Cool But Love

Cool But Love
bab 55 terpesona


__ADS_3

Reza saat ini sedang terlihat sibuk di ruang kerja nya, pria paruh itu tampak memandangi ponsel nya ketika sebuah notif pesan masuk ke ponsel nya, dengan segera Reza membaca pesan masuk tersebut. Seketika terukir senyum licik di wajah nya setelah membaca isi pesan itu.


Reza berpikir dirinya tidak sia sia mendidik putrinya menjadi wanita tangguh, bisa di andalkan di saat situasi mendesak. seperti saat ini dengan begitu mudah memperdaya seorang gadis muda yang menjadi target nya yang menghalangi rencana nya.


"Kita lihat anak muda siapa yang lebih hebat di antara kita aku atau kau dengan segala kelemahan mu" gumam Reza dengan rasa bangga nya. Reza meletakkan ponselnya keatas meja dan kembali melanjutkan pekerjaan kantornya dengan mengecek beberapa berkas yang masih terlihat menumpuk di atas meja.


*****


Seminggu kemudian


Di dalam kamar apartemen seorang pria tampan lagi duduk di sofa kamarnya, pria itu sedang terpesona oleh pemandangan indah nan cantik di depannya itu. Gama tidak bisa mengalihkan tatapan matanya dari seorang Gania putri.

__ADS_1


Wanita yang cantik dan mungil itu sedang merias wajah nya di depan cermin, dengan mengenakan gaun yang di belikan oleh pria nya. Gania terlihat sangat manis dan cantik membuat seorang gama terpukau melihat nya.


Dengan setelan jas hitam, kemeja biru langit yang melekat di tubuh seorang gama membuat penampilan pria itu terlihat sangat cool dan gagah dan juga Senanda dengan warna style gaun wanita nya. Gania mengenakan gaun biru langit, rambutnya di ikat keatas mengekspos leher putihnya.


"sayang, ini tidak cocok dengan pakaian mu, nah ini baru pas dan kau terlihat sangat cantik baby" ujar gama yang duduk di sofa sudah berpindah berdiri di belakang gania dengan melepaskan ikat rambut nya dan menyisir rambut wanitanya dengan jarinya.


"ish dasar pengganggu, tapi bagusan di ikat kak biar tidak gerah" balas gania mencubit lengan kekar gama dengan wajah kesalnya pria itu melepaskan ikat rambut nya seenaknya.


"Sudah biarkan seperti ini, aku tidak mau nanti banyak yang melihat nya" gama membuang ikat rambutnya asal, dengan wajah cemberut tidak rela jika wanita di lihat banyak pria di luaran sana, membuat gania tertawa geli melihat kecemburuan gama padanya.


"Kau itu milik ku baby tidak boleh ada yang menyentuhnya, dan cepat lah kita berangkat sekarang nanti terlambat" jawab gama dengan menegaskan kepemilikan nya atas gania terhadap nya. mengajak gania supaya cepat bersolek nya.

__ADS_1


"Iya iya" balas gania setelah merasa sudah selesai dan beranjak dari duduknya melangkah kan kakinya menghampiri pria nya yang berdiri di dekat pintu.


Gama tersenyum simpul menatap wanitanya berjalan kearah nya, dengan lembut mengulurkan tangannya meraih tangan mungil wanitanya, lalu mereka keluar dari kamar apartemen kemudian masuk ke dalam lift menuju bastmant apartemen dimana mobil Mereka berada.


Gania merasa sangat tersanjung dengan sikap gama padanya yang memperlakukan dirinya seperti seorang putri.


"kak, kau tidak lupa kan untuk menjemput Vivi dulu" tanya gania saat mereka sudah berada di dalam mobil.


"Tentu saja tidak baby, kau tidak perlu cemas kita kesana sekarang" balas gama dengan melajukan mobilnya menuju ke tempat kost sahabat wanita nya itu.


"Makasih kak" ucap Gania dengan wajah berbinar-binar merasa sangat bahagia bisa jalan bersama sahabatnya itu.

__ADS_1


Gama tersenyum melihat wanitanya tampak sangat bahagia, dengan gama menambah kecepatan laju mobil nya agar segera tiba di sana. mereka pun keluar dari area bastmant apartemen.


...note penulis: tinggalkan jejak kalian guys πŸ™ ini hanya cerita fiktif belaka jika ada kesamaan nama tempat tokoh itu tidak di sengaja....


__ADS_2