
Ketika di restoran gama dan Vicky sedang melakukan meeting bersama clien mereka. Saat sedang serius membahas bisnis mereka, tiba-tiba suara keributan terdengar oleh mereka. Membuat fokus gama beralih ke asal suara itu. Gama menoleh ke samping di liatnya seorang gadis sedang di caci maki oleh lelaki dan wanita, di lihatnya dari kejauhan gadis mungil itu membuat gama teringat sesuatu.
"Sepertinya aku pernah melihat dia di mana ? kenapa wajahnya sangat familiar,?? " benak gama detik berikutnya menatap tajam kearah gadis itu.
Saat melihat gadis itu pergi keluar dari restoran, tiba tiba di ingatannya melintas pertemuannya dengan gadis ceroboh itu dan sekilas pertemuannya di club', gama langsung berlari keluar mengejar gadisnya.
Setibanya di luar bola mata gama melihat sekeliling nya dengan teliti mencari gadisnya, namun gadis itu sudah menghilang di telan bumi.
"Oh...****....!! " umpatnya, "kemana gadis itu pergi ?, aku tidak akan membiarkanmu pergi begitu saja.!! aaaah....!!!!"gama berdecak kesal sembari mengepalkan tangannya.
Vicky yang melihat tuan nya keluar begitu saja meninggalkan meeting nya, segera menyudahi meeting nya dan berpamitan dengan clien mereka.
"Maaf tuan, sepertinya meeting kali ini kita sudahi dulu". Vicky berucap cepat dan mohon undur diri segera pergi keluar menyusul bosnya.
"Tidak masalah pak Vicky , bisa kita lanjutkan lain waktu" balas clien nya.
Vicky sedikit membukukan tubuhnya , lalu keluar mencari bosnya, setibanya di luar restoran Vicky dengan cepat menghampiri bosnya.
"Tuan ada apa ? kenapa anda meninggalkan meeting begitu saja...!" tanya Vicky,
"**** Oh..****,, Apa kau tidak lihat aku sedang mencari seseorang hah...!!!" bentak gama pada Vicky.
"Sorry bos...!!! saya tidak mengerti maksud anda? " Vicky tidak mengerti atas kemarahan bosnya padanya.
"Cepat ambil mobilnya sekarang." titah gama dengan menatap tajam Vicky.
"Baik tuan, dasar pria kutub.." lirih Vicky mengatai bosnya sembari melangkah cepat.
"Aku mendengarnya Vicky", gama langsung berjalan menuju mobil.
"hehehe.... maafkan saya tuan". Vicky membalas dengan pelan menunjukan rentetan giginya dan mengangkat dua jarinya.
"Kita mau kemana tuan?" tanya Vicky yang sudah duduk di kursi kemudinya.
"Cepat jalan...!! dan telusuri tiap area jalanan aku sedang mencari gadis itu, sepertinya belum pergi jauh dari sini" sungut gama dengan emosi yang meledak.
__ADS_1
"Baik tuan..!! " Vicky segera menekan pedal gas kemudinya".
Gama mencari di setiap sudut jalanan, di sepanjang perjalanan tidak menemukan gadisnya.
"Oh sial...! "umpat gama, " kemana dia pergi nya cepat sekali, Vicky cepat kau selidiki tentang gadis yang bekerja di restoran tadi, cepat kau bawa datanya padaku" ucap gama dengan sangat tegas.
"Baik tuan..!" balas Vicky cepat, tak berselang lama akhirnya mereka sampai di perusahaan.
keesokan harinya
Di kantor gama.
Gama sedang fokus dengan berkas pekerjaan kantor nya. tak berselang lama asisten nya datang.
" Tuan, ini data gadis yang anda minta kemarin" lapor Vicky menyerahkan berkas yang di minta gama.
Gama langsung menghentikan pekerjaan nya, dengan cepat gama mengambil berkas itu, dan membacanya dengan serius, bibir gama tersenyum lebar melihat isi berkas tersebut.
"kerja bagus Vicky, good job" ucap Gama dengan masih membuka berkasnya.
"Kau sudah tau apa yang harus kau lakukan ?" ucap Gama menatap Vicky dengan tajam.
"Tentu tuan....!! balas Vicky tegas".
*****
Di perusahaan WJ Crop
Gama menghentikan pekerjaan dengan menutup laptopnya, menyandarkan tubuhnya di kursi kerja. dengan memijit keningnya kepalanya terasa pusing, akhir akhir ini ada sesuatu yang mengganggu pikiran gama dan membuat nya stress.
Di luar sedang terjadi keributan, seseorang pria sedang memaksa masuk ke ruangan gama belum sempat Vicky mencegah nya, tiba tiba pintu di dobrak paksa oleh seseorang.
Braakk...!
Andre langsung melesat masuk melangkah dengan santai, lalu duduk di sofa dengan sok kegantengan.
__ADS_1
"Maaf tuan pria ini memaksa masuk kedalam saat sa....? " belum sempat Vicky meneruskan ucapannya sudah di sela oleh Andre.
"Aku sahabatnya..! tidak usah kau jelaskan sama pria datar itu", Andre tersenyum mengejek.
"Ck...! Apa kau tidak bisa masuk dengan sopan di kantor orang?" gama yang kesal dengan sikap sahabatnya, menatap malas enggan menghampirinya. tetap menyandarkan tubuhnya di kursi kerja.
"hahaha...!! kau itu tidak pernah berubah, come on bro jangan terlalu dingin nanti tidak ada gadis yang mau denganmu" balas Andre tersenyum miring.
Gama melemparkan pena miliknya ke arah andre.
"kleetak..!!.
"Aw...!! kau tega sekali gama, melempar pena padaku". gerutu Andre sembari mengusap keningnya yang sakit.
Vicky sedari tadi melihat percakapan bosnya dengan sahabat nya itu hanya tersenyum geli. pasalnya mereka itu tidak pernah akur. persahabatan mereka sudah terjalin sejak dulu, mereka pun satu universitas di luar negri. Setelah selesai kuliah bosnya terpaksa pulang ke Jakarta untuk menjadi CEO di Perusahaan ayahnya.
"Terserah, kenapa kau kemari bukanya ke apartemen mu? menggangu pekerjaanku saja", ucap Gama sembari memejamkan matanya sejenak.
"Ada urusan bisnis, sekalian aku ingin menjenguk sahabatku bujang karatan paling tampan ini apa tidak boleh". Seloroh Andre.
"CK...!!! sekali lagi kau berucap sepatuku melayang di kepalamu..!" ancam gama.
Di sela keributan dalam kantor, ada seorang gadis yang sedang berusaha mencari pekerjaan.
Di depan kantor.
Gania sedang berdiri di depan perusahaan WJ CROP, di lihatnya bangunan megah mewah menjulang tinggi sungguh tidak percaya.
"Apa benar disini sedang butuh karyawan?" Gania merasa bingung, mencoba menepis keraguan nya. Dan menyemangati dirinya untuk masuk kedalam. Dengan bertekad Gania melangkahkan kakinya kedalam loby perusahaan.
"Permisi mba apa benar ini kantor pak Gama?" Gania bertanya ke resepsionis wanita.
"Benar mba ini kantor pak Gama..!" ada yang bisa saya bantu?, jawab resepsionis tersebut.
kenapa Gania bisa di kantor gama tentunya hanya pemilik kantor yang tau ?? sungguh cerdik bukan haha
__ADS_1
...jangan lupa like komen ya love π₯°ππ·π buat kalian semua...