
Senang sudah pasti, mendapat perhatian lebih dari sang istri membuat gama semakin cinta kepada istrinya. " suamimu ini pria tertampan sejagat raya jadi tidak ada yang berani melukai nya hm, sebelum mereka melukai tubuhku ini, mereka yang lebih dulu ku buat tak bernyawa sayang" hembusan napas hangat gama menerpa wajah cantik gania, entah keberanian dari mana gania mencium sekilas bibir suaminya.
semua orang yang berada di ruangan di buat tercengang melihat nya. suasana semula bersedih kini berubah menjadi gerah dan panas.
" hiih jangan sombong tidak baik" tegur gania memperingati suaminya agar tidak menyombongkan diri. meski ia akui gama memang hebat. hebat di atas ranjang maksudnya batin gania oleng.
" Astaga. istri ku sudah berani nakal ya sekarang" gama pura-pura terkejut sambil meraba bibirnya yang di cium oleh istri nya.
" siapa yang mengajarimu menggoda suami sayang "
" ish apaan sih kak, dari mbah google " ketus gania bersedekap.
" what benarkah" pekik gama membulatkan bola matanya. ia tak menyangka ternyata istrinya gesrek juga.
" hahahaha " andre, Vivi, Wijaya dan lilia yang berada di ruangan tertawa terbahak-bahak mendengar penuturan gania yang sangat lucu tapi juga logis.
Gania memanyunkan bibirnya sambil merutuki kebodohan nya yang tidak bisa menahan diri dari pesona suaminya.
__ADS_1
Andre yang berdiri di dekat Vivi pun merangkul pundak wanitanya" Kau juga pasti begitu kan ay, suka search Mbah Google soal making love hayo" andre membisik dengan lembut di telinga vivi. gadis manis yang telah memporak-porandakan hatinya akhir-akhir ini.
Vivi mendelik tajam memberi cubitan kecil nan nyelekit di perut andre" aku tidak seperti itu om, om mau aku bilangin ke tuan gama" vivi tak kala ikut membisik dengan lembut tapi sedikit mengancam. ancaman Vivi mampu membuat Andre kicep tak bersuara.
" gama " panggil Wijaya kepada putranya.
" ada apa ayah?" gama bingung dengan tatapan penuh harap ayahnya kepadanya. gama memutar otaknya berpikir keras apa yang diinginkan ayah nya itu.
" kau tidak melakukan-"
" ayah tenang saja aku sudah menyerahkan dia kepada pihak yang lebih berhak menghukum. dan setelah ini dalam waktu dekat aku akan mempubliskan pernikahan kita" jawaban gama sesuai dengan keinginan ayah nya. Wijaya tersenyum lebar sambil manggut-manggut setuju dengan perkataan putranya.
Mendengar penuturan dokter membuat mereka semua bernapas lega dan bahagia. Andre dan Vivi pun pamit kepada gama untuk pulang lebih awal begitu pula lilia ikut pulang bersama andre, itu semua atas paksaan dari gama yang mengetahui rencana andre dari pesan singkat yang ditunjukkan istrinya kepadanya tadi. dan hal itu berhasil membuat andre sedikit kesal alhasil niatnya gagal untuk berduaan bersama vivi karena ulah gama.
Seorang wanita nampak senyum menyeringai keluar dari tempat persembunyian di ruangan sebelah. dengan memakai penutup kepala wanita itu berjalan cepat keluar dari rumah sakit.
Di saat gama, gania dan Wijaya hendak keluar dari ruangan tiba-tiba Vicky datang dengan kepanikan di wajahnya.
__ADS_1
" Tuan gawat penculiknya kabur dari pengawasan Dody !" lapor Vicky sembari menunduk takut. tadi salah satu anggotanya memberi informasi kepada nya kalau dody kecolongan dan penculiknya pun kabur melarikan diri dari tempat penyekapan.
" apa!" pekik gama terbelalak besar.
" Yang benar Vicky" ujar Wijaya memastikan.
Dan di jawab anggukan kepala langsung oleh Vicky.
.
.
Sementara di luar rumah sakit.
Bugh.
" hei bisa jalan tidak hah " bentak feri yang terburu-buru hendak memasuki rumah sakit tak sengaja bertabrakan dengan seorang wanita yang berlagak mencurigakan.
__ADS_1
" maaf saya tidak sengaja pak " ucap wanita itu segera berlalu dari hadapan feri. feri terpaku memandangi punggung wanita yang mulai berjalan menjauh.
" Dasar wanita aneh" gumam feri terheran di siang bolong ada orang yang memakai pakaian tertutup rapat, apa tidak merasa kegerahan? pikirnya.