
setibanya di luar kantor, Gania langsung memesan gojek untuk pulang ke kost. Tapi, saat seorang gojek datang, dari arah belakang ada yang memanggilnya.
Vicky berlari keluar dari loby kantor, segera memanggil Gania yang hendak naik gojek. Vicky di tugaskan oleh gama untuk mengantar Gania pulang.
"Nona tunggu...!!!" seru vikcy menghampiri Gania.
Gania menoleh melihat vikcy berlari kerahnya. "ada apa pak, manggil saya?", tanya Gania heran.
"Saya di tugaskan oleh tuan gama untuk mengantar anda pulang nona, mari saya antar", ucap Vicky menatap Gania.
"Owh, kirain kenapa? gak usah pak, saya udah pesen gojek itu udah datang pak gojek nya" Gania berkata sambil menunjuk ke arah motor di depannya.
"Tapi, nona.. nanti saya kena omel tuan kalau tidak...?. " belum sempat Vicky menyelesaikan ucapannya Gania lebih dulu memotongnya.
"Tidak perlu takut pak, nanti saya yang jelasin ke tuan gama. Saya pergi dulu pak, lagi buru buru ada penting". ucap Gania cepat menatap Vicky meyakinkan agar dirinya bisa segera pergi.
Vicky yang bingung dan takut kena omel bosnya mendengar perkataan Gania hanya mampu menyetujuinya saja. "Iya nona, baiklah". jawab Vicky.
Gania langsung menaiki gojek dan pergi meninggalkan Vicky di halaman kantor. saat Vicky hendak berbalik masuk ke dalam, bosnya sudah disana menatap kearah nya dengan tajam.
"kenapa kau masih disini, kenapa tidak mengantar Gania..!" tegas Gama melangkah mendekati Vicky.
mampus gue, bakal jadi kerupuk kremes gue kalok bos marah Vicky sibuk berkata dalam hati
"Eh iya tuan maaf, nona menolak di antar oleh saya, Katanya ada hal penting yang mau dia lakukan, jadi dia naik gojek tuan". jawab Vicky dengan jujur.
Gama menelisik ucapan Vicky berbohong atau tidak, ternyata Vicky berucap jujur. " Baiklah, cepat kau suruh seseorang untuk mengikutinya, dan menjaganya diam diam sekarang!" perintah gama.
"Baik tuan..!" jawab Vicky lalu dengan cepat menghubungi seseorang bodyguard untuk melindungi Gania secara diam diam.
__ADS_1
"Sekarang kita ke apartemen Andre". Gama teringat dengan tujuan nya yang ingin pergi ketempat Andre.
"Baik tuan..!" Vicky langsung pergi ke tempat parkir mengambil mobil, saat ini mereka sedang di perjalanan menuju ketempat Andre.
Di alam mobil
"Apa kau tau Vicky? pertemuanku dengan Gania si gadis ceroboh, dan di club' juga. sikapnya mengingatkanku pada seseorang, aku seakan menemukan hidupku. Tapi, aku akan sedikit memberi dia permainan, mungkin itu akan lumayan seru". Curhat gama menatap kearah luar jendela mobil dengan memandangi foto lawas di dompet nya, yang tersimpan rapi sampai detik ini .
"Semoga tuan tidak salah." jawab Vicky yang masih fokus dengan setir kemudinya.
"Hem...." jawab gama lalu menyimpan kembali fotonya, setelahnya hanya keheningan di sepanjang perjalanan.
****
Di apartemen Andre
Gama pun langsung turun dari mobil lalu masuk kedalam apartemen. sebelum meninggalkan Vicky, gama menyuruh Vicky menunggunya di mobil saja.
"Andre..!" gama menggedor pintu kamar Andre, namun tak ada sahutan dari dalam apartemen.
Andre sedang didalam kamarnya, baru selesai mandi keluar dari kamar melangkah menuju pintu ketika mendengar suara seseorang di luar apartemen nya.
" siapa itu orang berani gangguin gue mau istirahat.." gerutunya kesal.
Ceklek,
Andre terkejut seketika matanya melebar saat membuka pintu sosok yang sangat di kenalnya sedang berdiri tegap di hadapan nya. "CK, kenapa kau kesini...! mengganggu istirahat ku saja" ucap Andre lalu berbalik badan berjalan ke sofa.
Gama tak menjawab pertanyaan andre, ia langsung berjalan melewati Andre begitu saja dan mendaratkan tubuhnya di sofa.
__ADS_1
"Kau itu, sudah datang tak di undang masuk seenaknya" seloroh Andre menggelengkan kepalanya melihat sikap gama yang sangat dingin.
"CK, kau juga sama, apa kau lupa yang tadi kau lakukan di kantorku..!!" seru Gama sambil bersedekap di dada.
"yayaya terserah kau saja, ada apa kau kemari..!" Andre menghela nafas berat.
"apa hubunganmu dengan gadis itu? " ucap gama menatap Andre dengan tatapan datarnya.
"Ck, gadis mana maksudmu" jawab Andre dengan santai.
Gama yang kesal menatap Andre sangat tajam dari tempat duduknya. "Tidak perlu pura pura lupa, dia yang kau tabrak itu...!!! " serunya.
"Oh.... gadis cantik yang di kantor mu tadi, aku juga baru mengenal nya berapa hari lalu, sepertinya dia mengalami pelecehan, keadaan dia sangat buruk saat bertemu dengan ku, compang camping, melihatnya aku tidak tega dan aku antar dia pulang ke kostnya" jawab Andre menautkan kedua alisnya.
astaga benarkah seburuk itu keadaannya, setelah aku pergi begitu saja meninggalkan nya di hotel club' . rasanya kenapa hatiku sesak mendengar hal itu. gama berbicara dalam hati nya.
"mulai sekarang jangan ganggu dia, karena dia sudah bekerja denganku...kau paham! ". ucap Gama dengan tegas.
gama berdiri dari duduknya melangkah keluar meninggalkan Andre yang masih terdiam menatapnya. detik berikutnya gama menghentikan langkahnya tepat di bibir pintu.
"hanya kerja bukan kekasih, jadi mari bersaing secara sehat..!!" seloroh Andre tersenyum miring, sebenarnya dia tak serius mengucapkan itu, hanya ingin menggoda sahabatnya yang terlalu dingin.
"Karena dia milikku....!!!" ucap Gama tanpa menoleh dan berjalan keluar apartemen menuju mobilnya, dimana Vicky menunggunya sejak tadi. sesampainya di mobil, gama mengajak Vicky menjemput gania ke tempat kost.
"Kita ke tempat Gania sekarang.!" titah gama yang sudah duduk di kursi penumpang.
"baik tuan" jawab Vicky lalu menekan pedal gas kemudinya dan menuju ke tempat kost. Setelah berapa menit mereka sampai di tempat kost Gania.
...jangan lupa like komen ya love π₯°π·π...
__ADS_1