Cool But Love

Cool But Love
bab 60 pdkt Andre vivi


__ADS_3

Di dalam mobil pria yang memiliki julukan sang kasanova itu sedang senyum senyum sendiri, Andre yang duduk di kursi supir kemudinya merasa senang ketika usaha nya berhasil membuat gadis di sampingnya panik, pria tampan itu bersikap santai menanggapi ketegangan yang ada didalam mobilnya.


" Sebenarnya kita mau kemana Om? jalan ini bukan arah menuju ke rumah ku" dengan perasaan takut Vivi memberanikan diri bertanya pada Andre yang sedang menyetir kemudi di sampingnya.


Andre langsung menoleh ke samping sekilas, melihat vivi yang tengah memainkan jemari lentiknya untuk mengalihkan rasa paniknya, raut wajah muram nya pun tampak jelas jika gadis itu sedang ketakutan.


"Tapi menurut ku jalan ini benar Vi, mungkin kau yang lupa, sudah lah ayo kita turun" ucap Andre dengan menepikan mobilnya tepat di depan sebuah kafe yang sangat mewah.


Andre sengaja membelokan mobilnya di tempat kafe mewah ini yang ada di kawasan jakarta, untuk mengisi perutnya yang lapar terlebih dahulu setalah itu barulah mengantarkan Vivi pulang ke rumah nya.


Vivi termenung sejenak menatap Andre dengan tatapan penuh tanya, bukan kah pria itu akan membawanya ke hotel? tetapi kenapa berhenti di sebuah kafe mewah.


"Oh atau kau benar sangat ingin kita menginap di hotel, baiklah kita putar balik saja" ujar Andre yang melihat Vivi melamun sedari tadi, tidak menjawab pertanyaan darinya.


"jangan! eh maksudnya iya aku turun sekarang" ucap Vivi yang terkejut oleh ucapan Andre. pria itu sedang menatapnya dengan tatapan nakal.


Tanpa menunggu lama Vivi dengan segera turun dari mobil andre. Vivi tercengang melihat kafe di depannya itu sangatlah mewah begitu kaya kah seorang andre mengajak nya makan di tempat semewah itu.


"Apa mau jadi tiang bendera dengan berdiri di situ" seloroh Andre tersenyum geli melihat kepolosan wanita manis di hadapannya itu sedang terkejut melihat pemandangan di sekitar mereka.

__ADS_1


"mana ada tiang bendera di kafe om, kau itu ada ada saja " balas Vivi nyengir kuda, menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"sudah ayo cepat masuk, mau makan atau ke hotel" ucap Andre yang gemas dengan menggandeng tangan Vivi menariknya pergi dari tempat itu masuk kedalam kafe, karena perutnya sudah sangat lapar.


"Gak lucu Om, menyebalkan" Vivi memanyunkan bibirnya kesal.


Andre terkekeh kecil melihat vivi yang mengerucutkan bibirnya karena kesal padanya, mereka berdua pun memilih tempat duduk di dalam kafe itu, dengan memesan beberapa menu makanan untuk mengisi perut mereka.


Vivi langsung melongo melihat Deretan menu makanan memenuhi meja di depan mereka berdua, Andre memesan lima piring menu makanan untuk porsi dua orang tentu membuat Vivi terkejut begitu banyak makanan lezat di hadapannya itu.


"Om kita kan hanya berdua, kenapa memesan sebanyak ini?" tanya vivi melihat begitu banyak makanan di atas meja, Vivi pikir siapa yang mampu menghabiskan semua makanan itu.


Vivi terdiam sejenak melihat kearah andre yang duduk berhadapan dengan nya, andre yang sedang mengunyah makanan nya terlihat sangat tampan, Andre menghentikan gerakan tangan nya yang hendak memasukkan Makanan ke mulutnya, menyadari vivi sedang memperhatikan nya.


"Astaga apa kau merasa kenyang, dengan melihat ku makan, cepatlah makan" ujar Andre dengan wajah kesalnya melihat Vivi melamun sejak tadi.


"eh, maaf om iya aku makan" ucap Vivi yang langsung memakan makanan lezat di depannya itu dengan lahap.


Andre tertegun melihat vivi yang tidak pemalu seperti kebanyakan gadis lainnya yang akan jaim saat makan bersama pria, tapi Vivi sangat istimewa dan berbeda, dengan lahap memakan makanan nya. bisa di katakan memang kali pertama bagi Vivi makan di kafe yang mewah seperti saat ini. membuat Andre tersenyum tipis. Andre mengira gadis ini tidak terlalu lapar ternyata di luar dugaan.

__ADS_1


" kenapa tidak dari tadi makan jika sudah lapar". Andre membatin dengan menggeleng kan kepalanya.


Andre pun kembali melanjutkan makannya, setelah nya hanya keheningan yang terjadi di antara mereka berdua, dan bising suara pengunjung kafe yang menikmati makan malam di tempat itu.


Setelah selesai melewati makan malam Andre segera membayar ke tempat kasir kafe , setelah itu mereka keluar dari kafe tersebut.


" kita ke rumah mu oke" ujar Andre setelah duduk di bangku kemudinya.


" iya om, kau tidak bohong kan ?" tanya Vivi menoleh kearah Andre dengan tatapan penuh selidik.


"tidak, satu komplek dengan kost gania kan " ujar Andre sembari menghidupkan mesin mobilnya lalu menginjak pedal gas kemudinya, melajukan mobilnya dari area kafe, pergi menuju ketempat kost Vivi.


Vivi hanya menganggukkan kepalanya menjawab ucapan Andre, dengan menurut duduk manis di samping andre, tidak butuh waktu lama Vivi tertidur dengan pulas nya di dalam mobil, karena di Landa kantuk yang menyerangnya membuat gadis itu tidur dengan nyenyak.


"vivi, hei bangun kita sudah sampai" Andre menepuk pelan pipi vivi dengan lembut, Andre memandangi wajah ayu Vivi di depanya itu.


" manis sekali tidak ku biarkan orang lain memiliki mu " gumam Andre yang ingin memiliki gadis manis ini.


...πŸ™πŸŒ·πŸŒ·πŸŒ·πŸŒ·πŸ₯°...

__ADS_1


__ADS_2