Cool But Love

Cool But Love
bab 107


__ADS_3

Sementara itu, Andre dan Vivi yang sedang berjalan beriringan saling bergandengan tangan tanpa memperhatikan sekitarnya, mereka berdua hendak masuk kedalam mall, namun dari arah dalam mall seorang wanita terlihat berjalan terburu-buru menuju pintu keluar hingga menabrak Andre dan Vivi tepat di pintu masuk.


bruk...


" Aduh..." pekik Vivi merasakan ngilu di lututnya.


" Kau baik-baik saja," Tanya Andre sembari membatu Vivi untuk berdiri." Dasar ceroboh, kalau jalan itu pakek mata bukan pakek kaki!" Makinya pada wanita yang tengah terduduk di lantai di hadapannya. Sementara wanita itu yang memakai hoddie berwarna hitam tidak bersuara sedikit pun dia langsung berlalu pergi dari hadapan Andre dengan masih menunduk ia berjalan tergesa-gesa menuju mobilnya.


" Hei! Kau, dasar wanita tidak sopan," Teriak Andre yang hendak memaki kembali wanita itu tapi wanita itu sudah lebih dulu memasuki mobilnya." lihat saja nanti, jika bertemu lagi, aku akan membuat perhitungan dengan nya." Umpat Andre mendengus kesal.


" Sudahlah Om, lagi pula aku tidak terluka, mungkin orang itu lagi ada kondisi darurat jadi terburu-buru," Vivi mencoba menenangkan amarah pria itu. " Kita jadi membeli bajunya tidak." Tanya Vivi kemudian.


Andre menghela napas dengan berat, hampir saja ia lupa tujuan nya datang ke mall untuk membelikan pakaian untuk Vivi dan juga makan di restoran. " Huh, kau ada benarnya ay, yasudah ayo kita masuk kedalam," Pria itu merangkul pinggang Vivi dengan posesif. Vivi hanya mengangguk membiarkan Andre bersikap seperti itu padanya.


"Tapi, kenapa aku merasa seperti mengenalinya, aku pernah melihatnya tapi dimana?," Pikir Andre dalam hati.


.

__ADS_1


.


.


Sedangkan didalam mobil Reni mengelus dadanya berkali-kali ia bernapas lega sambil melirik Andre dari kaca spion kemudi terlihat pria itu mulai masuk kedalam mall. " huff, Untungnya dia tidak mengenaliku, bisa kacau rencana ku jika saja dia tadi melihat wajahku," wanita itu membuka maskernya.


"Cih, kenapa kau ini lama sekali, be." Kesal Reni menatap tajam pada be, setelah be sudah duduk di kursi pengemudi dan mendudukkan Gania di samping kemudi.


" CK, kau tidak melihat aku menggendong wanita hamil ini sangat berat, kenapa kau yang marah-marah, seharusnya aku yang marah," balas be dengan wajah kesal, padahal dia sudah membantu wanita itu untuk menculik Gania tapi malah dia disahkan.Pria bertato itu menghembuskan napas kasar.


.


.


.


flashback on

__ADS_1


" Kenapa kalian masih disini, sudah sana tunggu di luar, apa kalian juga mau ikut masuk kedalam toilet," Ucap Gania merasa jengah, bagaimana tidak kesal, dia yang ingin ke toilet tapi para bodyguard nya itu terus membuntutinya hingga didepan pintu toilet.


" Tapi nona, tuan sudah menugaskan kami untuk menemani anda kemana pun ," Ujar salah satu bodyguard itu menunduk karena nona mereka tengah menatapnya dengan tajam.


"Pergilah, tunggu di kursi tunggu, akau tidak lama," Wanita itu menatap bergantian para bodyguard itu dengan tajam dan meyakinkan.


"Baiklah nona," Mendapatkan tatapan seperti itu mereka semua mau tidak mau menuruti perintah dari nona mereka dan pergi dari tempat tersebut, berjalan menuju ke kursi tunggu yang berada di dalam mall tersebut.


karena, tak bisa menahan lagi Gania segera masuk kedalam toilet dan menuntaskan hajatnya, setelah selesai dia kembali keluar dari toilet dengan perasaan yang lega.


" Ah, rasanya plong banget ," Gumam wanita cantik itu mengusap perutnya yang buncit sambil berjalan, namun baru lima langkah dia melangkahkan kakinya dia kembali terkejut tiba-tiba tangannya dicengkeram kuat oleh seseorang dari belakang kemudian mulutnya di bekap dengan sapu tangan hingga perlahan kesadarannya pun mulai gelap dengan sendirinya.


Disaat pandangan matanya mulai mengabur sosok wanita terlihat berjalan kearah nya tengah membuka maskernya lalu tersenyum menyeringai.


" Reni ...." Disisa-sisa meredupnya matanya Gania bisa melihat samar wanita itu adalah Reni, dan sedetik berikutnya ia tak melihat apapun lagi hanya kegelapan gulita dia tidak tahu yang terjadi selanjutnya.


Flashback off

__ADS_1


__ADS_2