
Sejatinya pria yang sangat mencintai pasangan hidupnya dia akan selalu mengistimewakan wanitanya dalam hal apapun, sebagai mana mestinya mengutamakan kebahagiaan pasangan hidup kita.
Tidak peduli seperti apa latarbelakang nya, kehidupan masa lalu nya, jika wanita itu mampu menjadi tempat ternyaman nya untuk bersandar, melepas keluh kesahnya disaat banyak masalah maka bagi gama dia bertekad akan menjadikan gania sebagai wanita satu satunya dalam hidupnya.
Pria tampan ini begitu menyayangi gadis mungil nya yang mampu memporak porandakan hatinya merubah nya menjadi pria possesif.
Seperti saat ini di dalam mobil mewah, sang pemuda berparas tampan dan gagah, di penuhi perasaan bahagia, hatinya seakan berbunga-bunga dengan melihat wanita cantik di sampingnya itu terlihat sangat bahagia.
pria tampan ini mengendarai mobilnya dengan mengemudi sendiri bersama wanita cantik di sebelahnya. sedari awal gama merencanakan tidak ingin melibatkan asisten nya hari ini untuk tidak menjemput nya.
"Kita berangkat sekarang baby" ujar gama setelah memastikan kedua wanita itu masuk kedalam mobilnya.
Wanita cantik itu tampak menoleh ke sampingnya menatap pria yang sedang mengembangkan senyuman kearah nya.
"let's go kak, bagaimana dengan mu Vi" balas gania tampak bersemangat dengan senyum di wajah nya menoleh kearah sahabat nya yang duduk di kursi belakang.
__ADS_1
"aku sangat siap tentunya, hehe disana pasti banyak pria tampan, kau harus mengenalkan nya padaku ya " Jawab vivi terkekeh kecil setelahnya nyengir kuda di bibirnya, karena gama langsung menatap nya penuh selidik.
"pffff"
Gania membekap mulutnya menahan tawa saat melihat sahabatnya tertangkap basah oleh pria di sampingnya itu sedang mengeluarkan sikap possesif nya.
"Tidak ada kenal kenalan, kau jangan coba-coba melirik pria lain di sana nanti, dan kau Vivi tenang saja aku akan mengenalkan mu dengan pria terganteng di sana nanti" ucap gama dengan tegas menatap bergantian pada dua wanita di mobilnya itu.
Gania dan Vivi saling pandang setelah nya membekap mulutnya menahan tawa melihat tingkah pria di hadapan mereka sedang cemburu terhadap gania.
Gedung Bellagio dengan bangunan megah menjulang tinggi, tampak banyak mobil mewah yang terparkir rapih disana memenuhi halaman depan hotel itu, termasuk mobil gama yang ikut terparkir disana.
Setibanya di gedung Bellagio mereka bertiga memasuki hotel itu, tidak lupa Vicky yang sudah tiba lebih dulu sana menunggu atasannya di dalam ballroom hotel.
Di dalam ballroom hotel itu terlihat sangat ramai, tampak ratusan para kolega bisnis sudah memenuhi ballroom hotel, rekan bisnis Andre yang dari luar kota pun ikut datang menghadiri pesta itu.
__ADS_1
Tampak beberapa kolega bisnis sedang saling berbincang bincang membicarakan kerjasama bisnis mereka. Tetapi pemeran utama acara tampak belum menunjukkan dirinya di tempat itu.
"wooaah kak ini sangat megah sekali" seloroh gania ketika mereka baru saja menginjakkan kakinya di pintu masuk ballroom hotel, gania merasa takjub dengan kemegahan dan mewahnya dekorasi di dalam ruangan ballroom tersebut.
Begitupun Vivi yang ikut syok melihat keadaan sekitar nya begitu banyak para pria tampan dan megah nya ruangan di tempat itu, secara bagi Vivi ini kali pertama buat mereka datang ke acara pesta besar seperti ini.
"kau benar gania lihatlah itu makanan nya berkelas semua, aku penasaran dengan rasanya, aku ingin mencicipi nya, apa kau mau ikut" ujar Vivi dengan bibirnya yang sudah sangat ngiler ingin menyantap hidangan di depan mereka.
Gama yang sedang berbincang dengan rekan bisnis dan beberapa kolega lainya. tidak memperhatikan wanitanya, gania melepas kan genggaman tangan nya dari gama pergi bersama Vivi meninggalkan gama yang sedang berbincang.
"Kak, aku kesana dulu ya ingin mengambil minuman" pamit gania dengan langsung beranjak pergi dari sisi gama, dua wanita itu tampak berjalan menuju tempat Prasmanan dimana semua makanan ada disana.
"jangan jauh jauh baby" sahut gama dengan kembali melanjutkan berbincang bincang nya bersama teman bisnis nya.
...jangan lupa tinggalkan jejak kalian guys π maksih...
__ADS_1