarga ayahmu. Bahkan keluarga ayahmu malah membencimu. Dari kisah perjalanan hidup ibumu seharusnya kamu bisa mengambil pelajaran agar tidak melakukan perbuatan Bodoh seperti yang ibumu lakukan," ucap ibu masih berusaha untuk membuat aku sadar bahwa aku selama ini telah mengikuti jejak ibu kandungku. Sehingga kini hidupku pun begitu sengsara, hamil diluar nikah, melahirkan tanpa seorang suami. Tapi Tuhan masih menyayangiku dengan memberiku umur yang lebih panjang sehingga aku masih punya kesempatan untuk bertobat dan memperbaiki diri. Semoga dengan aku hijrah kejalan yang benar Tuhan yang maha pemaaf lagi pengampun akan membuka jalanku untuk menatap masa depan yang cerah dan bahagia.


Aku harus bersyukur mengetahui asal-usulku, agar aku kembali kejalan yang benar seperti yang diharapkan.


"Satu-satunya keluarga yang masih menerima kehadiranmu adalah nenek Sumilah dan kakek Warjo. Kalau kamu ingin bertemu beliau, besok ibu dan ayah akan mengantarmu kesana.


**********

__ADS_1


__ADS_2