
Flashback
Sepuluh tahun lalu, adalah hari kelulusan SMA tempat Maya dan Mario menuntut ilmu. Mereka dengan suka cita saling corat coret baju seragam mereka untuk kelulusan yang sudah menjadi tradisi kelulusan di semua SMA yang ada di Indonesia.
Kegiatan ini tak luput dilakukan oleh Mario dan Maya, sepasang kekasih yang sangat populer waktu itu. Maya yang polos dan penurut sedangkan Mario seorang playboy pada masanya, sebelum hatinya singgah di hati Maya.
Mereka merayakan kelulusannya dengan bermain di pantai. Hingga kejadian naas itu terjadi. Untuk merayakan kelulusan mereka, Mario meminta Maya untuk memberikan sesuatu yang berharga pada diri Maya.
"Ayolah May. Aku janji, setelah aku lulus kuliah. Aku akan datang kepadamu dan menikah denganmu. Ini semua aku lakukan agar kamu tidak pergi dariku dan menikah dengan pria lain. " ujar Mario pada saat itu.
Maya yang sudah ketakutan dan berlinang air mata hanya menggelengkan kepalanya. "Jangan Mario, aku nggak mau. Jika kamu mau kuliah pergilah, aku akan menunggumu. Tapi jangan lakukan ini. "
Mario yang merasa frustasi pun hanya bisa mengacak rambutnya dengan kasar. Dia lantas menenangkan dirinya dulu. Mungkin kalau hanya dengan kata-kata Maya tidak akan percaya. Tapi Mario akan melakukannya dengan perlahan. Ia lalu mendekati Maya dengan perlahan. Dan mengambil tangannya untuk dia genggam.
"Percayalah padaku. Wanita yang akan aku cari setelah selesai kuliah adalah dirimu, May. " kata Mario dengan meletakkan tangan Maya yang ada di genggamnya didadanya.
Maya mulai terbuai dan serasa terhipnotis dengan semua perlakuan Mario hari itu. Hingga apa yang seharusnya tidak pernah terjadi, terjadi di hari itu. Maya menyerahkan mahkotanya pada kekasihnya, karena terbuai oleh buaian maut dari Mario.
Tidak hanya sekali Mario melakukannya pada Maya, tapi berkali-kali hingga terik matahari yang panas itu berubah menjadi jingga. Dengan pasir putih sebagai saksi mereka dan deburan ombak yang menjadi lagu yang mengantarkan mereka dalam memadu kasih.
Setelah merasa puas. Mario lalu memeluk kekasihnya itu, dengan erat kedalam dekapannya.
"Terima kasih, May. Aku janji, setelah pendidikan ku selesai aku akan datang dan menikahi mu. Aku janji. " ucap Mario berkali kepada Maya yang hanya terdiam sejak tadi.
Maya sendiri terdiam membisu setelah melakukan semuanya. Dia merutuki dirinya, kenapa dia bisa tertipu bujuk rayu Mario.
"Kenapa kau diam saja? Katakan sesuatu padaku. " tanya Mario saat melepaskan pelukannya.
"Apa yang harus aku katakan, Mario. Besok kamu sudah pergi. Dan aku disini sendiri. Apa yang akan aku lakukan jika aku hamil setelah hubungan terlarang ini. " kata Maya dengan tatapan kosong dan lelehan air mata dipipinya.
Mendengar ucapan Maya, tubuh Mario menegang. Dia tidak pernah membayangkan apa yang baru saja dikatakan Maya? Hamil? Sungguh tak pernah terpikirkan oleh Mario jika sampai Maya hamil. Dia hanya menikmati sesaat tanpa tau resikonya, apa lagi dia tidak menggunakan pengaman sama sekali. Bahkan dia mengeluarkannya berulang-ulang di dalam.
"Ah Sial. "
Hanya dua kata itu yang keluar dari Mulut Mario.
__ADS_1
"May, tidak mungkin kamu langsung hamil. Orang akan hamil jika melakukannya setiap hari dan berkali-kali. Aku hanya melakukannya sehari meskipun mengeluarkan nya berkali-kali. " Kata Mario yakin dan menjadi ragu di akhir kalimat.
"Antarkan Aku pulang. " kata Maya dengan datar.
"May... "
"Please Mario... "
"Oke... aku antar pulang, ayo. "
Mario akhirnya mengantar Maya pulang. Sebelum Mario kembali, Mario memberikan sebuah kalung dengan liontin i
denga inisial nama mereka. M yang memiliki arti Maya dan Mario.
Dan setelah malam itu Maya dan Mario tidak pernah bertemu lagi.
Setelah satu bulan pasca hari itu, Maya merasakan tubuhnya tidak nyaman. Dan dia meyakini ada yang salah dengan dirinya lalu ia mengingat kejadian hari itu bersama Mario. Maya segera membeli testpack, dan segera melakukan test. Dan ternyata hasilnya garis dua. Maya tidak tau harus bagaimana lagi, dia tidak ingin menyakiti keluarganya atau membuat malu keluarga.
Sampai sang ayah meminta Maya untuk menikah dengan Bagus, karena harus membayar hutangnya kepada bagus karena kalah berjudi.. Maya harus menikah dengan Bagus setelah sehari dia mengetahui kalau dia hamil. Dan Maya pun menerima pernikahan itu tanpa pikir panjang lagi. Karena dia tidak ingin mempermalukan keluarganya dengan kehamilannya diluar nikah.
Bagus yang bodoh menikah dengan Maya, yang sedang hamil anak pria lain. Dia tidak perduli Maya masih segel atau tidak, yang dia tau dia bisa menikmati tubuh seorang gadis belia, dan dia berfikir kalau darah yang keluar dari bawah sana adalah darah perawannya. Tapi yang sebenarnya itu adalah pendarahan ringan yang keluar dari bawah sana yang biasa terjadi pada orang hamil muda.
Empat tahun berlalu, Akhirnya Mario pulang kampung, dan ingin menemui kekasih hatinya. Tapi apa yang dia dapat. Rumahnya sudah kosong, dan kata tetangga sekitar bilang Maya sudah menikah, sebagai ganti membayar hutang bapaknya. Dan mereka tidak tau dimana dia berada sekarang bersama dengan suaminya.
Sebuah cerita singkat, setelah perjalanan waktu yang panjang. Mario sudah berusaha mencari Maya tapi tidak juga ditemukan. Ibarat mencari jarum di atas tumpakan jerami.
Akhirnya Mario menyerah dan pergi untuk mendapat beasiswa di Jerman , dan ternyata ia bertemu Abhi si sana.
Flashback off
Dan disinilah Mario sekarang berada..di tempat makan Yesha setelah mengantarkan Abhi pulang kerja.
Setelah hari itu, Mario sering datang ke rumah Abhi entah itu untuk menyerahkan berkas atau sekedar makan malam di rumah makan Yesha. Yah, walau makanan sederhana tapi rasa masakannya sangat enak.
"Pantas bos Abhi selalu membawa bekal makan siang. Karena masakan istrinya memang enak." dia memakan makanannyaa sambil mengarahkan pandangan ke seluruh penjuru rumah makan tersebut.
__ADS_1
Rumah makan yang bagus dan berkonsep. membuat siapapun betah berlama lama disini. Hingga seorang wanita yang sedang ia cari sedang berjalan bersama dengan seorang pria asing.
Malam Ini, Dika datang ke tempat kost Maya, untuk mendengarkan jawaban Maya atas permintaannya menikahi Maya beberapa hari yang lalu. Mereka berjalan menduduki kursi yang kosong dimana tanpa mereka tau, kalau orang yang sedang duduk membelakangi Maya adalah orang yang sudah lama mencarinya.
"Mbak, bagaimana. Apa jawaban Arum dan jawabanmu May. ' tanya Dika tak sabaran.
" Maaf Dik, aku tidak bisa menikah denganmu. "
Sontak jawaban Maya itu membuat Dika dan Mario terkejut. Mario tidak menyangka kalau orang yang dicarinya selama ini, sedang memberikan jawaban tentang penawaran pernikahan yang diberikan pria itu jepadaa Maya. Sedangkan pria yang duduk di hadapannya adalah orang yang sudah melamar nya namun di tolak.
Mario terdiam dan masih mendengarkan apa yang sedang mereka berdua bicarakan.
"Kenapa kau tidak bisa menikah denganku? bisa kau beri alasan? "
"Arum. Dia tidak ingin aku menikah denganmu. "
"Kenapa Arum menolakku. "
"Intinya dia tidak ingin kami kembali masuk ke dalam keluarga mu lagi, Dik. Arum lebih memilih hidup menderita daripada harus kembali masuk kedalam keluargamu. " kata Maya sambil mengingat apa yang dikatakan. Arum beberapa waktu lalu.
Mendengar perkataam Maya, membuat Dika lemas, dan membuat Mario bahagia. Karena itu artinya dia masih memiliki kesempatan untuk mendekari Maya. Gadis yang sudah lama dia cari namun tidak dia temukan.
"Baiklah jika itu keputusan mu, aku akan kembali pulang. Aku tidak akan memaksa keputusan mu dan keputusan Arum. Karena bagaimanapun, apa yang dikatakan Arum semuanya benar. Maafkan Aku, May. " ujar Dika sebelum dia pergi meninggalkan Maya disana.
Setelah kepergian Dika, Maya hanya merenung beberapa saat kemudian berdiri Lalu berbalik. Namun, Saat berbalik tubuhnya menabrak dada bidang seorang pria sehingga membuat sesuatu yang pria itu pegang terjatuh. Maya segera mengambilnya dan mengembalikannya kepada pria itu.
Namun saat mengambil sesuatu yang jatuh itu, matanya membulat dan memanasbtak percaya. ketika melihat gambar dirinya bersama seorang pria yang dicintai nya dimasa itu. hingga membuatnya memiliki seorang anak, dan membuat hidupnya menderita sampai sekarang.
"M... Ma... Mario... "
Curcol :
Bantu follow othor ya readers.
Dan jangan lupa dukungannya atas novel ini. Semoga nggak ada yang ngasih rating rendah lagi ya. Othor sedih banget saat melihat, penilaian karya ini menurun drastis. Yang awalnya bintang 5 jadi 4.4 ๐ฅบ๐ฅบ๐ฅบ.
__ADS_1
Dan othor ucapin makasih banyak buat kalian yang selalu ngasih jempol dan komentarยฒ positif dan menghibur. ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐๐