Dia Yang Kembali Datang

Dia Yang Kembali Datang
Nasib si Kacang


__ADS_3

Terimakasih untuk rakan-rakan semua yang sudah bersedia menunggu Ayana dan bang Raja selesai makan nasi padang hihihihi.


💚💚


Entah apa tujuan Raja membawa Ayana ke warung nasi padang ini, warung nasi padang tempat langganan mereka dulu makan saat masih kuliah. meski sudah banyak yang berubah dari tempat itu namu kenangan mereka sudah dapat dipastikan tidak berubah.


melewati hampir tujuh tahun bersama saat itu membuat Raja sudah tau apa yang Ayana inginkan.


“Telur dadar sama perkedel aja kan Ay.” Tanya raja memastikan, dan Yana mengangguk membenarkan tanda membenarkan.


“Teh manis dingin kan.” ucap laki-laki itu lagi. dan kembali Yana mengangguk.


Yana sudah enggan menebak nebak apa yang Raja mau, trauma masa lalu membuatnya membentengi diri dan juga kejadian tadi di sekolah dia sudah begitu gugup menghadapi Raja yang datang tiba-tiba namun akhirnya hanya di ajak makan nasi padang.


Sebenarnya Yana baru saja siap makan siang bersama Doni calon tunangannya, namun bayangan nasi padang yang boleh dia makan dengan menggunakan tangan tanpa harus takut meninggalkan bau pada tangan begitu menggugah selera dan membuatnya ikut kembali makan.


selesai makan Raja membawanya ke arah SMA tempat dulu mereka seolah, dan berhenti di taman dekat sekolah itu. seolah semesta sedang mendukung nostalgia mereka pedagang kacang rebus yang pada saat sekarang ini jarang ditemui kini malah lewat di depan mereka.


Raja langsung membeli kacang rebus dan mengajak Yana duduk kursi taman itu, banyak hal yang juga berubah dari taman ini, bahkan sekarang sudah tersedia wifi gratis dan juga meja-meja beserta kursinya yang terbuat dari semen lengkap dengan atap serta colokan saklar di meja-meja itu. benar-benar kemajuan teknologi yang luar biasa.


Mereka yang dulu pernah saling memuja dan mungkin hingga saat ini juga masih memiliki perasaan yang sama sekarang sedang duduk berdampingan menatap lurus kedepan.


Kacang rebus yang sudah memanggil-manggil minta dimakan seolah bertanya untuk apa dia dibeli jika hanya untuk dikacangin begini, benar-benar nasib si kacang menyedihkan tidak diperdulikan dua insan itu.


“Kamu masih cantik, malah lebih cantik saat pakai hijab begini Ay.” Ucap Raja membuka percakapan.


Yana hanya diam saja seolah tak mendengar apa yang Raja katakan, pikiranya melayang ke Doni rasa bersalah langsung mengerogoti hatinya dia telah berbohong pada Doni hari ini. Satu hal yang seharusnya tak boleh iya lakukan .


“Ay, Abang minta maaf.”


Tidak ada jawaban apapun dari mulut gadis itu tatapannya masih memandang lurus kedepan. Raja menarik napas panjang sebelum melanjutkan kata-katanya.


“Abang minta maaf pernah buat Aya kecewa, abang salah,”


“Abang tidak mau membela diri untuk itu, abang cuma bisa bilang memang begitu takdirnya.”


“kenapa Aya tidak jujur kalau Aya belum menikah.”


“Setakut itukah Aya abang akan mengganggu kehidupan Aya lagi,?”

__ADS_1


Ayana terlihat terkejut dengan pertanyaan Raja, tapi iya masih tetap memilih diam dan terus menatap lurus kedepan.


“siapa laki-laki yang akan melamar Aya minggu depan?”


“Laki-laki yang tadi mengantar kamu ke sekolah?


Lagi-lagi Yana terkejut dan kali ini sukses membuatnya berbalik melihat Raja yang duduk tepat di sampingnya dan kembali menatap lurus kedepan.


“Yang pasti bukan mang Dadang kan hahhahaha.” Raja tertawa namun terkesan dipaksakan.


“Abang tidak pernah merayu wanita sekalipun dalam kehidupan abang, Proses abang mencintai kamu mengalir begitu saja, walaupun sejak awal abang sudah suka sama Aya.”


“Untuk Mia abang bahkan mulai menyayanginya setelah beberapa tahun pernikahan kami dulu.”


Dan lagi Yana terpancing dan melihat ke arah Raja dengan muka yang sedikit cemberut,


“Orangnya sudah tidak ada ga usah cemburu lagi. ucap Raja sambil juga melirik Yana.


“Ga aku ga cemburu kenapa harus cemburu.” Ucap Yana Yakin.


“gitu lah Ay ngomong jadi abang ga berasa benar-benar gila gitu, ngomong sendiri.” Ucap Raja santai


“Abang,, Aya eh aku sudah mau jadi istri orang tolong jangan ganggu Aya..eh aku.” Ucap Yana gugup.


“kisah kita Uda berakhir bang.” ungkap Yana.


Kali ini Raja menunduk harapannya yang tadi masih ada walau hanya tipis setipis kulit bawang sekarang sudah tak ada lagi hilang entah kemana.


“Kisah kita sudah berakhir tapi Rasaku belum usai Ay.”


“Beri abang kesempatan sekali saja”


“sudah pernah.” Ucap Yana dingin.


“Abang minta maaf Ay,” Ucap Raja lagi


“Aku sudah lupa pernah punya rasa untuk abang.” Jawab Yana yakin namun hati tak bisa dibohongi, mata Yana sudah berembun seolah akan ada hujan deras setelah ini.


“Abang minta maaf Ay,” Raja masih belum puas pada permohonan maafnya.

__ADS_1


“salah abang sudah Aya maafkan.” kali ini wanita itu sudah manggis tersedu.


“Beri abang kesempatan Ay sekali lagi saja Ay abang janji.” Raja juga sudah mulai terbawa emosinya.


“Aya calon istri orang bang, sebentar lagi Aya menikah dan Aya mencintai laki-laki itu.”


Ucapan Yana membuat kepala Raja terasa hampir pecah tangisnya meledak kali ini dia benar-benar kalah bahkan disaat dia benar-benar sedang berjuang.


Raja merasa seperti perahu karet yang terobang ambing di kampung melayu saat banjir datang menyapa kampung itu, berguna tapi tak tentu arah tujuan, tergantung kemana orang mengarahkan namun buruknya tak ada yang mau mengikuti arahnya kali ini.


Skala sakitnya sudah tidak terdeteksi, mengaku sakit hati tapi yang terasa terhimpit jantung, buktinya laki-laki itu sekarang sedang memegang dada kirinya tempat dimana jantung bersemayam bukan memegang letak hatinya.


Perlahan tangisnya mereda dan menatap Yana yang masih meneteskan air mata walaupun tidak terdengar ada suara tangis disana. Lalu kenapa Yananya menangis kenapa wanita itu menolaknya jika harus ditangisi mengapa memilih hal yang rumit.


“Boleh kita berteman saja,’ Ucap Raja saat penuh harap.


Diluar dugaan Yana menggelengkan kepala menyatakan tidak setuju tanpa harus berpikir dulu sebelum menjawab.


“Okey baik,” Ucap Raja lagi sambil menarik nafas yang terasa berat, seolah oksigen yang disediakan secara gratis oleh sang pencipta sudah tak cukup untuk mengisi paru-parunya.


“Satu permintaan terakhir, dan abang harap kali ini tidak kamu tolak.”


“Jangan menghindar tetaplah seperti biasa saya berjanji tidak akan ganggu kamu lagi, dan saya mohon jangan larang Lili berteman dengan Adam setelah ini.”


“Mari hidup masing-masing layaknya seorang kakak kelas yang bertemu adik kelasnya di waktu mendatang, cukup saling tau saja.”


“saya doakan kebahagiaan Yana selamanya.” Ucap Raja sambil menatap ke arah gadis itu.


Ayana menganggukan kepala tanda setuju, sakit yang Raja rasakan juga dia rasakan mendengar Raja menyebut dirinya dengan sebutan saya dan Raja memanggilnya Yana bukan Aya, seolah membuat jarak mereka begitu jauh rasanya, benar-benar seperti orang tak saling kenal.


Padahal baru saja mereka menikmati nasi padang langganan mereka sambil tertawa bersama, namun janjinya pada Doni tak ingin dia ingkari laki-laki yang sudah memperlakukan bak putri raja selama setahun ini. Dan Yana yanin dia mencintai Doni sepenuh hati.


“Antar Yana pulang bang, dan Yana harap ini adalah hari terakhir yang kita lewati bersama.” Pinta Yana pada laki-laki itu.


“Ayo.” Hanya itu yang Raja ucapkan sambil berdiri mengambil bungkusan kacang rebus yang tadinya ada di antara mereka, Raja menyerahkan bungkusan kacang rebus itu pada sepasang muda-mudi yang sedang tertawa bahagia.


➰➰to be continue➰➰


♥️Patah hati itu adalah ketika orang yang kita perjuangkan tak ingin diperjuangkan.

__ADS_1


👧🏻Ada yang mau ngobatin patah hatinya bang Raja ga ni??


〰️tetap semangat Rakan jangan lupa bahagia jangan lupa syenyummmm😊〰️


__ADS_2