Cool But Love

Cool But Love
bab 16 di tinggal


__ADS_3

setelah Gama berhasil memiliki Gania seutuhnya. Gama merasa sangat bahagia, kemudian membawa gadisnya kekamar mandi membersihkan diri bersama.


Gama sudah rapih mengenakan pakaian kerja nya, tak lupa mengambil kemeja miliknya dari dalam lemari untuk Gania."baby, pakai ini dulu". gama mberikan kemejanya.


"Iya kak, jangan ngintip! berbalik lah". Gania langsung mengenakan kemeja nya.


" aku sudah melihat semua nya baby!. gama tersenyum jahil. lalu menghubungi Vicky segera membeli pakaian wanita membawanya ke ruangan nya. Gama mendekat ke ranjang dengan telaten mengeringkan rambut Gania dengan handuk kecil sembari menunggu Vicky datang.


***


berapa menit kemudian


Tuan....!!! ini pesanan Anda! teriak Vicky di depan pintu ruang kerja gama.


"Nah Vicky sudah datang!" ucap gama berdiri dari duduknya keluar dari kamar.


ceklek.


"Bawa sini, kau tunggu di sofa!" ucap gama mengambil paper bag yang di bawa oleh Vicky, lalu menyuruh Vicky menunggu di ruang kerja.


Vicky menatap bosnya penuh selidik " Baik tuan" . apa dia habis mandi? rambutnya basah, dan meminta baju baru untuk nona, sungguh menggelikan sekali bukan dasar pria mesum. gerutu Vicky .


Di kamar


"Baby pakai ini" gama memberikan paper bag berisi pakaian pada Gania." sayang istirahatlah pasti kamu lelah" imbuh gama sebelum keluar kamar lalu mencium pucuk kepala gadis nya.


"Iya kak, aku sangat lelah ingin tidur sebentar" sahut Gania menerima paper bag tersebut , lalu menatap gama yang masih berdiri di sampingnya.

__ADS_1


kak gama aku harap kamu tidak ingkar janji, aku tidak tau lagi hidupku kedepannya, diriku yang sudah tak sempurna, statusku juga hanya asisten pribadi mu dan surat perjanjian itu. hah aku sungguh takut kehilangan mu.


"Hem istirahat lah, aku keluar dulu" Cup". gama mengecup bibir Gania sekilas lalu pergi dari sana.


Gania menatap gama yang mulai menghilang dari balik pintu. kemudian mengenakan pakaianya lalu menyelami mimpi indah.


**


"Tuan, pak feri tadi memberi kabar, pak Wijaya hampir tertabrak mobil, dan nanti malam acara pertemuan makan malam bersama di hotel!" Vicky menyampaikan pesan setelah gama duduk di kursi kerjanya.


Gama menghela nafas kasar huff. " Bagaimana keadaan ayah? ucap Gama mencemaskan keadaan ayah nya.


"tuan Wijaya baik baik saja, tadi pak feri mengatakan padaku" ucap Vicky melihat bosnya itu sedang kebingungan.


"Baguslah nanti kita ke sana, Tapi sebelum itu kita mengantar Gania pulang ke apartemen dulu" ucap Gama mulai melanjutkan pekerjaan nya.


"Vicky kita pulang sekarang! kau siapkan mobil!' titah gama setelah selesai dari pekerjaan nya. lalu beranjak dari tempat duduknya masuk ke ruang pribadinya.


"Siap tuan!" Vicky langsung mengakhiri pekerjaan nya kemudian berjalan keluar ruangan.


Gama menepuk pipi Gania lembut." baby bangun ayo kita pulang".


ngh, Gania membuka bola matanya perlahan." kak, apa aku tidur terlalu lama !" menatap wajah tampan gama.


"tidak baby, ayo kita pulang sekarang!" balas Gama menyentuh pipi cuby gania. lalu membantu Gania beranjak dari ranjang.


"baiklah kak" Gania perlahan berdiri lalu tangannya di gandeng oleh Gama mereka pun berjalan keluar bersama.

__ADS_1


Saat mereka sudah keluar dari lift berjalan melewati para karyawan. banyak pasang menatap ke arah mereka, namun Gania tak peduli. "apa ingin saya pecat!!" ucap Gama tegas, saat menyadari tatapan karyawan tak suka ke arah Gania. Gama dan Gania sampai di luar langsung masuk ke dalam mobil, Vicky yang berada di setir kemudi langsung melajukan mobilnya pergi dari sana menuju apartemen.


**


Sudah sampai tuan!!! ucap Vicky setelah mereka tiba di apartemen.


"Baiklah, kau tunggu di mobil, aku kedalam sebentar, ayo baby" titah Gama agar Vicky menunggu nya di mobil, kemudian gama memasuki apartemen bersama Gania.


"aku pergi dulu ada urusan penting baby" ucap Gama setelah duduk di sofa bersama Gania.


"apa sangat penting?" tanya Gania menatap gama serius.


"iya sayang, apa kau cemburu? jika iya aku sangat senang"Cup" ucap Gama sangat bangga jika Gania cemburu pada nya, lalu mencium bibir Gania sekilas.


"ish kak!, jangan ke geeran deh!" Gania jadi salah tingkah mendapat kecupan manis dari gama di bilang cemburu lagi. walaupun sebenarnya hatinya was was di tinggal pergi oleh gama.


"Tidak perlu khawatir, aku mencintaimu baby! dan pakai ini untuk membeli kebutuhan mu " gama membisik kemudian memberi black card pada Gania.


"kak! aku akan menunggumu pulang!" Gania tak peduli soal black card itu, dia hanya takut di tinggalkan oleh gama.


"istirahat lah" gama mengacak ngacak rambut Gania melangkah pergi keluar dari apartemen.


cepat pulang kak


Gania menatap punggung gama menghilang dari balik pintu apartemen.


...jangan lupa like komen ya πŸ˜˜πŸ˜πŸ™πŸŒ· kk...

__ADS_1


__ADS_2