
"ngh....huuaaam... kenapa rasanya seperti nyata aku berciuman dengan jaehyun?" Gumam Gania mengeliat di balik selimut tebalnya, perlahan mengucek ke-dua matanya dengan tangan nya.
ketika gania sedang bergulat dengan ciuman mesranya dengan jaehyun artis idola nya didalam mimpi, di tengah gania sedang menikmati ciuman yang berasa nyata itu, tiba-tiba nafasnya terasa sesak, seperti ada benda kenyal yang menempel di bibirnya.
Tentu saja gama Aditya wijaya pelakunya, gama berniat membangunkan wanitanya justru tergoda dengan melihat bibir mungil gania yang menganga saat tertidur, dengan mencuri ciuman di bibir dan melu mat nya sangat lama, membuat gania terusik dalam tidurnya, sebelum perbuatannya ketahuan, gama segera duduk di sofa yang ada di ruangan itu.
Gania terkejut ketika membuka ke-dua matanya melihat sosok gama sedang duduk di sofa kamarnya, menatap kearah nya dengan raut wajah lebih segar, dengan pakaian jas hitam, rambutnya basah menandakan jika pria itu sudah mandi terlihat sangat cool.
"Sedang apa kau di kamarku kak?" tanya Gania dengan polosnya tangan nya menyentuh bibirnya yang terasa bengkak, gama yang melihatnya mengatupkan bibirnya karena menahan tawa.
"Aku? tentu saja ingin ikut mandi dengan mu sayang" ujar gama dengan wajah nakalnya menggoda wanita cantik sedang duduk di atas ranjang dengan muka bantal rambut berantakan sangat menggemaskan menurutnya.
Bluss
Seketika pipi gania langsung merona karena malu dengan raut muka bantalnya, pria di hadapan nya itu menggodanya dan dengan mesumnya ingin ikut mandi bersama nya.
"tidak mau, aku bisa mandi sendiri" ucap gania dengan membuang pandangan ke arah lain karena malu, menapakkan kakinya di lantai dengan cepat berjalan masuk ke dalam bathroom sebelum gama benar benar mengikutinya.
"sayang aku akan membantumu menggosok punggung mu biar cepat selesai" seru gama dengan suara nakalnya, tertawa geli melihat tingkah Gania.
"aku tidak butuh bantuan darimu, cepat pergi dari kamarku!" sungut Gania dengan wajah kesalnya di dalam bathroom. sontak gama tertawa terbahak-bahak mendengar kekesalan wanitanya dari dalam bathroom.
Hari ini gama berencana mengajak gania menemaninya membeli cincin pertunangan nya dengan Reni, Untuk melancarkan rencananya agar Reni tidak curiga dengan hubungan dirinya dengan gania, dengan ikutnya gania kemana pun ketika pergi bersama reni dan lebih mudah mengawasi wanitanya dari niat jahat musuhnya.
Sementara di dalam bathroom gania menggerutu saat sadar mimpinya itu ternyata ulah perbuatan gama mencuri ciuman bibirnya ketika ia sedang terlelap gania sangat geram dengan sikap mesumnya pria itu, gania pikir ia harus lebih waspada berada di dekat dengan gama.
__ADS_1
"Astaga aku lupa membawa handuk" gania sangat bingung keluar tanpa handuk itu tidak mungkin.
"kak bisa tolong ambilkan handuk ku, aku lupa membawanya!" teriak gania dari dalam bathroom, membuat gama langsung menyeringai dengan ide jahilnya.
Gania nekat membuka bibir pintu kamar mandi karena tak kunjung mendapat jawaban dari gama, dengan menyembulkan kepalanya saja di sela pintu mengedarkan pandangannya tidak ada gama di kamar nya.
"kak, apa dia sudah pergi" panggil gania dengan perasaan was-was, setelah berpikir terlalu lama tidak kuat merasakan tubuhnya Kedinginan gania hendak keluar saat merasa aman tidak ada gama di sana.
"ada apa sayang" ucap gama muncul tiba-tiba di depan pintu, sontak gania terkaget dan mundur membuat pintu kamar mandi terbuka sedikit lebar membuat gama menyeringai. ia sengaja bersembunyi di sisi tembok mengerjai wanitanya.
"ah, jangan masuk" teriak gania reflek menutup tubuh polosnya dengan ke-dua tangannya. saat dengan gesit gama masuk kedalam bathroom.
"stop kak" ujar gania memalingkan wajahnya.
"kau sangat cantik baby" ucap gama melangkah mendekati wanitanya, seketika gania memejamkan matanya karena malu detik berikutnya langsung membuka mata saat merasakan lilitan handuk di tubuhnya.
" dasar pria me..."
Cup
Gama membungkam bibir gania dengan ciuman sangat menuntut dan memabukkan. gania melotot Sangat terkejut tangan nya mencubit pinggang gama. sontak gama melepas ciumannya.
"jangan lama sayang" ucap gama mengusap sisa salivanya di bibir wanita nya. dan pergi keluar dari dalam bathroom. membuat gania semakin emosi menatap kearah gama yang pergi begitu saja.
"kau gila kak gama..!" teriak Gania dengan suara keras nya. tapi tidak membuat gama menoleh justru bibirnya tersenyum samar sembari keluar dari kamar gania.
__ADS_1
Gania keluar dari bathroom dengan wajah kesalnya semua umpatan untuk gama keluar dari bibirnya, sembari memakai pakaiannya.
Gama duduk dengan santay di sofa ruang tamu menunggu gania keluar dari kamar, gama pikir sangat menyenangkan membuat wanitanya kesal semakin terlihat menggemaskan, apa lagi mendengar umpatan gania tadi saat di didalam bathroom.
"ada apa wajahmu di tekuk begitu, ayo berangkat" ujar gama dengan tersenyum berdiri dari duduknya ketika melihat gania berjalan keluar dari kamar menuju kearahnya.
"CK, tidak perlu tanya tanya sudah cepat kita mau kemana?" decak gania dengan wajah cemberut nya.
"pffff , baiklah ayo cukup tetap bersamaku kemana pun aku pergi hari ini kau mengerti" jelas gama meraih tangan wanitanya keluar apartemen menuju bastmant di mana mobil mereka disana.
"bisa lepas tidak tanganmu kak, tidak udah di gandeng aku bisa jalan sendiri" ujar gania menoleh kearah pria di sebelahnya.
"sudah ku katakan diam dan ikuti aku sayang tidak boleh membantah atau ingin pergi ke hotel" balas gama dengan sedikit mengancam dan menggoda wanitanya itu.
"menyebalkan.." gerutu gania dengan wajah lesunya. malas berdebat lebih baik menurut saja, dari pada di bawa kehotel lebih mengerikan nanti.
Ting.....
Mereka pun keluar dari dalam lift berjalan beriringan menuju mobil.
" masuklah kita ke kantor dulu". ucap gama membukakan pintu mobil untuk Gania, setelahnya ikut masuk ke mobil, gama menghidupkan mesin mobilnya dan melaju keluar dari bastmant apartemen.
Gania tak menyahut hanya menganggukkan kepalanya menurut, mereka pun keluar dari area apartemen menuju ke kantor gama terlebih dahulu.
Sebelumnya gama menyuruh Vicky untuk menjemput Reni dan mereka bertemu di lokasi yang di tentukan oleh gama.
__ADS_1
...Jangan lupa Tinggalkan jejak kalian guys ππ₯° di tunggu up selanjutnya....